Genre : Crime,Suspense.
Rating : Ini yg aku ga tau ==’
Disclaimer :Ide utama dari ff ini aku dapatkan dari beberapa film suspense seperti “Bloody Monday”dan sebagian lagi aku dapat dari manga “meitantei Conan”..^^.Jadi kalau menemukan beberapa kode/kejadian yg mirip,itu memang sumberx dari yg diatas tadi.^-^.*saia mnggunakan sistim dialog.krna lbh mudh*
Cast~
Leeteuk as Dennis
Heechul as Casey
Hankyung as Joshua.
Yesung as Jerome.
Shindong as Mathew
Zhoumi as Wolfer
Kangin as Jordan
Sungmin as Vincent
Eunhyuk as Spencer
Donghae as Aiden
Siwon as Andrew
Ryeowook as Nathan
Kibum as Bryan
Kyuhyun as Marcus
Henry as Henry
Ara as Seba
Leon as Jey/Jenney
Vivi as Violet/V
``X18X’’
~*{Half}*~
#MARKAS THIRD-I#
Suasana didalam ruang eksekusi itu sangatlah tegang.Didalamnya terlihat seorang yeoja yg sedang dikekang diatas sebuah kursi.Kedua tangan dan kakinya tertahan oleh besi pemborgol pada kursi itu.Dan sebuah alat tampak melingkar dilehernya.Sementara didepannya berdiri dua orang namja yg amat dikenalinya sedang menatapnya tajam.
Jae:”Aku hanya memintamu untuk menjawab beberapa pertanyaanku.Dan alaupun kau tidak mau mengatakannya,Aku dengan sangat terpaksa membuatmu merasakan sedikit aliran listrik.”
Seba.Yeoja yg berada diposisi yg sangat tidak menguntungkan itu hanya diam menatap namja yg berbicara padanya.
Yunho :”Ok.Pertanyaan pertama.Tolong katakan pada kami…Siapa leader kalian?”
Seba :”…..”
Jae:”Jawab!”
Seba :”Huh…Tidak semudan itu kalian membuatku membuka mulutku.”
Jae:”……..Nyalakan.”Perintahnya pada namja yg berada dipinggir kanan ruangan itu sambil mengendalikan sebuah alat yg tersambung pada benda dileher Seba.Dan saat alat itu menyala,Seba terus meraung-raung kesakitan.
Seba :”AAAAAAAARRRGHH!!”Jeritannya terus terdengar selama 2 menit smpai akhirnya alat itu dimatikan.
Jae:”Kau tahu…Itu tadi masih lever tegangan yg paling rendah.”
Seba terteguh medengarnya.’Level rendah?Jangan bercanda!’batinnya.
Krrrtt!Krrrrtt!
Tiba-tiba saja handphone Jaejoong bergetar.
Jae:”Pesan?Dari Junsu…”ujarnya lirih.Tetapi bisa didengar oleh Seba shinggu membuatnya menyunggingkan senyum liciknya tanpa ada yg mnyadarinya.
From : Junsu
813261712181 22327343528281629321 213121532142 4263812358 437442433121 3143 7182742181 52638121 8163529363
Jae :”Hmmm?Apa maksudnya deretan angka ini?”Gumamnya bingung.
Drrrt.Drrrt.Drrrt…
Handphonenya bergetar.Tetapi kali ini adalah telfon.
“Max Is Calling”
‘Changmin?ada apa sebenarnya?’
Jae :”Yoboseyo?”
Changmin :”Hyung.Kau sudah menerima pesan dari Junsu hyung?”
Jaejoong :”Ya.Apa artinya ini?”
Changmin :”Itu adalah kode tempat bom terakhir diletakan.Aku mohon cari tau hyung.Soalnya itu adalah permintaan dari seseorang…mungkin yg terakhir kalinya…”
Jaejoong :”Apa maksudmu?Dimana Junsu dan Yoochun?”
Changmin :”Junsu hyung ada disampingku.Tapi Yoochun hyung….”
Jae :”Ada apa dengan Yoochun?”
Changmin:”Dia….Dia…Dia tewas karena ledakan bom hyung…”
Jae:”….”
Changmin :”Jae hyung?”
Jae :”Segera menuju ketempat yg aman.Aku akan segera memecahkan kode itu..”
Changmin :”ne hyung…”
Klik!
Yunho :”Ada apa Jae?”
Jaejoong tidak menggubris pertanyaan Yunho.Ia malah mendekati Seba yg tengah menatapnya.
Plak!
Yunho kaget setengah mati melihat kejadian tersebut.Ia sama sekali tidak menyangka kalau Jae akan menampar yeoja yg ada dihadapannya.
Jae :”Sudah puas merebut semua orang yg berharga bagiku?”ujarnya dingin.
Yunho :”jae,Ada apa sebenarnya?”
Seba hanya tersenyum menerima perlakuan Jaejoong padanya.
Jae :”Kau tau hyung…Wanita ini benar-benar menyembunyikan berjuta-juta cara demi memuaskannya.”
Yunho :”Maksudmu??”
Jae :”Dia…Membunuh Yoochun..”
Yunho :”Mwo??!!”
Jae :”Ya.dia memanfaatkan waktu dan perasaan manusia.Benar-benar IBLIS!!”
Seba :”hee..Jadi yg menjadi tumbalnya adalah namja Casanova itu..”
Jae :”Kau…jangan-jangan kau tidak memperkirakan siapapun yg menjadi korbanmu??”
Seba :”Tepat sekali..”
Plak!Plak!Plak!
Yunho :”Jae!Hentikan!Kita masih membutuhkannya!”
Jaejoong akhirnya menghentikan aktivitasnya.Ia lalu mulai memasang wajah yg lebih dingin dari yg sebelumnya.
Jae :”Baiklah.Kali ini aku tidak akan segan-segan untuk langsung mmbunuhmu kalau aku tidak mendapatkan jawaban yg kuma!”Kecamnya.Seba menelan ludahnya dengan bersusah payah.
@Other Place@
Vince :”Kau sudah siap mark,V??”
Markus :”Hmm…Aiden hyung juga sudah siap.”
Spencer :”Vince hyung.Mobilnya sudah siap.”
Vince :”Ok.Sekarang kita tinggal ketempat itu saja.”
Markus :”roger…”
#THIRD-I#
Suasana didalam ruangan eksekusi masih tetap tegang.Beberapa kali sering terdengar teriakan seorang yeoja yg kesakitan.Sementara dua namja tengah memperhatikan dan kadang kala menanyai yeoja itu dengan pertanyaan yg sama.Setiap kali yeoja itu menolak berbicara,seorang namja akan menyalakan alat pengalir listrik pada leher yeja itu.
Seba :”AAAAAKHHHH!!”
Yunho :”Sebaiknya kau menjawab pertanyaan kami.Atau kami akan terus melakukannya…”
Seba :”haaah…haah…Tidak..haaah..”
Jae :”pilihan yg salah…”
Seba :”AAAAAAAKKKGHHH!!!!”
Hal it uterus menerus terjadi sampai akhirnya mengucapkan sesuatu yg membuat Seba menatapnya tajam.
Jae :”Nyalakan sampai max…”
Yunho :”Jae?”
Jae :”Aku bilang nyalakan sampai batas max!”bentak jaejoong pada namja pengontrol itu.Dan dengan berat hati,akhirnya ia melakukannya.
Seba :”AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKKKKHHHHHHHHHH!HEN…HENTIKAN!!”
Yunho :”Jae!apa yg kau lakukan?Dia bisa mati!”ujarnya sambil mematikan mesin itu.Jae kembali mendekati Seba.
Jae:”Katakan padaku…Siapa…Leader kalian?”
Seba :”haah…hah…”
Jae :”Ok..itu maumu..”
Seba :”Tu..TUnggu!haaah…aku..akan memberitahukanmu tempat dimana leaderku berada..”
XXXXXXXXXXX
Pada akhirnya Seba mengatakan tempat dimana leadernya berada.Tapi Jae dan Yunho tetap waspada padanya.Pasalnya Yeoja itu dapat berbut sesuatu diluar akal pikiran manusia pada umumnya.
Dan kali ini Haruma ikut karena penasaran dengan kelompok itu..
Haruma :”Sepertinya kau tenang sekali..”
Seba :”Kau masih mau bicara denganku?”
Haruma :”Jawab saja…”
Seba :”aku tidak tahu..”
Jae :”Jangan dengarkan dia bocah!”
Akhirnya mereka sampai disebuah gedung bekas pabrik bahan kimia yg sudah lama ditutup.
Yunho :”Disini?”
Seba hanya menganggukkan kepalanya.Lalu Jae seorang polisi yg ikut juga ketempat itu memborgol lengan seba pada sebuah tiang.Sementara Jae,Yunho dan Haruma terus menjelajahi pabrik itu.Sampai akhirnya…
Plok…plok…plok…
Seorang Namja berambut ikal tinggi keluar dari sebuah bangunan dan berjalan mendekati Jae dan Yunho.
“wah wah..Kalian akhirnya datang juga..”
YUnho :”Katakan siapa kau?”
“Aku…Perkenalkan.Namaku Mark.Salah satu orang yg kalian cari-cari selama ini..”
Jaejoong :”Apa kau leadernya?”
Mark :”Sayang sekali bukan.Aku tidak akan semudah itu mempertemukan kalian dengan leader kami.”
Jae :”JAdi apa tujuanmu ?”
Mark :”Tujuanku?hmm..kalian pikir apa?tentu saja mengambil kembali salah satu anggota kami kembali.”
Haruma :”Kami tidak akan membiarkannya!”
Mark :”Woow…Tampaknya ada seorang lagi disini….But it’s ok.No problem at all.I can handle it…”
Yunho:”wow!kau tidak akan kemana-mana tuan.Kau harus ikut kami!”
Mark :”Really?But im sorry.My order is already here…”
Yunho :”Apa maks-!”
DOORR!!
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~TBC````````````````````````````````````````````````````````````````````

Tidak ada komentar:
Posting Komentar