Selasa, 13 Desember 2011

X18X {Part 2-mission is.....start}


~X18X~




Genre         :        Crime,Suspense.

Rating        :        Duno ~_~.

Disclaimer    :Ide utama dari ff ini aku dapatkan dari beberapa film suspense seperti “Bloody Monday”dan sebagian lagi aku dapat dari manga “meitantei Conan”..^^.Jadi kalau menemukan beberapa kode/kejadian yg mirip,itu memang sumberx dari yg diatas tadi.^-^.*saia mnggunakan sistim dialog.krna lbh mudh*


 Cast~

Leeteuk         as        Dennis                                               Ara     as        Seba

Heechul         as        Casey                                                 Leon   as        Jey/Jenney

Hankyung     as        Joshua.                                              Vivi     as        Violet/V

Yesung           as        Jerome.

Shindong      as        Mathew

Zhoumi          as        Wolfer

Kangin           as        Jordan

Sungmin       as        Vincent

Eunhyuk       as        Spencer

Donghae       as        Aiden

Siwon                        as        Andrew

Ryeowook    as        Nathan

Kibum          as        Bryan

Kyuhyun       as        Marcus

Henry            as       Henry


~PreView Last Part~


“Target selanjutnya adalah ini…”

“Ummm..Purple Nail yah..”

”Kibum Hyung!!Kelompok itu memberi surat itu lagi!!”

”Baiklah!Kali ini akan kupastikan kalian tidak akan bisa lolos lagi dariku!Kevin!Minho!Siapkan pasukan kita untuk berjaga dtempat malam ini!!Kita akan melakukan menjagaan 24 jam!!”

”Ok cukup.Kita mlai saja misi ini.”

”Roger..”






***********************************************************




*~X-II~*

{Mission is….Start..}
               
                Didalam sebuh gedung museum,terlihat seorang namja paruh baya yg tak lain adalah pemilik sebuah permata yg sedang diincar oleh sekelompok penjahat profesional tengah membicarakan sesuatu dengan pelayan pribadinya.

Shimizu Kazuya :”Bagaimana?Apakah para tikus-tikus itu sudah menampakan diri mereka?”

Masao :”Belum tuan.Menurut berita yg dapat saya katakan,mereka selalu melakukan aksi mereka secara terselubung dan tanpa meninggalkan jejak sedikitpun.”

Shimizu Kazuya :”Hmm…Sehebat itukah mereka?Berapa jumlah mereka?”

Masao :”Kami belum tahu pasti tuan.Menurut kabar yg saya dengar mereka berjumlah sekitar  18 atau 20 orang..”

 Shimizu Kazuya :”Apa?Banyak sekali.Tapi itu justru malah menambah ketertarikanku pada mereka.Masao!Cepat perintahkan polisi-polisi itu untuk memperketat keamanan disekitar gedung ini.Aku ingin melihat langsung aksi mereka.Bagaimana mereka dapat menembus pengawalan paling ketat ini…”

Masao :”As you wish..My Master..”




XXXxxxXXXxxxXXXxxxXXXxxxXXX



Seba…Kau bisa mendengarku??”.Ujar Pierching yg dikenakan oleh seorang yeoja yg dipanggil Seba itu.

Seba :”Ne…Waeyo Jey??”

“Aku Cuma memberi tahukanmu,Kalau lurus didepanmu,pada pintu yg ke 15 arah kanan,ada seorang yg tengah mengawasi tempat itu.Kau harus berhati-hati padanya..”

Seba :”Ne.Arasseo.”

Klik!.Pembicaraan terputus.Seba terus saja melangkahkan kakinya menuju tempat dimana ia harus menjalankan tugasnya.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..


“Siapa kau?”Akhirnya Seba tiba didepan tempat tujuannya.Ia langsung dihadang oleh pengawal yg berjaga didepannya meskipun kini ia tengah menyamar menjadi salah satu dari penjaga.Tapi ia tetap stay cool.Dia sudah memrepsiapkan semuanya.

Seba :”Aku datang untuk mengecek keadaan disekitar gedung melalui kamera pengintai.”

“Beritahu aku code Ref.mu!”

“E79123ATLF8.”Jangan ditanya kenapa ia bisa dengan mudahnya menyebutkan deretan angka yg hamper semua orang belum tentu bisa menghafalnya.Dia memang memiliki memori berkapasitas tinggi didalam otaknya.Jelas saja itu hal wajar baginya.

“Baiklah kau boleh masuk!”

“Ghamsamida..”



XOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOX


~Ruang pengendali kamera pengawas~

                Didalam ruangan,Seba tersenyum puas melihat puluhan layar yg memenuhi ruangan itu.Dan yg paling membuatnya senang adalah …………..DIA SENDIRIAN.
Yap.Itulah yg paling diharapkannya.Tanpa mengulur waktu,ia lalu mengeluarkan sesuatu dari balik sakunya.Sebuah benda berbentuk persegi berukuran kecil dan berwarna hitam.Dia menempelkannya pada pintu ruangan.Alat itu adlah sebuah Sound Detector.Alat it akan memberitahukannya kalau-kalau ada seseorang yg mendekat padanya.

                Seba :”Good.Sekarang tinggal merusak system pertahanan digedung ini,mengambil permata itu,dan misi selesai..”
                Jari-jari Seba dengan lincahnya menari-nari diatas keyboard.Dia mengutak-atik sistem keamanan digedung itu.Akhirnya kata-kata yg dicarinya muncul..


[PLEASE ENTER PASSWORD]

-----

Seba.Codenya adalah EL721.”

Seba :”Ok….”jawbnya singkat dan terus berkutat pada mesin dihadapannya.Dia memasukan code tersebut.Sebuah senyum puas tersungging diwajahnya begitu kata-kata  yg diharapkannya muncul.


[PASSWORD ACCEPTED.ACSESS IS DENIED]


Seba :”Vince..kurasa ini saatnya.”

“Kau sudah selesai?”

Seba :”Ya.Yg harus kulakukan sekarang adalah memotong kabel yg menghubungkan semua kamera pengintai dan mengganti kabelnya dgn pengecoh agar yg tampil pada monitor adalah kejadian 5 menit sebelum aku menggantinya.”

“Kau memang sangat jenius Seba.”

Seba :”Bukan saatnya kau memujiku seperti itu.”
                Seba menatik sebuah kabel merah dari dalam mesin pengatur dan menjepitkan sebuah alat pemicu listrik.Lalu dengan perlahan ia…TES!Kabel terputus.Lalu ia mengambil sebuah chip kecil dari sakunya dan memasangnya pada ujung kabel yg terpotong itu dan menyambungkannya kembali.

Seba :”Ok…dengan begini tugasku sudah selesai..”

“Ok.Aku akan memberitahukan pada Mark dan Wolfer.”

Seba :”Ne.Aku juga akan segera keluar dari si-!!”


PING!


“Seba?Ada apa??”

Seba :”Vince,kita harus menghentikan pembicaraan kita disini!Seseorang sedang mendekatiku!”

“Apa??”

Seba :”kau cepat masuk kedalam gedung sebelum mereka memergokiku disini!”

“Arasseo!Kau berhati-hatilah Seba!”

KLIK!Seba memutuskan pembicaraannya dengan Vince.Dia langsung mengambil ancang-ancang kalau seseorang tengah memegokinya.



CKLEEKK!!




Seba :”Ah..Kau mengagetkanku Jerome!!Sedang apa kau disini??”

Jerome :”Ya!Berterima kasihlah setidaknya bukan penjaga itu atau siapapun yg memergokimu disini!”

Seba :”Arra..Arra…Sekarang kita harus keluar dulu dari sini!”

Jerome :”Arraseo…”





Henry :”Bagaimana hyung?”

Vincent :”Seba bilang kita harus masuk sekarang.”

Bryan :”Bagaimana situasi dirinya saat ini?”

Vincent :”Negatif.Seseorang kelihatannya tengah memasuki ruangan tempatnya berada.”

Bryan :”Apa kita harus menolongnya?”

Vincent :”Tidak.Aku yakin dia bisa mengatasinya seorang diri.Sekarang kita lebih baik langsung masuk kedalam.”

Dennis :”Sudah.Sekarang kita harus masuk kedalam.Mark dan Wolfer sudah bersiap didalam.”




@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@



~*~Didalam Gedung~*~

                                Suasana didalam museum sangatlah tegang.Dimana-mana polisi.Membuat  semua orang yg berada didalamnya merasa sangat risih.Tapi meskipun begitu,mereka tidak menyadari bawa ada 2 orang namja yg tengah bersembunyi didalam sana.Mereka menyamar sebagai salah satu patung museum.
                                 
                 Diam-diam salah satu dari kedua orang itu tengah menggerakan sesuatu melalui controller berbentuk sebuah 
buku ditangannya.Dia menggerakan sebuah mesin berwarna hitam berukuran kecil desekitar garis lantai yg berwarna sama dgn mesn itu dgn sangat pelan,hat-hati dan teliti.Perlahan-lahan mesin itu sudah semakin mendeka ti permata yg mereka incar tersebut.Dan pada akhinya sampai tepat disamping permata tersebut.
                  
              Dikeluarkannya sebuat capit berwarna transpran dari dalam mesin tersebut dan perlahan mengambil permata itu.Lalu namja yg satunya lagi mengaktifkan hologram berbentuk permata yg sama pada tempat permata itu agar terlihat seperti permata itu sama sekali tidak dicuri.Sementara yg menggerakan robot tadi menjauhkan robotnya dari etalase permata.

“Sekarang hanya tinggal…’

……….

………




DOORR!!DOORR!!PRAAAANG!!




                “Saatnya kabur..”ujar seorang namja dengan senyum evil diwajahnya.




~~~~~~~~**********~~~~~~~~~~*********~~~~~~~~~~**********~~~~~~~~~~**********~~~~~~~~


“Seba.Apa kalian bisa kluar dari sana?”

Seba :”Aku sedang berusaha melakukannya!Tolong jangan ajak aku bicara dulu!”

“Dimana posisi kalian saat ini??”

Jerome :”Saat ini kami berada didalam toilet pria hyung.”

“Kalian akan keluar lewat ventilasi udara??”

Jerome :”Lebih tepatnya iya.Tidak ada jalan lain hyung.”

“Cepatlah kaluar dari sana.Jey bilang ada seorang penjaga yg sedang menuju kesana.Mungkin itu akibat tembakan yg dilakukan oleh Bryan dan Vince.”

Seba :”Aish!!Menambah pekerjaanku saja!”

                                Akhirnya pintu lubang ventilasi itu terbuka.dengan cepat Jerome lalu Seba masuk ke dalamnya.Tidak lupa Seba mengaitkan kembali pintu tersebut agar tidak dicurigai.

                Didalam Lubang ventilasi yg amat sangat gelap itu,Jerome dan Seba berusaha mencari ujung dari lorong itu yg menghubungkannya dengan dunia luar sana.Tapi..




“ITU MEREKA!!KETUA!!KAMI MENEMUKAN DUA ORANG DISINI!!”



Tiba-tiba seorang polisi berhasil menemukan mereka berdua dilorong itu.


‘Sh*t!!Apa yg harus kulakukan sekarang??!!’
Batin mereka berdua…






**********************TBC*********************




Senin, 12 Desember 2011

X18X {part 1-Who?}




                                                                                 ~X18X~





              
Genre                : Crime,Suspense.

Rating               : Ini yg aku ga tau ==’

Disclaimer         : Ide utama dari ff ini aku dapatkan dari beberapa film suspense seperti “Bloody Monday”dan sebagian lagi aku dapat dari manga “meitantei Conan”..^^.Jadi kalau menemukan beberapa kode/kejadian yg mirip,itu memang sumberx dari yg diatas tadi.^-^.*saia mnggunakan sistim dialog.krna lbh mudh*


Cast~


Leeteuk         as        Dennis                                               Ara     as        Seba

Heechul         as        Casey                                                 Leon   as        Jey/Jenney

Hankyung     as        Joshua.                                              Vivi     as        Violet/V

Yesung           as        Jerome.

Shindong      as        Mathew

Zhoumi          as        Wolfer

Kangin           as        Jordan

Sungmin       as        Vincent

Eunhyuk       as        Spencer

Donghae       as        Aiden

Siwon           as        Andrew

Ryeowook    as        Nathan

Kibum           as        Bryan

Kyuhyun        as        Marcus

Henry             as       Henry



~X-I~{Who?}



           *Disebuah bangunan megah yg terletak dipedalaman hutan*

Markus:“hyung,apa incaran kita selanjutnya??”tanya seorang namja berambut coklat ikal pada seseorang yg dipanggilnya hyung itu.

Dennis:“Target selanjutnya adalah ini…”ujar orang yg dipanggil namja tadi sambil menyodorkan beberapa lembar kertas padanya.

Markus:“Ummm..Purple Nail yah..”

Dennis:“Ya.Itu target kita berikutnya.Tapi kita harus ekstra hati-hati dalam misi kali ini.Karena pastinya mereka akan mengerahkan beribu-ribu pasukan penjaga disekitar area tempat permata itu akan dipamerkan malam ini.Seba.Aku ingin kau berjaga dan mengecohkan kamera pengawas disekitar museum itu.Kau akan menyamar sebagai salah satu petugas didalam museum itu.Jey,aku ingin kau mengacaukan data jumah pasukan y digunakan supaya mereka tidak curiga akan bertambahnya salah satu atau beberapa pasukan yg mereka kerahkan.V.Aku ingin kau mencari kode sistem pengaktifan keamanan didalam museum itu.Joshua,Andrew,Jordan,dan Aiden berjaga diempat gedung yg berada paling dekat dengan museum.Kalian akan mengawasi kalau-kalau salah satu dari kita berada dalam kondisi darurat.Aku,Vince,Bryan,Markus,Henry dan Wolfer akan mencuri permata itu.Sisanya,mengawasi kami dan mengirim informasi-informasi penting yg kalian dapatkan.”ucapnya panjang lebar.Semua orang yg berada disana hanya mengangguk paham.Kecuali satu orang.

Seba:“Tunggu!!Jadi aku sendiri lagi yg akan menangani semua penjaga dalam museum besar itu??”ujar seorang yeoja protes dengan posisi yg didapatkannya.

Dennis:“Aku percaya kalau kau pasti bisa.Sebagai cold blooded snipper diantara kami,aku yakin itu ukan masalah besar buatmu.Seba…”

Seba :“Cih!Arraseo!Akan kulakukan!Tapi aku harus mendapat iimbalan atas semua ini!”

Dennis :“No problem.Natt!Benda apa saja yg sudah berhasil kau kembangkan?”tanyanya pada seorang namja yg sedang berkutat dengan beberapa kabel-kabel dan prangkat lainya.

Nathan:“Sejauh ini aku sudah berhasil membuat pierching untuk berkomunikasi,Gelang laser,Keycard,jepit pembuka lubang kunci,dan stuntgun berbentuk kuku palsu.”

Seba:“Natt,aku minta pierching,Stuntgun,dan keycardnya…Itu akan sangat membauku."

Nathan :”OK.Sedikit lagi selesai.”

Joshua :”memangnya permata itu bernilai berapa hyung?”

Dennis :”Menurut data yg kudapat,Nilai permata itu sekarang bisa mencapai 200 juta dollar..”

Markus :”lebih rendah dari ada yg kubayangkan..”

Seba :”Mark..sudah selesai kau rombak senapanku?”


Markus :”ya!Sopanlah sedikit pada hyungmu!Aku tau kau snipper handal disini.tapi bukan berarti kau bisa seenaknya!Panggil aku hyung!”

Seba :”aaah..iya!Arra arra!Mark hyung,sudah kau rombak senapanku?”

Markus :”Sudah.aku sudah menempatkan peredam dan radar aktif disemua senapanmu.”

Seba :”ooh..tapi untuk misi kali ini aku tidak akan memakainya.”

Vincent :”Seba.jangan lupa memakai anti peluru dan ledakan milikmu.Aku tidak ingin kejadian 2 tahun lalu terulang lagi.”

Seba :”Arasseo”

Dennis :”Oke!Stop.Kita mulai persiapannya!!”




                                    xxxxxMarkas Kepolisian Korea Selatanxxxxx





“AAARG!Sial!!”Gerutu seorang namja dimeja kerjanya sambil menggebrak mejanya.Pertanda ia sedang sangat kesal.

“Hyung…Ada aa lagi?”Tanya seorang namja yg sedari tadi sudah berada disebelah namja tadi.

“Kenapa kita dari dulu selalu gagal kalau ingin menangkap mereka??!!”

“Kibum Hyung..Aku tau kan frustasi.Tapi kita juga sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menangkap mereka.Hanya saja kita memang selalu gagal.”

Kibum :”Aish..Tapi tetap saja itu membuat ku kesal kevin!”

Kevin :”yah..setidaknya kita idak boleh menyerah untuk terus beru-“

Minho :”Kibum Hyung!!Kelompok itu memberi surat itu lagi!!”

Kibum :”APA!!”

Kevin :”Kali ini apa incaran mereka?”

Minho :”Kali ini mereka mengincar permata ‘Purple Nail’yg menjad simbol keluarga Shimizu Group.Dan mereka akan melakukannya malam ini!”

Kevin :”permata Big Crowl lagi…”

Kibum :”Baiklah!Kali ini akan kupastikan kalian tidak akan bisa lolos lagi dariku!Kevin!Minho!Siapkan pasukan kita untuk berjaga dtempat malam ini!!Kita akan melakukan menjagaan 24 jam!!”





*******************************************************************




~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*Seoul International Museum~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~

20:00 Waktu Seoul
          

  Didepan sebuah museun internasioanal Seoul,terlihat kerumunan orang-orang yg tengah berdesakan untuk memasuki gedung yg didalamnya memajang sebuah permata Big Crowl yg sangat berharga.Sementara beribu-ribu polisi dan tenaga keamanan sudah mengelilingi setiap sudut museum sampai-sampai seekor kucingpun tak dapat melewati mereka.

Onew :”Hyung.Kami sudah memperketat keamanan dibagian barat museum.Kami akan mewaspadai semua orang yg berada disana.”

Kibum :”Bagus!Jangan sampai ada orang yg mencurigakan yg berhasil menerobos pertahanan kalian!Malam ini kita harus menangkap mereka!”

Onew:”Baik!Aku mengerti!”



            ~*Ditempat Lain*~



                        Disalah satu gedung tinggi yg tak jauh dari museum inter.Seoul.terlihat beberapa namja dan seorang yeoja yg sedang mmpersiapkan diri untuk misi mereka kali ini.

Bryan :”Arasseo hyung.Kami akan berusaha untuk tidak gagal dalam misi kali ini.”

Dennis :”Bagaimana denganmu Seba?”

Seba :”Choi Hyun Sang.21 tahun.ID number 110234001501254677”

Dennis :”Bagus.Baiiklah aku percaya pada kalian.”

Jordan :”Dennis hyung.kami sudah menyiapkan senapan XM 107,M82A2,H&K G-3,dan XM 109 Barret.Untuk berjaga-jaga apabila,Seba,Bryan,kau,Henry,Wolfer,Mark,dan Vince berada disaat terdesak.”

Dennis “Good.Tapi aku harap jangan sampai membunuh salah satu dari penjaga itu.Seba.senjata apa yg kau bawa kali ini?”

Seba :”Perlu kusebutkan semuanya??”

Dennis :”ya.”

Seba :”Aku hanya membawa stuntgun,laser,peluru bius,2pistol FN FNP-45,Sleeping gas,bom asap,dan beberapa pisau.”

Markus :”Kau tdak membawa senapan?tumben.”

Seba:”Kalau aku membawa senapan SVD Dragunovku,aku bisa langsung dicurigai.Kau tahukan kalau senapan itu Ilegal?”

Markus :”yah..masuk akal juga.”

Dennis:”Bagaimana denganmu Vince?”

Vincent :”Aku hanya membawa pisau kecil,sleeping gas an pistol Heckler.”

Wolfer:”kami juga membawa alat penyamaran kami dan mesin untuk mengambil permata itu.”

Dennis :”Ok cukup.Kita mlai saja misi ini.Dan pastikan kalian tidak lupa memakai Pierching ini.”

All:”roger..”








~~~~~~~~~~~~~~~~~~******TBC******~~~~~~~~~~~~~~~~~~~



LUMINA


LUMINA…



Cast : All Suju member  ex.Zhoumi and Henry#mianhae
Genre :Crime,Suspense,action.
Rating :T(teen)
Disclaimer :I don’t the cast.But the story is mine.
Song :t.A.T.u-All About Us.



“to-tolong…Tolong ampuni aku.Aku tidak memiliki apapun…”
                Seorang pria paruh baya tengah memohon pada seorang pria didepannya.Pria paruh baya itu memohon pada pria muda didepannya agar menurunkan benda berlaras panjang yg menempel dikepalanya.Tapi sepertinya pria muda itu tidak memperdulikannya.Ia malah asik memperhatikan goresan-goresan kekhawatiran diwajah pria paruh baya itu.

“Aku mohon…Tolong ampuni aku..”mohonnya lagi/

“Ya!Kau ini brisik sekali!Mau memohon sampai kapanpun kau akan tetap mati!”bentaknya pada pria paruh baya itu dan membuatnya diam seketika.

“Baiklah…Kau boleh membunuhku.Tapi setidaknya izinkan aku untuk mengetahui siapa orang yg menyuruhmu..”

Pria muda itu diam tidak bereaksi.Dia hanya menatap pria paruh baya itu.Tak lama setelahnya dia menyeringai.

“Maaf.Tapi itu hukumku untuk selalu menjaga rahasia klientku.”


DOOR!

“Nah..Saatnya aku beres-beres disini lalu pergi mengambil bayaranku.”Pria muda itu lalu membersihkan beberapa cipratan darah yg menempel diujung pistolnya lalu menyeka seluruh benda yg disentuhnya diruangan itu agar menghilangkan bekas sidik jarinya.Lalu pergi meninggalkan pria paruh baya tadi yg kini sudah terbujur kaku dengan sebuah lubang menghiasi kepalanya.





“Aish!Lagi-lagi.”racau seorang namja yg tadinya sedang membaca Koran dan sekarang tiba-tiba membanting Koran itu keatas meja.Banyak pengunjung coffe house itu yang terkejut dengan tindakannya.Tapi mereka memilih untuk tidak terlalu memperdulikannya dan kembali keaktivitas semula.

“”Ya!Jungsoo ya!Kau ini kenapa huh?Pagi-pagi sudah membuat keributan.”teman namja –yg membanting Koran-itu yg heran melihat tingkah temannya langsung bertanya padanya.

“Aish…Shindong-ah.Lagi-lagi pembunuh itu berulah.Kali ini sudah korbannya yg ke-7.Itu sudah terlalu banyak!”

“Yayaya!Aku mengerti.Tapi jangan membuatku kena serangan jantung Karena tindakan tiba-tibamu itu!”racaunya lagi.


Drrrt..Drrrt..Drrrt

“ya..Kita harus segera menuju tempat kejadian.Sungmin sudah menunggu kita.”

“Baiklah kalau begitu.Kajja.”




                Gardina Marine drink bar…

Berbeda dari bar yg biasanya,bar ini kini sudah ditutupi oleh puluha garis polisi dan dilantai berserakan penanda barang bukti dan sebuah pola tubuh korban pembunuhan.Pemilik bar inilah yg menjadi korbannya.Pemilik bar dengan cabang terbanyak di Korea selatan.Tapi kini bar itu tengah digeledah oleh para polisi untuk mencari kebenaran.Jungsoo atau Leeteuk dan Shindong serta Sungmin yg seorang polisi,ditugaskan untuk memeriksa dan memecahkan kasus pembunuhan ini.Kasus pembunuhan yg telah terjadi sejak 3 bulan yg lalu dan kali ini sudah memakan 7 korban yg rata-rata adalah orang-orang ternama di korea.

“Benar-benar pembunuh professional.Tidak ada jejak yg ditinggalkannya.Semua bukti atau sidik jarinya lenyap seperti titelan bumi.Bahkan jejak atau bau selongsor pelurunyapun tidak ada.”

“Sungmin-ah.Kau taukan kau sudah sangat sering mengatakannya setiap kali kita melakukan penyelidikan TKP seperti ini.Aku sampai hapal apa yg kau ucapkan.”

“Ya!Shindong-ah!Tapi aku benarkan?Ini sangat misterius!Pembunuhnya seperti bukan dari kalanga manusia.Dia mungkin saja..”

“Hantu?Kau ini terlalu banyak menonton film.”
Sungmin hanya mengerucutkan bibirnya tanda sebal dengan kelakuan dua orang rekan kerjanya itu.


CKREK!FLASH!

Sebuah lampu kilat memecahkan keheningan yg terjadi diantara ke-3 orang polisi itu.Ternyata didalam ruangan itu sudah ada seorang wartawan yg tengah memotret tempat kejadian itu.

“Aish!Kau lagi!Ya!Yesung-sshi!Bukankan sudah aku peringatkan untuk tidak memasuki TKP tanpa persetujuan kami?Tidakkah kau tahu kami sedang melakukan penyelidikan ditempat ini?”

“Ya aku tahu.Dan aku tidak mengganggu kalian bukan?”ujarnya santai sambil terus memotret seisi ruangan bar tanpa memperdulikan Shindong yg sudah berkacak pinggang ditempatnya.

“Aish!YA!kau ini!”

“Sudahlah Shindong-ah.Toh dia memang tidak mengganggu kita.Jadi biarkan saja dia.”

“Tapi Jungsoo-ah…Aish.Ya sudahlah.Tapi kau jangan mengganggu kami!”peringatnya pada Yesung.Tapi tidak digubris sama sekali olehnya.


“Dasar orang aneh.”kesal Shindong dan melanjutkan pekerjaannya yg tertunda.


Marine Wine Storage…

                “ya Ryeowook-ah.Kau yakin bisa melakukannya?”seorang namja tinggi dengan rambut blonde yg mengenakan sebuah topi pet hitam tengah melakukan perbincangan dengan seorang namja bertubuh pendek didalam sebuah gudang anggur.Tampaknya mereka sedang merencanakan sesuatu.

“Nde.Percayalah padaku hyung.Aku bisa melakukannya.Kalaupun aku tertangkap,aku yakin mereka tidak akan sampai membunuhku.”

“Yah..Aku hanya berharap kau tidak berurusan dengan Sungmin ataupun Leeteuk.Kau akan dalam masalah besar kalau berurusan mereka berdua.”

“Percayalah padaku Eunhyuk hyung.Aku bisa menyusup kedalam kantor mereka dan mengambil file pria itu.”

“Baiklah.Aku berikau waktu sampai jam 8 malam ini.Aku tunggu kau didermaga.”

“Nde hyung…”



                Somewhere in Police office…

“Siwon-ah..Kau benar-benar yakin?”Tanya seorang namja cantik pada pria berbaju resmi desampingnya.Sementara pria itu hanya melirik namja cantik itu sekilas lalu melangkahkan kakinya menuruni tangga.Namja cantik itu mengikutinya.
 “Heechul-sshi.Sampai kapanpun aku tidak akan pernah merubah keputusanku untuk meninggalkan korea.Aku sudah tidak bisa hidup di Negara yg kini tengah dihantui oleh rasa ketakutan akan seorang pembunuh bayaran liar yg tengah berkeliaran disini.Mungkin saja akulah yg akan menjadi sasaran berikutnya.”

“Ya aku mengerti.Tapi setidaknya biarkan aku ikut bersamamu.”

“Tidak Heechul-sshi.Kalau aku ikut membawamu,kemungkinan terbesar kau akan terbunuh sebelum pembunuh itu menyerangku.”

“Tapi setidaknya biarkan aku melakukan sesuatu padamu.Aku bukan orang yg bisa menerima sebuah bantuan tanpa membalasnya.”

“Ok.Kalau kau memang bersikeras.Aku ingin kau membantuku memanggil seorang Detective yg terkenal didunia bawah.Kau pasti mengenalnya.”

“Maksudmu…Lee Donghae?”

“Ne.Tolong panggil dia untuk membantu Leeteuk dan Sungmin memecahkan kasus murahan seperti ini.”




                “Apa?Data-data milik keluarga Choi hilang?!”teriak Shindong pada Sungmin setelah memberitahukan sesuatu.

“Ne.Bukan hanya data-datanya.Tapi seluruh asset berharga miliknya juga hilang.Sepertinya semalam seseorang tengah meyusup kekantor.”

“Aish…Eottoke?Semua data hilang.Kita tidak bisa berbuat apa-apa.”

“Aku rasa tidak.”ujar Yesung memecahkan suasana.Entah sejak kapan dia sudah berdiri didekat jendela besar disana sambil memegang sebuah foto dengan menggunakan sebuah penjepit foto.

“Ya!Sejak kapan kau.Aish..apa yg kau lakukan disini?”racau Shindong frustasi melihat Yesung yg selalu muncul secara tiba-tiba dan membuatnya kena serangan jantung tingkat akut.Tapi lagi-lagi Yesung tidak memperdulikannya.Dia malah sibuk mengibaskan foto yg dipegangnya.

“Foto apa itu?”Kali ini Leeteuk berhasil membuat Shindong benar-benar kena serangan jantung hebat dengan kemunculannya yg lebih tidak jelas.

“Ah..Ini.Ini adalah kunci untuk mengungkapkan…siapa orang yg tengah menyusup kemari semalam dan mencuri data-data itu.”

                Perkataan Yesung membuat ketiga orang itu langsung memlompat kearahnya dan merebut foto itu.

“Ini…Orang ini..”ujar Sungmin terbata-bata.

“Kau mengenalnya?”

“Aku mengenalnya.Dia penjual bahan-bahan kimia.Dia tinggal di daerah busan.”

“Kalau begitu aku menyerahkan urusan anak ini padamu Sungmin.Tangkap dia dan rebut kembali data-data itu.”Perintah Leeteuk.

“dan kau Yesung-sshi.Kali ini aku berterima kasih padamu karena hobi memotretmu itu,kami bisa menangkap pencuri itu.”

“Kalian harus membayarku untuk itu..”

“Ujung-ujungnya ada maunya juga..”racau Shindong(lagi).

Toktoktok!

“Silahkan masuk.”

Cklekk!


“Ah…Heechul-sshi.Ada apa?Tumben kau datang kemari sendirian.”Tanya Leeteuk.

“Aku kesini hanya untuk menyampaikan perintah tuanku.”

“Perintah apa?”

“Siwon-sshi meminta kalian untuk pergi ke daerah perdagangan hitam digunma.Dia meminta kalian menemui Lee Donghae.Siwon-sshi bilang mungkin dia bisa membantu kalian memecahkan masalah kali ini.”

“Terima kasih Heechul-sshi.Kami akan segera menemuinya.Apa ada yg ingin kau sampaikan lagi?”

“Ani.Aku sudah selsai.”

“Baiklah.Kalau begitu kami permisi dulu.Shindong-ah.Kau ikut dengaku.”

                Leeteuk dan Shindong lalu pergi meninggalkan Heechul dan bergegas menuju tempat yg dikatakan Heechul tadi.Tempat perdagangan Hitam di Gunma.


*Sungmin POV*

                Itu dia!Itu namja yg ada difoto yg diberikan Yesung-sshi kemarin.Tidak salah lagi.Itu pasti dia.Apa yg dilakukannya diLeveiyu?Bukankan tempat itu hanya boleh dikunjungi oleh orang dengan surat tertentu?
                Akupun menunggunya keluar dari caffe itu.Eh.Itu dia keluar.Dan ditangannya ia seperti membawa…Bungkusan.Bungkusan apa itu?Akupun terus mengukutinya sampai akhirnya ia mengendarai motornya menuju sebuah Pelabuhan.
                Dia turun dari motornya dan menuju sebuah gudang barang tua.Aku masih terus mengikutinya.Dan didalam,kulihat ia sedikit melihat kebelakang.Sepertinya ia menyadari seseorang tengah megikutinya.Tapi dia tidak meperdulikannya dan terus berjalan ketengah-tengah gudang.Dia melihat kekiri dan kekanan.Sepertinya sedang mencari seseorang.

“Kerja bagus..”

Eh?Siapa itu?Seorang pria beranbut blonde yg memakai..ah..dia memakai topi.Aku tidak bisa melihat wajahnya.Mereka sepertinya sedang membicaraka sesuatu.Akupun mencoba mendengarkan pembicaraan mereka.

“Kau lihat hyung?Aku bisa melakukannya tanpa ketahuan.Jadi kau tidak perlu mengkhawatirkanku lagi.”

“ya..Kau sudah bekerja keras.Tapi…”

                Kulihat namja blonde itu seperti mengeluarkan sesuatu dari sakunya dan dia mendekati namja kecil itu.Hening…
Hening beberapa saat.Awalnya aku tidak mengerti apa yg terjadi.Tapi akhirnya aku tahu begitu melihat namja kecil itu ambruk dan mengeluarkan darah dari perutnya.Sementara namja blonde itu sibuk menjilat pisaunya yg berlumuran darah namja kecil itu dan menyeringai kecil.

“Kau terlalu polos.Bisa-bisanya kau percaya pada pembunuh sepertiku.Kau kira jika kau berhasil melakukan apa yg aku peritahkan,aku akan memberikanmu balas jasa?huh…Jeongmal pabbo ya.”

                Apa?Pembunuh?Jangan-jangan Namja itu adalah pelaku pembunuhan itu?Apa yg harus kulakukan?apa aku harus langsung menangkapnya?Kulihat namja kecil itu sudah tidak bergerak lagi.Apa dia sudah….mati?

                Semudah itukah baginya untuk menghilangkan nyawa seseorang.Hanya dengan sekali tusuk saja 1 nyawa hilang dari dunia ini.Benar-benar pembunuh yg kejam.Pria berambut blonde itu akhirnya pergi meninggalkan tubuh namja tadi.Setelah benar-benar pergi,Aku langsung menghampiri namja yg ditusuk tadi.Kuberanikan diriku untuk menyentuh nadinya.Dan seperti yg kukatakan sebelumnya.Namja itu sudah meninggal.Nadinya sudah berhenti.Nafasnya sudah tidak ada dan…matany kini tertutup rapat.Aku melepaskan mantel yg kugunakan dan menggunakannya untuk menutupinya dan aku juga segera menghubungi Leeteuk hyung.

“Hyung…Bisakah kau mengirimkan ambulance dan polisi kepelabuhan sekarang?Aku menemukan korbannya yg ke-8..”


*Sungmin POV end*


*Leeteuk POV*

“Hyung…Bisakah kau mengirimkan ambulance dan polisi kepelabuhan sekarang?Aku menemukan korbannya yg ke-8…”


                Apa?Terjadi lagi?dan kali ini sudah korban ke delapan?Siapa lagi kali ini.

“Siapa korbanya kali ini dan dia berasal dari perusahaan apa?”

“Dia bukan korban yg seperti biasanya.Menurut kartu identitas yg kutemukan disompetnya,ia bernama Kim Ryeowook.Dia seorang penjual bahan-bahan kimia.Dan dia…pelaku pencurian data-data keluarga Choi.”

Apa?jadi kali ini hanya orang biasa?tumben sekali.Bukankah biasanya ia hanya membunuh orang-orang yg memliki status dan memegang nama baik dikorea?Kali ini ada apa lagi?

“Hyung,ada apa?Tadi telpon dari siapa?”

“Sungmin.Dia menemukan korban ke delapan.Shindong,bisakah kau panggilkan polisi dan ambulance kepelabuhan dekat sini.Sungmin dan korban itu ada disana.”

“Arasseo hyung.”

                Haah…masalah kasus ini membuatku semakin pusing saja.Kali ini apa yg diinginkan oleh pembunuh itu?Haah..aku harus cepat-cepat menemukan dia.

Drrt..Drrrt…Drrrrt


“Yeobosseo?”

“…”

“Mwo….?Terjadi kebakaran besar dipelabuhan?”

“...”

“ba-bagaimana dengan korban?Apa ada korban jiwa dalam kebakaran itu?”

“…”

“……arasseo.Kau yg menanganinya.”

“Hyung..ada apa lagi?Aku dengat terjadi kebakaran besar.”

“Pelabuhan Marinelle…disana terjadi sebuah ledakan yg berasal dari sebuah gudang barang.Dan itu mengakibatkan terjadinya kebakaran besar diseluruh pelabuhan..”

“pelabuhan Marinelle…bukankan pelabuhan itu pelabuhan dekat sini?”

“Ya.Dan Sungmin…juga berada disana.Dan menurut para petugas disana,mereka menemukan serpihan motor didalam kebakaran tersebut.Dan menurut mereka,pemilik motor itu sudah dipastikan sudah terbakar hangus didalam sana.”

“Tunggu dulu hyung.Pelabuhan itukan….Sungmin bukannya..”

“Ya.Sungmin ada disana.Dan pemilik motor itu….adalah Sungmin.”


*Leeteuk POV End*

*Donghae POV*


                Haah..hari ini tidak ada bedanya dengan kemarin-kemarin.Sama sekali tidak ada perubahan.Tetap saja membosankan.Setiap hari kalau buka klient yg meminta mencarikan barang-barangnya yg hilang,mereka selalu menawariku pekerjaan yg kotor.Aku tidak ingin menodai tanganku ini dengan perbuatan yg sama sekali tida menyenangkan.

TokTokTok.

Hm?Tumben ada yg mencariku jam segini.Aku menyuruhnya masuk kedalam ruanganku.

Cklekk!

“Donghae-sshi?”

Hm?Siapa mereka berdua?Dilihat dari tampang memang mencurigakan.Tapi kalau meneliti keseluruhan,sepertinya mereka orang baik-baik.

“Ya.Kalian ini siapa dan untuk apa menemuiku?”

“Perkenalkan.Aku Leeteuk dan ini Shindong.Kami dari kepolisian Seoul.Kami kesini atas perintah dari Choi Siwon-sshi.”

Siwon hyung?Ada apa dengannya?Bukankah biasanya dia selalu datang sendiri tanpa meminta bantuan orang lain untuk menemuinya.

“Kami diperintahka untuk menyuruh anda bergabung dalam pemecahan kasus di Seoul.”

“Kasus?Kasus apa?”

“Kasus pembunuhan yg dilakukan oleh seorang pembunuh bayaran.Dan dia sudah memakan 8 korban.Ah…tidak.9 korban.”

“Ada apa dengan korban yg terakhir?Sepertinya berat bagimu untuk mengakuinya..”

“Korban yg terakhir adalah salah satu anggotaku.DIa terbunuh sekitar 10 menit yg lalu disebuah pelabuhan.”

“Oh..maaf karena mengingatkanmu..”

“Gwenchana…aku sudah bisa merelakannya.”

“well..mungkin aku akan membantu kalian.Tapi aku tidak akan pergi sendiri.Aku akan membawa rekan kerjaku sendiri.”

“Baiklah terserah anda saja.Kalau begitu bisakan kau ikut kekantor kami  sekarang?”

“Ne.”

*Donghae POV End*


*YesungPOV*

                Ckrek!CkreKk!

Aku tetap saja mengambil foto bekas gudang yg terbakar kemarin dimana dua orang yg kukenal meninggal akibatnya.Sungmin dan Ryeowook.Ah…Ryeowook bukan hanya teman.Bagiku dia sudah seperti adikku sendiri.Aku sering bercerita banyak soal hobi memotretku padanya bila aku berkunjung ketoko kecilnya untuk membeli larutan untuk mencetak foto.
                Tapi sekarang aku tidak bisa bercerita lagi padanya.Karena ia sudah tidak ada didunia ini.Dia sudah pergi meninggalkanku duluan sebelum aku sempat memenuhi janjiku untuk memberikannya hasil foto yg paling indah yg akan kubuat untuknya.
                Aku jadi semakin membenci pembunuh itu setelah mengetahui kalau dialah penyebab tewasnya Ryeowook.Tapi yg tidak kumengerti adalah kenapa dia ada disini?Dan kenapa Sungmin juga ada disini?kebetulan?Itu sangat tidak mugnkin.Melihat kondisi motor yg digunakan Ryeowook dan Sungmin yg penuh dengan guratan yg tertutup hitanya bekas terbakar,mereka seperti melalui rute yg sama dan dengan kecepatan yg sma.Dengan kata lain,Sungmin mengikuti Ryeowook kemari karena ia melihat Ryeowook melakukan sesuatu yg mencurigakan dan pada akhirnya ia mlihat kejadian pembunuhan Ryeowook dan dia sendiri juga menjadi korban pembunuhannya.

“YA!Kau lagi!”

Kulihat Shindong sepertinya marah lagi padaku.Buktinya Ia berteriak padaku karena lagi-lagi aku memasuki tempat kejadian perkara tanpa meminta izin terlebih dahulu.

“Ya!Yesung-sshi.Apa yg sedang kau lakukan disini?Bukankah aku sudah memperingatimu untuk jangan masuk sembarangan?Aish..kau ini.Dasar-“

“Dia temanku…”

“Eh?Maksudmu Sungmin?”tanyanya bingung.

“Bukan.Namja itu.Kim Ryeowook.Aku mengenalnya.Dia sahabatku..”

“Sahabatmu?Aku kira kau tidak punya sahabat karena sikap anehmu itu.”

“Dia seorang penjual bahan kimia.Aku sering membeli larutan untuk mencuci foto-fotoku padanya.Dia anak yg baik.Karena itu aku akan mencari tahu penyebab kematiannya.”

“…Dia dimanfaatkan oleh pembunuh itu.”Tiba-tiba seorang pria berambu spike coklat memotong pembicaraan ku.Siapa dia?Sepertinya aku seringmelihatnya.

“Annyeong Yesung-sshi.Perkenalkan.Aku Lee Donghae.Aku yakin kau pasti masih mengingatkukan?”

Ah…Sekarang aku mengingatnya.Dia Lee Donghae.Dia seorang detective yg bekerja undercover.Aku sering mendengar isu bahwa dia sudah memecahkan lebih dari 40 kasus pembunuhan.Aku pernah bertemu dengannya dulu saat membantunya memecahkan permasalahan dengan memberikan bukti foto yg tidak sengaja kudapatkan.Dan dia juga membantuku dari kejaran yakuza yg berusaha membunuhku karena aku diannggap ancaman oleh mereka.

“ya.Aku masih sangat mengingat anda.Donghae-sshi.”

“Oh..Ayolah.Aku tidak suka mendengarmu menggunakan bahasa formal padaku.Jadi tolong hentikan.”

“Ne ne..Arasseo.Hae-ah.”

“Tampaknya kalian sudah saling kenal ya?”Leeteuk akhirnya memotong pembicaraan kami.

“Ne.Yesung-ah sudah sangat sering membantuku memecahkan kasus-kasus dengan hasil memotretnya.”

“Jadi hasil foto bodohnya itu bisa bermanfaat ya?”celetuk Shindong eremehkanku tapi aku hanya menganggapnya angin lewat saja.

“Ye.Hasil foto Yesung-ah terkadang tidak sengaja atau mungkin disengaja ,pasti ada diantaranya yg memberikanku hint untuk memecahkan kasus.”

“Dengan kata lain ia tidah hanya sekedar memotret.”

“Sudahlah Hae-ah.Kau terlalu memujiku..”

“Tidak itu kenyataan.Oh iya.Bagaimana keadaan Ryeowook?Apa dia masih suka bermanja-manja denganmu meski kini ia sudah berumur 20 tahun?haha…Aku sangat rindu pada anak itu.”

“Dia sudah tidak ada.”

“Eh?”

“Dia dibunuh…oleh pembunuh yg sedang kau tangani kasusnya.”

“A-Apa?Kau pasti bercandakan yesung-ah?”

                Aku melihat mata Hae ,mulai berkaca-kaca.Spertinya ia kini tengah berusaha kuat menahan tangisnya.Yah..aku juga mengerti perasaannya.Bagaimanapun hae dan Ryeowook sangat dekat seperti saudara kembar.Pasti Hae sangat terpukul mendengar berita kematian Ryeowook.Apalagi penyebabnnya adalah dibunuh oleh orang yg saat ini tengah diincarnya.

“Aku tidak bercanda Hae.Aku-“

“KATAKAN PADAKU KALAU KAU SEDANG BERBOHONG JONGWOON-AH!!”

Teriaknya sambil menarik kerah bajuku.Aku bisa menangkap kesedihan didalam matanya.

“Maaf Hae-ah…Tapi aku tidak berbohong..”

                Hae perlahan mengendurkan cengkramannya padaku.Aku melihatnya mengusap wajahnya.Berusaha menghilangkan air matanya yg jatuh meluncur dari pelupuk matanya.

“Leeteuk-sshi,Shindong-sshi,Yesung-ah…Aku mohon.Kalau aku berhasil bertemu dengan pembunuh ini,jangan cegah aku untuk membunuhnya.”


*Yesung POV End*


*Eunhyuk POV*


“…Jadi,bisakah kau melakukan sebuah permintaanku yg kali ini.Eunhyuk-sshi?”

“Apa yg akan kau berikan padaku untuk membalas jasaku?”

Aku akan memberikan apapun yg kau inginkan.Termasuk barang yg selama ini kau cari..”

“Baiklah.Akan kulakukan.Siapa dia?”

Dia seorang wartawan biasa yg sering terlibat dalam berbagai kasus dikepolisian akibat hasil fotonya yg selalu berkhaitan dengan kasus tersebut.Namanya adalah…Yesung.”

“Aku mengerti.Kapan kau ingin aku membunuhnya?”

“Aku ingin kau secepatnya membunuhnya…Dia hanya akan menjadi penghalangku saja.”

“Baiklah.Akan kulakukan…Aku akan membunuhnya mala mini juga.”

Cklak!

                Dasar orang zaman sekarang.Begitu ada penghalang atau orang yg tidak disukainya langsung bunuh saja.Tapi kalau orang seperti itu tidak ada,aku juga tidak akan mendapat uang sih.Ah..sudahlah.Sekarang lebih baik aku memikirkan bagaimana aku membunuh orang bernama Yesung itu.

Ctek!Ctek!Ctek!..

Aku memulai mengetikkan beberapa huruf diatas keyboard komputerku.Berusaha mencari data dari Yesung.

“Hmm…Dia ternyata terlibat dengan polisi-polisi sekitar sini.Berarti aku harus berhati-hati padanya.Dan..oh.ternyata ia tinggal didekat sini.Baguslah.Aku tidak perlu membuang-buang waktuku untuk mencarinya.”

Aku meninggalkan meja komputerku dan memakai pakaian yg biasa kukenakan untuk melakukan tugasku.

*Eunhyuk POV End*

*Yesung POV*

Hari ini sudah hari ke-duaku memulai penyelidikan terhadap kasus pembunuhan Ryeowook.Dan sampai sekarang aku belum juga menemukan bukti atau petunjuknya.

“AAAH!S**t!Kenapa denganku?Kenapa aku merasa pusig disaat seperti ini?”

“Yesung-ah,sebaiknya kau pulang dan berisitirahatlah.Kau kelihatan pucat.”
Leeteuk hyung menepuk pundakku.Menyuruhku untuk menurut nasehatnya.Tapi mana bisa aku beristirahat disaat seperti ini.Aku masih harus melakukan tugasku.

“Ani hyung.Aku tidak apa-apa.”

“Tapi wajahmu pucat sekali yesung-ah.”

Kali ini Donghae yg menyuruhku untuk pulang.Tapi aku tetap saja menolaknya.

“Aku tidak apa-apa Hae-ah.Aku hanya sedikit-“

“Yesung!!”


BRUK!!


“Huh!Kau ini merepotkan sekali!”

Aku membuka sedikit mataku untuk melihat orang yg berteriak padaku itu

“Shindong…sshi?”

“haah..kau sebaiknya memang istirahat saja.Lihat!Kau hamper saja ambruk tadi.”

“Aku..Aku sudah bilang aku tidak apa-apa!Sekarang lepaskan tanganku!Aku ingin melanjutkan penyelidikan!”Perintahku pada Shindong yg terus saja menahan tubuhku yg hamper bersentuhan dengan lantai.Tapi yg dilakukannya malah…


SRAT!!

“YAA!Apa yg kau lakukan?!”
Teriakku padanya yg tiba-tiba saja mengangat tubuhku dan menggendongku seperti membawa karung beras.

“Hei!Turunkan aku!Aku Bilang turun-“

“Kau ini berisik sekali!Sudah!Jangan memaksakan dirimu dulu!”
Dia tetap tidak mendengarkanku.Shindong tetap membawaku paksa kesebuah kamar.

“Aku bilang aku tidak apa-ap-AWW!!”

Tiba-tiba saja dia melempar tubuhku keatas tempat tidur.Dia ini gak waras ya?Dengan tenaganya itu,dia bisa menghancurkan tubuhku berkeping-keping.

“Ap-“

“istirahatlah..”

“Mwo?”

“Istirahat kubilang!Apa kau tuli heh?”bentaknya lagi padaku.Aku sudah mulai kesal karenanya.

“Jangan mengaturku!Aku bisa menjaga diriku sendiri!Kau tidak tahu rasanya kehilangan!Aku-“


BYURR!!


                Sebotol penuh air dingin mengguyur tubuhku.Shindong menyiramkannya langsung kekepalaku dan langsung membanting botol vase itu hingga hancur berkeping-keping.

“DINGINKAN KEPALAMU ITU PABBO!!KAU HANYA AKAN MENYAKITI DIRI SENDIRI KALAU KAU BERTINDAK SEPERTI ITU!”

“…..”Aku hanya bisa terdiam mendengarnya.Baru kali ini dia membentakku seperti itu.well,biasanya dia juga membentakku sih.Tapi entah kenapa kali ini aku tidak bisa membalasnya.

“Kau pikir dia akan senang melihatmu seperti ini?KAU PIKIR KIM RYEOWOOK AKAN SENANG MELIHATMU MENDERITA KARENANYA SEPERTI INI?TERUS MENYIKSA DIRIMU SENDIRI DENGAN ALASAN KEPENTINGAN DIA?Aku rasa tidak…”

“…..Mianhae…”

“…..Sudahlah.Sekarang kau memang lebih baik beristirahat.”


Shindong beranjak meninggalkanku dikamar yg entah kamar siapa itu.Aku merebahkan sedikit tubuhku untuk mencoba berisirahat.Dari pada aku kena lempar Shindong lagi.

DUKK!

“Aww!!Adududh…Ini apa sih dari tadi kepalaku selalu jadi korbannya.Tadi dilempar,trus disiram.Sekarang apa lagi ini yg dibalik bantal?”Racauku karena merasakan sesuatu yg keras menghantam kepalaku.Aku merogoh bantal yg kutiduri.Dan dibalik bantal aku menemukan sebuah botol yg memiliki sebuah label dengan gambar lambang diatasnya.

“Ini kan-“


DUAKK!!

BRUK!

Tiba-tiba saja seseorang menghantam tengkukku dan aku langsung roboh dan beberapa detik kemudian semuanya menjadi gelap.
*Yesung POV End*


*Shindong POV*


                Haah…Akhirnya aku bisa menenangkan sikepala besar itu.Yaaa meski aku merasa tidak enak juga karena membentaknya terlalu keras.Dia saja sampai terdiam seperti itu.Aku akan minta maaf padanya nanti.

SREK..

Eh?Apa ini?..
Sebuah negative?Kenapa ini bisa ada padaku?
Aah..apa mungkin tadi tidak sengaja  masuk kedalam sakuku saat aku membopong Yesung kekamar itu.Lebih baik aku berikan ini padanya sekarang..

                Aku melangkah berbalik menuju kamar tadi.

Tok..Tok..

“yesung-ah.kau sudah tidur?Ada sesuatu yg tidak sengaja terbawa olehku.”

Hening…
tidak ada suara siapa-siapa didalam sana.’Apa mungkin sudah tidur ya?’

Karena penasaran,aku langsung masuk saja kedalam kamar itu.

“yesung-ah.Ini ada benda milikmu yg-“

SREK…

BRAK~~

WUSH~


“Yesung-ah?”

Hening…
Tidak ada siapapun dikamar itu.Yg ada hanyalah Jendela beranda kamar yg terbuka lebar dan membiarkan gordinnya berkibar.

“Yesung-sshi?”

                Kucari dia didalam kamar itu.Tapi hasilnya nihil.Dia tidak ada.Dia menghilang.

“Kemana dia?”

DUKK!

“Aww..Sepertinya aku menendang sesuatu tadi!”

Aku mencari benda yg tadi sempat tertendang olehku.Dan ternyata benda itu adalah sebuah…Botol anggur?

“Kenapa dikamar ini masih sempat-sempatnya ada botol anggur?Dan mereknya..Waw..ini anggur merek terkenal pula.Ckckck…Pemilik bar  ini pasti sangat kaya.Eh,kenapa aku jadi mikir sendiri gin?Ah..sudahlah.”

Baru saja aku akan meletakan botol anggur itu,aku melihat sebuah bercak darah disekitar tempat tidur itu.Akupun menyentuh darah pada ujung pinggiran tempat tidur itu.

“Darah ini masih basah.Artinya ini baru saja.”

Tiba-tiba sebuah pikiran tidak enak melintas diotakku.

“Jangan-jangan dia…”



~T.B.C~


Annyeong~
Author gila nan sadis ini comeback lagi dengan ff gajenya XD
Kali ini saia Cuma buat ff twoshoot..:3
Ini dijamin Cuma two shoot kok.Soalnya saia juga pening mikirin objek mistery terlalu banyak XD#curcol
Wkwkwkwk….Semoga cukup memuaskan ya selama saia melanjutkan ff “X18X” :33
Dan saia sih Cuma nyaranin buat baca nih ff sambil dengerin lagu t.A.T.u yg judulnya Story about us :3
Kkk~Sekian deh cuap2 saia.XD
ditunggu yah next captnya
#all:Ga mau#pundung