Play list :
Super Junior-Heartquake
"Ara-ah!Chamkamman!Kau belum menghabiskan sarapanmu!"teriak Jaejin dari arah dapur sambil berkacak pinggang.Lagi-lagi Ara tidak menghabiskan makanannya.
"Aigoo oppaa~Aku sudah kenyang.Nanti aku telat!"teriak Ara dari depan pintu rumahnya.
"telat apanya?Kau kan hanya akan pergi ke H&G?"
"Ke H&G pun bukan berarti aku hanya main-main disana.Ah sudahlah.Aish aku sudah telat!Bye Oppa~"
BLAM!
Pintu dibanting dengan sangat tidak berperike-pintuan(?)oleh Ara.Sementara Jaejin hanya menggelengkan kepalanya.Heran kenapa adiknya itu bisa jadi yeoja seperti sekarang.Jaejin lalu membereskan meja makan yang sempat dibuat berantakan oleh Ara tadi.Tak lama kemudian Jihyun keluar dari kamarnya menuju dapur.Terlihat jelas ia baru saja pulang dari alam mimpinya.(-___-)
"Pagi hyung..."
"Hah?Pagi kau bilang?Kau tahu ini jam berapa?Jam 10 pagi pabbo!''
"Ish..gak usah pakai ngomel segala kali hyung..."ujar Jihyun.Ia berniat mencomot roti yang tergeletak dimeja.Tapi Jaejin langsung menggeplak tangannya.
"Cuci mukamu dulu!jorok sekali kau ini!"omelnya lagi.
"Iyaiya madam."Jihyun melangkahkan kakinya dengan malas menuju kamar mandi untuk membasuh wajahnya sementara Jaejin kembali membersihkan dapur.
****
*H&G*
Seperti biasa.H&G selalu dipenuhi dengan berpuluh-puluh fans dari pemilik coffe shop itu sendiri.Ara mendengus sebal.Sebal karena Jongjin berbohong padanya mengenai perihal suasana cafe yang katanya sepi hari ini.Buktinya ia bahkan tidak bisa melangkahkan kakinya barang 1 pijakan.Ia juga kesal karena sedari tadi Jongjin mengabaikan keberadaannya.Ia juga kesal karena...sedari tadi para ELF ini sibuk membicarakan perihal konser akbar Super junior yang akan segera dilaksanakan di Seoul.Ia sebenarnya juga menontonnya.Hanya saja ia menonton secara diam-diam.Ia tidak ingin disebut penguntit oleh Ryeowook.
"Hei,Ara.Kenapa kau tidak bilang kalau sudah sampai?".ujar Jongjin dengan polosnya.Ara memutar kedua bola matanya.
"Aku sudah disini sejak 20 menit yang lalu dan kau masih mau bilang kalau aku tidak memberi tahukanmu kalau aku sudah sampai setelah seluruh tenggorokanku sakit karena memanggilmu?hmm..."
"hahaha...Mianhae.Nah kau hari ini mau membantuku bukan?Langsung saja kedapur.Celemeknya ada disana."
Ara melangkah masuk kedapur tempat dimana Jongjin dan beberapa staff H&G berada.Ara membungkuk hormat pada nyonya Kim yang kebetulan sedang ada disana.
"Aigo...Ara-ah.Tumben kau kemari untuk membantu kami.Biasanya kau hanya kemari bersama namjachingumu untuk sekeda minum-minum."canda nyonya Kim.
"Ahjumma bisa saja.Tidak selamanya aku harus melekat pada winnie the pooh itu.Sekali-sekali aku harus bisa pergi tanpanya.Dia saja sering meninggalkanku."
"Aigoo...kau ini benar-benar mirip dengan kakakmu ya.Selalu keras kepala kalau diberitahu.ya sudah.Ahjumma mau melihat keadaan diluar dahulu."
"Ne ahjumma."
Nyonya Kim lalu keluar dan meninggalkan Ara bersama para staff lainnya.
"Baiklah!Aku harus bisa membuktikan pada beruang madu itu kalau aku bisa hidup mandiri!"
^*^*^*^*^*^*^**^*^
"Hyung,kita istirahat dulu,ne?"ujar Kyuhyun sambil mengatur nafasnya yang tidak teratur.Leeteuk mengangguk dan mengambil handuk dan menghapus peluh yang membanjiri dahinya.Begitupun dengan member lainnya.Super Junior sedang melakukan latihan sebelum konser mereka malam ini.Leeteuk cs ingin menunjukan yang terbaik untuk pada ELF yang mereka cintai.
"Yesung hyung,setelah ini kita harus melakuakan latihan locav bukan dengan yoon-sshi?"
ujar Ryeowook pada Yesung yang sedang meneguk air mineralnya.
"Ne.Kita harus segera ke studio."
"Kyu,kau ikut?"
"Tentu saja hyung.Bisa-bisa aku kena masalah kalau sampai bolos."
Akhirnya Kyuhyun,Ryeowook dan Yesung meninggalkan ruang latihan dance dan menuju studio dimana Yoon il-pelatih vocal mereka-sudah menunggu.
BRUK!
"ah,Mianhae.Aku tidak sengaja."Ryeowook bertabrakan dengan seorang yeoja yang tengah membawa banyak sheet musik yang terjatuh akibatnya.Iapun membantu yeoja itu untuk memungutinya.
"Ah,tidak apa-apa.Aku juga yang salah karena tidak melihat-lihat saat berja-OMO Ryeowook oppa?!"
Tiba-tiba saja yeoja itu berteriak saat wajahnya bertemu pandang dengan wajah Ryeowook.Ia menutup mulutnya dengan tangannya.Sementara Ryeowook yang kaget,hanya mengelus dadanya.Kyuhyun dan Yesung hanya terheran-heran dibelakang Ryeowook.
"OMO!!Kyuhyun oppa!Yesung oppa!Super Junior KRY!Akhirnya aku bisa bertemu dengan kalian!KYaaaa~"
"Anu...maaf..eh..kau..ELF?"tanya Yesung ragu-ragu.Yeoja itu mengngguk semangat.
"Ne oppa!Aku trainee baru disini.Aku masuk kesini demi bisa menjadi penyanyi terkenal seperti kalian.Dan aku juga ingin bertemu dengan oppadeul langsung."
"Trainee baru?Kau masuk kapan?"
"Aku baru saja akan memulai kelas vocal hari ini oppa."
"Kelas vocal?kebetulan kami juga akan kesana.Kau ingin ikut?"tanya Ryeowook.
"Benarkah?"
"Ne.Kajja."ujar Ryeowook sambil tersenyum tulus pada yeoja itu dan membantunya berdiri.Mereka berdua lalu melangkah pergi meninggalkan Yesung dan Kyuhyun yang masih bengong ditempat mereka.
"Aku punya firasat buruk akan ini..."guman mereka berdua.
+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_+
"Ara-ah,kau bisa antarkan ini ke gedung SM?"ujarJongjin pada Ara yang tengah sibuk membersihkan meja.
"Ne?Sekarang?"
"Ne.Kita harus segera ke studio."
"Kyu,kau ikut?"
"Tentu saja hyung.Bisa-bisa aku kena masalah kalau sampai bolos."
Akhirnya Kyuhyun,Ryeowook dan Yesung meninggalkan ruang latihan dance dan menuju studio dimana Yoon il-pelatih vocal mereka-sudah menunggu.
BRUK!
"ah,Mianhae.Aku tidak sengaja."Ryeowook bertabrakan dengan seorang yeoja yang tengah membawa banyak sheet musik yang terjatuh akibatnya.Iapun membantu yeoja itu untuk memungutinya.
"Ah,tidak apa-apa.Aku juga yang salah karena tidak melihat-lihat saat berja-OMO Ryeowook oppa?!"
Tiba-tiba saja yeoja itu berteriak saat wajahnya bertemu pandang dengan wajah Ryeowook.Ia menutup mulutnya dengan tangannya.Sementara Ryeowook yang kaget,hanya mengelus dadanya.Kyuhyun dan Yesung hanya terheran-heran dibelakang Ryeowook.
"OMO!!Kyuhyun oppa!Yesung oppa!Super Junior KRY!Akhirnya aku bisa bertemu dengan kalian!KYaaaa~"
"Anu...maaf..eh..kau..ELF?"tanya Yesung ragu-ragu.Yeoja itu mengngguk semangat.
"Ne oppa!Aku trainee baru disini.Aku masuk kesini demi bisa menjadi penyanyi terkenal seperti kalian.Dan aku juga ingin bertemu dengan oppadeul langsung."
"Trainee baru?Kau masuk kapan?"
"Aku baru saja akan memulai kelas vocal hari ini oppa."
"Kelas vocal?kebetulan kami juga akan kesana.Kau ingin ikut?"tanya Ryeowook.
"Benarkah?"
"Ne.Kajja."ujar Ryeowook sambil tersenyum tulus pada yeoja itu dan membantunya berdiri.Mereka berdua lalu melangkah pergi meninggalkan Yesung dan Kyuhyun yang masih bengong ditempat mereka.
"Aku punya firasat buruk akan ini..."guman mereka berdua.
+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_+
"Ara-ah,kau bisa antarkan ini ke gedung SM?"ujarJongjin pada Ara yang tengah sibuk membersihkan meja.
"Ne?Sekarang?"
ujar Ara polos.
“Nggak.Nanti setelah
kura-kura hyung bisa terbang.Ya sekarang!”
“Iiih..gak usah pakai
emosi kali jongie.Iya iya.Akan kuantar.”Ara meletakan serbet yang digunakannya
untuk melap meja tadi didapur dan mengambil pesanan yang diperintahkan Jongjin
dimeja kasir kemudian ia menghidupkan mesin mobilnya dan beranjak meninggalkan
café.
***
Ara akhirnya tiba
digedung SM.Ia segera masuk kedalam gedung.Ia bisa masuk kedalam karena celemek
dari café dan alasan bahwa ia mengantar pesanan pada petugas dan beberapa
staff.Bahkan beberapa diantara staf sudah mengenal Ara.Begitu ia sampai didepan
pintu ruang latihan para member,Ara langsung menyapa mereka semua.
“Annyeong oppadeul~”
“Whoaa..Ara-ah.Ada
apa denganmu?Kenapa kau memakai celemek H&G?Apa kau bekerja disana?”Tanya
Eunhyuk yang heran melihat Ara yang datang sambil mengenakan seragam kerja
H&G.Ia kemudian meraih segelas coffe late yang disodorkan Ara.
“Ani.Aku hanya
sekedar membantu oppa.Hari ini aku sedang bosan dirumah.Jadi aku minta Jongie
oppa untuk membiarkanku membantunya di café.Ini coffe late yang diberikan
olehnya untuk kalian.”Ara mulai membagikan coffe late pada seluruh member.Tapi
ia merasa ada beberapa orang yang hilang disana.Trio KRY tidak ada
disana.Terlebih Ryeowook.Ia ingin menunjukan pada beruang itu kalau ia tidak
selamanya gadis bangsawan yang kerjanya hanya merengek saja.Tapi ia malah tidak
ada.
“Mencari Ryeowook?Dia
ada distudio bersama Yesung dan Kyuhyun sekarang.”ujar Leeteuk yang menyadari
gelagat Ara.Ara tersenyum kemudian pergi sambil membawa 3 coffe late yang
tersisa.Sementara Leeteuk hanya tersenyum bahagia.Ia senang melihat hubungan
antara dongsaeng dengan kekasihnya lancer dan damai seperti itu.Ia lalu mulai
berpikir untuk mencari yeoja juga.
“Hyung,sebaiknya kau
jangan berpikir untuk mencari pacar deh.Langsung saja ke Istri :P”.ejek Eunhyuk
yang mendapatkan deathglare gratis dari Leeteuk.
“Aaah~Aku iri pada
kalian-kalian yang sudah punya kekasih.Bisa saling berbagi,saling berbagi
perhatian.Aaaah~Aku juga ingin punya kekasih!”teriak Leeteuk frustasi.
“Tapi aku iri dengan
Ryeowookie.Dia bisa mendapat yeoja seperti Ara.Meskipun covernya iblis,tapi ia
baik dan pengertian.Terlebih aku jarang melihatnya marah atau bertengkar dengan
Ryeowook.”
“Ne.Aku juga
begitu.Ara itu kaya,baik,pengertian,pintar memasak walau kadang gagal,dan ia
juga genius.’’
“Aku jadi ingin
merebutnya dari Ryeowook.”ujar Eunhyuk asal dan mendatangkan jitakan gratis
dari Donghae dan Leeteuk.
“Sudah.Dari pada
berdiskusi tentang pacar,lebih baik kita segera mulai latihan lagi.”
…………………………………………..
Ryeowook dan Yesung
sedang melakukan latihan vocal sebelum konser mereka malam nanti.Mereka kini
sedang beristirahan sambil menghapal beberapa lagu untuk solo mereka.
“Rim-ah!Kau harus
meninggikan nadamu sedikit lagi!Kalau dengan nada seperti itu,lagu ini jadi
terdengar monoton.”Ryeowook dan Yesung serentak memandang kearah tempat
dilakukannya pelatihan vocal untuk para trainee.Disana Yesung dan Ryeowook
melihat gadis yang tadi bertabrakan dengan mereka tengah melakukan latihan
vocal.
“Jaesohamnida
seosangnim.Aku akan mencobanya kembali.”ujar yeoja itu.Ia kemudian bernyanyi
kembali.Namun tetap saja.Nada yang dihasilkan tetap tidak stabil.
“Kau harus menarik
nafas dalam-dalam dan mengeluarkan segenap tenaga pada suaramu untuk
menghasilkan nada yang sesuai.”ujar Ryeowook memberi panutan pada yeoja itu.Si
yeoja perlahan menghirup udara dan menyanyikan nada yang tadi
dinyanyikannya.Dan nada yang dihasilkan sangat memuaskan.
“Nah bagus.seperti
itu yang kukatakan!”ujar pelatih itu puas.Yeoja itu tersenyum bahagia dan
menggenggam tangan Ryeowook tanpa sadar.
“Khamsamida!Khamsamida
oppa!ini semua berkat oppa!Khamsamida.”yeoja itu terus menggenggam tangan
Ryeowook dengan erat.
“Eh..ah tidak aku
hanya memberi hal yang biasa aku lakukan saat bernyanyi dengan nada
tinggi.”Ryeowook berusaha melepaskan tangannya.Tapi yeoja itu terus saja
menggenggamnya erat.
GREK!
“Permisi..maaf
mengganggu.Aku hanya ingin mengan..tar…”tiba-tiba seorang yeoja yang sangat
dikenal oleh Yesung dan Ryeowook masuk kedalam ruang latihan.Yeoja itu membawa
3 buah coffe late ditangannya.Ya.Yeoja itu adalah Ara.Ucapannya terhenti saat
matanya menangkap pemandangan antara Ryeowook dan seorang yeoja yang tak
dikenalnya tengah bergenggaman tangan didalam sana.Ia sedikit menundukkan
kepalanya namun ia tegakkan lagi dan memasang senyum palsu yang dapat menipu
semua orang diwajahnya.
“Maaf mengganggu,Aku
hanya ingin mengantarkan minuman ini pada Ryeowook oppa,Yesung oppa dan Kyuhyun
oppa.”Ara lalu memberikan 2 gelas coffe late pada Yesung.Yang satunya untuk
diberikan pada Kyuhyun karena saat ini ia sedang keluar.Dan Ara memberikan
gelas terakhir pada Ryeowook.Kemudian ia berajak pergi meninggalkan studio
setelah memberi salam pada mereka.
“Ya.Sampai kapan
kalian akan berpegangan tangan terus menerus seperti itu?”ujar Yesung
menyadarkan dua makhluk itu.Mereka terlihat salah tingkah.Yesung menghela
nafasnya.
“Ya,Wookie-ah,bisa
kau ambilkan note sheet ditasku diruang latihan tadi?”ujar Yesung.Ia bermaksud
membiarkan Ryeowook mengejar Ara dan memberinya penjelasan tentang hal yang
baru ia lihat.Ryeowook yang menangkap maksud Yesung,mengangguk dan segera
melangkahkan kakinya keluar studio.
;;;;;;;;
Ara berhenti tepat
didepan pintu keluar gedung SM.Ia menepuk pipinya sendiri untuk menyadarkannya.
“Ayolah Ara!Itu pasti
hanya kesalah pahaman.Ryeowook tidak mungkin mengkhianatimu.Kau tahu
itu.Percayalah!”ujarnya meyakinkan dirinya sendiri.Ia akan melangkahkan kakinya
menuju luar gedung kalau tangannya tidak ditahan oleh seorang namja yang
menjadi objek peyakinannya tadi.Ryeowook.Namja itu datang sambil mengatur
nafasnya.Ia pasti berlari untuk mengejar Ara.
“Tunggu..Ara …Aku
harus menjelaskannya padamu.Yang tadi kau lihat itu hanya kebetulan.Tadi aku
hanya memberikan pelajaran pada yeoja itu dan aku tidak tahu kenapa setelahnya
ia tidak mau melepaskan genggaman tangannya padaku jadi aku..”
“Tidak apa-apa
oppa.Aku mengerti kok.Aku percaya kalau oppa tidak akan menghianatiku.Jadi oppa
tidak perlu khawatir.Sekarang kembalilah kestudio.aku juga harus segera kembali
ke café.Nanti Jongie marah padaku.”ujar Ara sambil tersenyum tulus.Ditatapnya
mata Ryeowook untuk meyakinkan bahwa dirinya tidak apa-apa.
“Ne.Kau hati-hati
dijalan ya.Jangan terlalu memaksakan dirimu bekerja.Nanti kau sakit.”
“Hehehe..Arasseo.sudah
sana kembali ke studio.”
“Ne.”Ryeowook lalu
meninggalkan Ara sendirian dipintu depan.Ara hanya menghela nafasnya.
“Tuh kan.Aku hanya
terlalu banyak berpikir negative.Sudah ah.Aku kembali saja.”Arapun akhirnya
menuju tempat mobilnya diparkirkan dan kembali menuju café.
++++++++
Seorang yeoja dengan
rambut panjang ikal tengah berlari dengan semangat kesebuah rumah seseorang
yang sangat berharga buatnya.Ia kemudian memencet bel rumahnya dan setelah
seseorang yang amat sangat dikenalnya keluar,ia langsung memeluknya.
“Eciiiiiiii
Eonnieeee~”
“Uwaa!Rima!Lepas.Kau
buat sesak tau!”ujar Echi saat yeoja yang bernama Rima itu tiba-tiba saja
menubruk dan memeluknya dengan kuat.Ia dapat melihat senyum penuh kebahagiaan
diwajah Rima.
“Ada apa?Kenapa
sepertinya kau bahagia sekali?”Tanya Echi penuh curiga.Rima kembali tersenyum
gaje.
“Hehe..Tebak!Hari ini
aku bertemu siapa ditempat trainee?”Rima malah membalas pertanyaan Echi dengan
pertanyaan.Membuat Echi bingung karenanya.
“Dengan siapa?”
“Dengan Ryeowook
oppa!”
“He?Ryeowook?”
“Ne!Ia bahkan
mengajariku cara bernyanyi dengan nada tinggi yang benar!Aku juga sempat memegang
tangannya!Kyaaa~Kau tahu betapa bahagianya aku!”
“Tunggu!Rima….kau..Trainee
di..”
“Ne!Aku Trainer di
SMEnt.Hebat bukan?”
Bukannya menjawab
pertanyaan Rima,Echi malah terpaku ditempatnya.Bagaimana tidak?Selama ini ia
mengira kalau temannya itu akan mengambil masa traine di Cube ent atau JYP.Tapi
dugaannya salah.Ternyata ia malah masuk ditempat dimana idolanya bernaung.Super
Junior,SMEnt.
“hei,Chi?Hellooo~Do
you hear me?”Rima berusaha membangunkan Echi yang melamun selama ia bercerita
mengenai bagaimana ia bisa masuk ke SM.Tapi Echi malah melamun.
“Eh?Ah…Chukkae
yo.Sekarang kau jadi bisa lebih dekat dong dengan semua member Suju.”
“Tentu saja!Dan aku
akan membuat Ryeowook oppa memandangku sebagai gadis pujaannya dan akan menjadi
yeojachingunya.Namaku akan terpampang dikoran dan majalah.Kyaa!”
‘Bagaimana kalau ia
sampai tahu kini namja yang diidolakannya itu sudah memiliki kekasih?’batin
Echi.Ia hanya bisa berdoa semoga Rima tidak akan mengetahui perihal hubungan
Ara dengan Ryeowook.
“Eh,ngomong-ngomong
kau sudah debut seagai model majalah CeCi bukan?Jinja!Itukan majalah
terkenal.Aku iri padamu yang bisa langsung mendapatkan tawaran untuk menjadi
model dimajalah itu.Aish!”oceh Rima lagi.Echi hanya tertawa menanggapinya.Mereka
lalu melanjutkan obrolan mereka didalam rumah.Tapi tiba-tiba keasikan mereka
terganggu oleh suara handphone Echi.
Drrrrt…Drrrrrt
‘Pooh Girl is Calling’
‘Ara?Ada apa?’Tanpa
pikir panjang,Echi langsung mengangkat telfonnya.
“Eonnie,kau
dirumah?”
“Ne.Waeyo?”
“Cepat buka
pintunya.Aku sudah didepan rumahmu.”
“eh?”
Echi lalu buru-buru
menuju pintu rumahnya dan membukanya.Didepan pintu ia mendapati gadis yang baru
saja menelfonnya beberapa detik yang lalu tengah tersenyum padanya.
“Eonnie~Chukkaeyo
atas debut pertamamu dimajalah.Aku sudah membaca majalahmu.Dan kau sangat keren
disitu.”
“Aigoo…Kau ini kenapa
harus menelfon sih?Kan ada bel.”
“entah kenapa aku
jadi ingin mendengar suaramu eonnie.Jadi aku telfon saja.Hehe.”
“Ckckck…kau ini.Sudah
masuk dulu.”
“Ah!Kita ketemu
lagi!”
Tiba-tiba saja Rima
yang penasaran dengan apa yang dilakukan Echi mengikutinya dan saat ia melihat
orang yang baru saja datang kerumah Echi merupakan orang yang tadi
ditemuinya,ia langsung berteriak.Sementara Ara kembali mengingat kejadian saat
Rima menggenggam tangan Ryeowook tadi.Sedikit menjadi down.
“Kau pegawai H&G
yang tadi kestudio SM bukan?Ini aku!Gadis yang tadi perpegangan tangan dengan
Ryeowook oppa.Kau ingat?”ujar Rima riang.Ia mendekati Ara dan menggenggam
tangan yeoja itu.Echi yang tidak tahu apa-apa dibuat bingung oleh mereka
berdua.
“Ya,kaukan bekerja di
H&G,berarti kau setiap hari bertemu dengan Jongjin oppa bukan?Kyyaa~Aku iri
padamu.”
“Maaf,tapi…kau
menggenggam tanganku kuat sekali..”ujar Ara saat Rima semakin kuat.Otomatis
Rima melepaskan tangannya.
“Mianhae!Aku tidak
bermaksud!Jongmal mianhae.”
“Gwenchana.Tidak luka
kok.”ujar Ara ringan.
“Ya,kau kan juga
sering bertemu dengan member Suju dicafe?Ayo ceritakan padaku apa-apa saja yang
terjadi didalam!”Rima lalu berlari menuju kamar Echi tempat ia dan Echi tadi
mengobrol.Meninggalkan Arad an Echi dengan segudang pertanyaan.Ara
bertanya-tanya kenapa ia bisa bertemu lagi dengan yeoja itu?Sementara Echi
bertanya ada apa sebenarnya dengan kedua yeoja ini.
“Ya,Eonnie.Dia
siapa?”
“Hmm?Rima?Dia
hoobaeku dikampus dulu.Sekarang ia Trainee di SMEnt.”
“Eh?Dia Trainer SM?”
“Ya.Dia rela berlatih
dengan giat agar bisa masuk ke SM demi bisa bertemu dengan idolnya.Super
Junior.”
“Eh?Dia…ELF?”
“Yup.Atau lebih
tepatnya lagi…Dia Ryeosomnia.Salah satu fans dari namjachingumu sendiri.”jelas
Echi.Ara terdiam beberapa saat.Entah kenapa beribu perasaan buruk
menyerangnya.Ia takut dengan kehadiran yeoja itu.Entah kenapa ia merasa
kalau…yeoja itu akan merebut Ryeowook darinya.
“tenang saja.Aku
yakin yeoja itu tidak akan mengetahui perihal hubungan kalian berdua selama
kalian pandai menyembunyikannya.Jadi kau tenang saja ok.Dan lagi aku tidak
yakin kalau yeoja itu bisa merebut perhatian Ryeowook darimu.”ujar Echi yang
dapat membaca raut khawatir diwajah Ara.Ia merangkul pundak dongsaengnya itu
dan mengajaknya masuk kedalam.
“Gomawo
Eonnie.”ujarnya sambil tersenyum kearah Echi.
?>?>?>>?>?>?>?>?>?>?>?>?>?
Malam pertama Super
Show,terlihat sangat dinantikan oleh banyak ELF.Terlihat dari banyaknya jumlah
orang yang menunggu didepan Seoul indoor stadium hanya untuk menonton konser
mereka.Mereka membawa berbagai macam benda yang akan dilakukan selama konser
berlangsung seperti banner project,boneka,cheering towel dan lain sebagainya.
Ara menunggu bersama
ribuan ELF lainnya didepan tempat konser.Terlihat seragam bertuliskan slogan
‘Super Show 4’dan Lightstick biru yang menggantung dilehernya.Ia tidak ingin
kalau dirinya sampai ketahuan menonton konser oleh Ryeowook.Bahkan ia menyuruh
kedua kakaknya untuk tutup mulut mengenai masalah ini.
“Lho?Unnie yang
tadi?Jadi kau ELF juga?”
Deg!
Ara membalikkan
tubuhnya.Ia kembali bertemu dengan orang yang sebenarnya tidak ingin ditemuinya
beberapa waktu ini.Rima.Ia tampak memegang hand banner Ryeonggu dan Lightstick
dengan Hangeul Ryeowook dilehernya.Ara melupakan bahwa ditempat konser,kau akan
bertemu dengan berbagai macam orang yang mungkin kau kenal dan mungkin
tidak.Contohnya seperti saat ini.
“Ne.Aku penasaran
dengan mereka.makanya aku mecoba menonton konser mereka sekarang.”bohongnya.
“Waah..kebetulan
eonnie.Aku sedang sendiran.Eonnie tidak masalahkan kalau aku ikut menonton
bersamamu?Oh ya.Eonnie duduk disseat apa?”
“Eh?ah..Aku mengambil
seat Festival.”
“Ah!Kita sama!kalau
begitu aku bersama Eonnie saja.”
Ara sebenarnya ingin menolak
ajakan yeoja yang baru dikenalnya beberapa jam yang lalu itu.Tapi ia tidak tahu
kenapa ia menerimanya saja.Sepanjang waktu menunggu konser,Rima terus menerus
menceritakan berbagai hal yang bersangkutan dengan SJ,Super Show ataupun
Ryeowook.Ara sudah mengetahui itu semua.Bahkan ia mengetahui apa yang media
tidak ketahui sekalipun.Wajar saja.Selama 3 tahun ini,ialah yang selalu berada
disamping Ryeowook.Mengikuti apapun yang namja itu lakukan.Tapi ia tidak
mungkin membeberkannya.Itu sama saja dengan ia menggali lubang kuburannya
sendiri.
“Eonnie,ngomong-ngomong
di Super Junior,siapa yang eonnie paling suka?”Tanya Rima penasaran.
“Eh?Kim…”Ara
menghentikan omongannya.Kalau ia bilang Kim Ryeowook,pasti nantinya yeoja ini
akan mengikutinya kemanapun ia pergi.Pasalnya ia merasa tersaingi.Ia berpikir
kembali untuk mengucapkan nama itu.
“Kim?”
“Kim..Jongwoon.Ne.Aku
menyukai Yesung oppa.”
“ahhh~syukurlah.Aku
kira eonnie akan bilang Kim Ryeowook oppa.Ternyata Kim Jongwoon
oppa.Hahaha.Kalau begitu kita ini couple eonnie.”Rima merangkul lengan Ara
dengan kuat.Ia merasa bahagia karena menemukan pair dari biasnya.Sementara
Ara?Ia harus memulai hidup dalam kebohongan lagi dihadapan gadis ini.
****
Setelah 1 jam
menunggu,akhirnya konser Super Junior Super Show 4 in Seoul dimulai juga.Dengan
lagu Superman sebagai opening,9 orang namja yang dianggap sebagai Superman oleh
para ELF muncul satu persatu diatas panggung.Ribuan teriakan ELF terdengar
diseluruh penjuru stadium.Kilauan warna biru Sapphire memenuhi arean konser.
Tapi hal yang paling
dinantikan ELF pastinya adalah Solo stage dari bias mereka
masing-masing.Termasuk dua orang yeoja yang berdiri didekat panggung saat ini.
Tapi ada perbedaan
yang sangat menonjol diantara kedua yeoja itu.Yang satunya berteriak seperti
orang gila saat melihat para namja itu diatas panggung.Sementara yang satu
lagi,ia justru malah diam dan menatap biasa keatas panggung.
“Ya Eonnie!Tidakkah
kau melihat betapa tampannya Ryeowook oppa itu?Kyaaa~Oppa!Neomu joahae
yo!!”teriak Rima (lagi).Ara tidak memperdulikan perkataan Rima.Pandangannya
terfokus pada panggung dan seorang namja yang tadi dibicarakan Rima.Ryeowook.
Ara diam-diam
memperhatikan keadaan Ryeowook malam ini.Ia melihat guratan lelah
diwajahnya.Tapi semua itu tertutupi akan rasa bahagia karena dapat menjalankan
konser untuk yang kesekian kalinya di Seoul.
Drrrrt…Drrrrt…Drrrrrt
Tiba-tiba Ara
merasakan getaran handphone pada saku jaket yang ia kenakan.Iapun meraih
ponselnya dan melihat siapa yang memanggilnya.
Henli is Calling.
Seketika mata Ara
membulat karenanya.Iapun membiarkan panggilan Henry dan kembali focus pada
konser sampai akhirnya Henry mengiriminya sebuat pesan.
From :Henli.
Ya!Ara-ah!Aku tahu kau ada didalam gedung konser.Jangan menganggap
remeh aku.Meskipun kau bilang tidak,tapi kau pasti akan datang dan melihat
suamimu itu disini.Cepat ke backstage.Aku ingin membicarakan sesuatu
padamu!Palli yo babbo yeoja.
“Mwoya ige?Pabbo
yeoja?Ck!Kau kira dirimu itu pintar sekali tuan Lau!”
“He?Siapa?tuan
Lau?”ujar Rima yang kaget mendengar ocehan Ara.Otomatis Ara langsung
menyembunyikan ponselnya dan menatap Rima dengan senyum yang dipaksakan.
“Eh?Haha..bukan.ini
sepupuku yang tinggal di Canada.Ia memintaku untuk pulang sekarang.Aku rasa aku
tidak bisa melanjutkan menonton konser.Anyyeong~”ujar Ara.Ia lalu melesat ke
luar dari arena konser menuju backstage.Ara menggunakan ID card yang diberikan
Jaejin padanya agar ia bisa masuk kebackstage dengan bebasnya.Iapun menuju
tempat dimana Henry menaninya.
“Lama sekali kau
pabbo yeoja!”omelnya begitu Ara tiba didepan kamar ganti mereka.Ara mendengus
sebal.Ia sudah berusaha secepat mungkin kesini tapi ia hanya dihadiahi omelan
dari Henry.Membuat moodnya turun saja.
“Mianhae!Kau pikir
mudan keluar dari ribuan juta manusia didalam sana.Lagi pula untuk apa kau
memanggilku kesini?”
Balasnya kesal.Ia
melipat kedua tangannya didepan dadanya.Henry menggaruk kepalanya yang tidak
gatal.Sepertinya ia hampir saja membangunkan singa yang tengah tertidur.
“Eh..hehe…mian.Umm..itu
aku sebenarnya mau…mencegahmu menonton konser kali ini…”ujae Henry pelan namun
masih bisa didengar oleh Ara.Otomatis Ara memandang Henry dengan sejuta
pertanyaan.Henry kembali salah tingkah.
“Umm..begini…aku
hanya tidak ingin kalau ujung-ujungnya kau dengan hyung jadi bertengkar karena
menonton pertunjukan ini.Jadi….bisa kau pulang sekarang?”ujar Henry lembut.Ia
tidak ingin menyinggung perasaan gadis ini.Sungguh tidak.Ia hanya takut kalau
nantinya apa yang ditakutkan Henry muncul.Ara menatap dalam Henry.Sungguh.Ia
tidak mengerti apa maksud dari namja china didepannya ini.Ia ingin menonton konser
ini.Tapi disisi lain,ia merasa kalau ia memang harus menuruti apa yang
dikatakan oleh Henry.Iapun akhirnya menganggukkan kepalanya pelan.
“Arasseo!Aku tidak tahu apa yang kau bicarakan tapi baiklah.Aku akan pulang”
“Tolong jangan salah
paham Sella.Aku hanya tidak ingin kau bertengkar dengan hyung karena konser
ini.”
“Gwenchana
Henli-ah.Aku akan segera pulang.Jadi kau tidak usah khawatir ne?Kembalilah
keruanganmu.Aku bisa kembali sendiri.”ujar Ara.Ia kemudia berbalik dan
meninggalkan arena konser.
“Aish..kenapa jadi aku yang repot sama hubungan mereka berdua sih?”
++++++++++++++
