Minggu, 29 Januari 2012

LUMINA - *[Part B]*

LUMINA…

Cast : All Suju member  ex.Zhoumi and Henry#mianhae
Genre :Crime,Suspense,action.
Rating :T(teen)
Disclaimer :I don’t the cast.But the story is mine.
Song :t.A.T.u-All About Us.





*****************

*Leeteuk POV*

                Huft…2 hari berturut-turut harus terus melakukan penyelidikan.Rasanya kepalaku mau pecah saja.Kapan kira-kira pembunuh itu bisa berhenti berulah.Apa untungnya coba membunuh orang selain untuk balas dendam.


BRAKK!!


                Tiba-tiba saja pintu dibuka paksa oleh seseorang.Akupun menoleh untuk melihat siapa itu.Dan ternyata dia adalah Shindong yg datang dengan wajah…Panik?

“Ju-Jungsoo!!Yesung..hosh hosh…Yesung..”

“Tenanglah Shindong.Atur nafasmu terlebih dahulu lalu bicaralah..”ujarku padanya.Ia lalu mengatur pasokan udaranya dan mulai berbicara lagi.

“Yesung menghilang!”

“Mwo?Bagaimana bisa?”tanyaku padanya.Bagaimana mungkin ia bisa menghilang?Jelas-jelas tadi  dia masih bersama Shindong.Atau mungkin…

“Shindong…Jangan-jangan Yesung…”

“Ada apa dengan Yesung?”

Tiba-tiba sebuah suara mengintrupsi percakapan kami.Dan begitu berbalik,kulihat Donghae-pemilik suara-itu sudah apa disampingku.Dia menatapku meminta jawaban atas pertanyaannya tadi.Akhirnya dengan berat hati aku mengatakan yg sebenarnya.

“Yesung menghilang..”

“MWO?”

“Yesung menghilang dari kamarnya.Padahal baru beberapa menit kutinggalkan..”ujar Shindong member penjelasan.

Donghae terlihat ingin memukul meja dihadapannya.Tampaknya ia sangat marah sekarang.Jelas saja.Kemarin ia baru saja mendengar berita kalau salah satu sahabatnya meninggal.Dan sekarang ia kehilangan jejak salah satu sahabatnya lagi.

“AAKH!!Sial!”

Donghae beranjak pergi meninggalkan kami.Tapi Shindong menahan tangannya.

“Lepaskan!”

“Tunggu dulu Hae-ah!Aku tau kau saat ini sedang marah.Tapi aku mohon dengarkan aku.Aku menemukan sesuatu ditempat tidur dimana Yesung tadi berada.”

“Lalu apa urusannya denganku?Kalian bisa menanganinya sendiri bukan!”

“Hae!Aku rasa ini adalah pesan dari Yesung untukmu!”

Hae terdiam setelah mendengar perkataan terakhir Shindong.Dia lalu memandang Shindong untuk meminta penjelasan.Sebenarnya aku juga penasaran dengan apa yg dikatakan oleh Shindong tadi.Jadi kuputuskan untuk mendengarkanya.

“Apa maksudmu?”

“Ini.Aku menemukan ini dikamar.”

Shindong lalu mengeluarkan sebuah botol anggur dari dalam jaketnya.Aku hanya menatap heran botol anggur itu.

“Botol anggur?Apa maksud ini?”

“Aku yakin sebelum terjadi sesuatu pada Yesung,ia sempat memegang benda itu.Perhatikan beberapa bekas jarinya yg hitam oleh kertas negative pada kameranya.”

                Ternyata dibotol itu memang ada beberapa bercak hitam berbentuk sidik jari seseorang.Dan aku yakin orang itu adalah Yesung.Siapa lagi orang yg memiliki bekas negative seperti itu pada tanganya kalau bukan Yesung yg hobi memotret.

“Lalu?apa hubungannya dengan semua ini?”

“Mungkin ada petunjuk pada label botol anggur ini…”

                Donghae dan aku memperhatikan label pada botol anggur itu.Pada labelnya terdapan gambar Mata dan sebuah nama anggur itu sendiri.

“Aku tidak mengerti..”

“Anggur ini bernama ‘Zorro’ yg artinya Rubah dalam bahasa Spanyol..”

“Rubah??Apa hubungannya?”

                Kami terdiam sebentar.tiba-tiba suara Handphone Donghae memecahkan suasana hening diantara kami.


“Yeobseyo?”

“…”

“Ya!Jangan sakiti dia!”

“…”

“Apa maumu?”

“…”

“Apa kalau aku melakukannya kau akan membebaskannya?”

“…”

“Baiklah..Akan kuturuti perintahmu..”


“Hae-ah!Ada apa ?”

“Mereka menginginkanku untuk menghentikan penyelidikan ini kalau mau Yesung selamat.Dan mereka memintaku menyerahkan seluruh dokumen kasus ini mala mini juga dipelabuhan..”

“Mwo?Andwae!mana mungkin kita menyerahkan seluruh dokumen ini padanya?Kau gila!”Terak Shindong tidak terima.

“Aku mohon!Nyawa temanku sekarang ini ada pada mereka!”

“Tapi tidak semudah itu juga kami bisa menyerahkan dokumen penting itu padamu!”

                Aku inginsekali membela Donghae.Tapi aku juga membenarkan apa yg diucapkan oleh shindong.Tidak semudah itu memang menyerahkan dokumen penting padanya.Apalagi untuk kepentingan pribadi.

BRUK!

“Aku Mohon!!Ako mohon padamu!!”

                Ya tuhan.Apa yg kau lihat ini benar?Donghae.Dia…Dia rela bersujud didepan Shindong dan aku hanya untuk memohon meminjamkannya dokumen itu.Demi menyelamatkan temannya.

“Hae-ah.Berdirilah.Jangan seperti ini.Ayo kita cari solusi lain untuk menyelamatkan Yesung.”

“Aku mohon!AKU MOHON!AKU MOHON!!”

Kali ini dia tidak hanya memohon.Tapi ia juga menangis.Sebegitu berhargakah Yesung dalam hidupnya hingga ia rela melakukan segala cara.Aku jadi benar-benar tidak tega melihatnya.

“Baikalh.Aku akan memberikan dokumen itu padamu.”ujaku akhirnya.Kulihat Donghae dan Shindong terkejut mendengar keputusanku.

“Jungsoo-ah!KAu sudah gila hah?!”

“Kita tidak punya pilihan Shindong.Setidaknya kali ini kita harus bisa menyelamatkan satu orang.”

“Khamsamida…Khamsamida hyung..”Donghae masih bersujud dihadapanku.Akupun mengangkat bahunya.Menyuruhnya untuk menghentikan semua tindakannya.

“Malam ini…kita bawa Yesung kembali.”

Donghae mengangguk pelan sambil berusaha menghapus air matanya.Rasanya seperti melihat seorang anak kecil yg mainannya berhasil direbut kembali oleh ummanya.



*Leeteuk POV End*

-_-_-_-_-_-_---_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
*Donghae POV*


Saat ini,aku,Leeteuk dan Shindong sedang berada disebuah pelabuhan.Sebenarnya yg ada ditengah-tengah pelabuhan hanya aku.Sementara Leeteuk da Shindong hyung bersmbunyi dan memperhatikan situasi dari tempat lain.Aku menggenggam erat Amplop ditanganku.Didalam amplop ini,terdapat semua data penyelidikan kasus pembunuhan yg selama ini ingin segea diselesaikan.
                Tapi mala mini aku harus menukarnya dengan seorang temanku yg menjadi barang tukarnya.Aku terus melihat jamku dengan gelisa.Takut kalau aku telat.Tapi dugaanku salah saat aku melihat sebuah mobil hitam melintas didepanku.Beberapa menit kemudian ia berhenti.Dan detik itu juga hpku berbunyi.

“Yeobseyo?’’

“Letakan dokumen itu pada kail yg ada dibelakangmu.”perintahnya.Akupun mencari kait yg dimaksud dan menggantungkannya disitu.Lalu tiba-tib kait itu naik dan semakin tinggi keatas box barang-barang disekitarnya.

“Aku sudah melakukannya.Sekarang kembalikan Yesung!”

“…”

“Hoi!Kau masih disana?!”

“khuhkhukhukhu…Lugu sekali kau ini.Baiklah.Aku akan mengembalikannya.Tapi aku tidak bilang padamu kalau aku akan mengembalikannya seperti semula..”

“Apa?”

CKLEK!

 Tiba-tiba saja mobil didepanku itu membuka pintunya.Dan sepertinya ia hendak mengeluarkan sesuatu.


BRUK!!

                Mereka tampak menjatuhkan sesuatu ketanah.Aku tidak bisa melihat dengan jelas.Dari penglihatanku,mereka seperti menjatuhkan seseorang dengan kemeja putih kepinggir jembatan itu.Dan setelah itu mobil itu begegas meninggalkan tempat itu.Tapi saat mobil itu melintas didepanku,aku dapat menangkap seorang namja berambut pirang dengan sorot mata tajam dibalik kacamata hitamnya itu.
                Aku sedikit terkecoh dengannya hingga melupakan seseorang yg mereka lempar keluar tadi.Perlahan aku mendekati tubuh namja itu.Namja itu mengenakan selembar kemeja putih tipis yg penuh dengan bercah-bercak darah.

‘Oh tuhan.Tolong katakana kalau firasatku ini salah..’uajrku dalam hati sambil berusaha menyentuhnya.Dan saat au berhasil menyentuhnya dan membalikkan tubuhnya untuk melihat wajahnya….

“YESUUUNG!!!”

                Kududukkan tubuh Yesung yg sudah kaku itu ditubuhku.Aku berusaha membangunkannya dangen cara menggoyang-goyangkan tubuhnya dan sesekali menepuk pipinya.Tapi hasilnya nihil…
Yesung tidak meresponku…

Tidak akan pernah lagi…

                “Hei.Ini tidak lucu!Ya!Yesung-ah!Kau berhasil menipuku!Kau berhasil Yesung-ah!”Aku mencoba segala cara untuk bisa membangunkanya.Tapi tetap tidak ada reaksi apapun.

“Ya!Yesung-ah!!Ayo lihat aku!Tertawakan aku sepuas hatimu karena kau berhasil menipuku!Ayo Yesung!!YESUNG-AH!!”

                Aku tahu apapun yg kulakukan ini percuma.Yesung sudah tiada.Dia sudah pergi.Menyusul Ryeowook dialam sana.Kupeluk tubuh namja itu.Aku menangis dipelukannya.Mengeluarkan segala kesedihanku.

“Tuhan!Kenapa kau ambil lagi orang yg penting dari hidupku!Kenapa harus mereka?!Kenapa bukan aku saja yg kau ambil!!”Teriakku.

“Yesung-ah.Mianhae…Jeongmal mianhae.Mianhae karena aku tidak bisa melindungimu.Mianhae..Mianhae!!”berulang-ulang kali kuucapkan kata maaf padanya meski kuyakin ia tak akan pernah lagi bisa medengarnya.

                Aku medengar suara derap langkah kaki yg berlari mendekatiku.Aku yakin itu adalah Shindong dan Leeteuk hyung.Tapi aku tidak peduli pada apapun sekarang ini.Aku terus saja menangis didalam pelukan tubuh Yesung yg sudah sangat dingin itu.


*Donghae POV End*

******&&&&&&&&&&&&&&&&&**************&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&*************&

*Leeteuk POV*


                Lagi-lagi kami terlambat.Padahal kami sudah melakukan segalanya.Tapi tetap saja kami masih belum bisa menyelamatkan siapapun.Kemarin Sungmin.Dan sekarang Yesung.Lalu berikutnya siapa?Apakan aku?Yaa..mungkin saja.

Puk

                Seseorang menepuk bahuku.Akupun menoleh untuk melihatnya.

“Hyung.Aku rasa kita sudah berbuat yg terbaik.Walau…hasilnya tidak seperti yg kita inginkan…”

                Ujar Shindong-orang yg menepuk bahuku-berusaha menenangkanku.Tapi kata-kata itu tidak pantas kudapatkan.Donghae lah yg berhak menerimanya.Karena dialah orang yang sangat kehilangan atas kejadian ini.Dia kehilangan satu lagi orang didekatnya.



                Hari ini adalah hari pemakaman Yesung.Hanya beberapa orang yang hadir yang kemungkinan besar adalah teman-teman reporter dan beberapa orang lainnya.Kudengar ia tidak tinggal dengan orang tuanya.Bahkan saudaranya tidak satupun terlihat.Satu-satunya orang yang mungkin dianggap keluarga oleh Yesung adalah Donghae.
               
                Donghae menatap lurus kearah rangkaian bunga dengan foto Yesung ditengah-tengah makam.Tatapannya kosong.Mata itu terus saja mengalirkan bulir-bulir krystal bening dari dalam.Dia sama sekali tidak mau mengucapkan sepatah katapun sejak kemarin.Bahkan Shindong saja begitu memperhatikannya.

                Akhirnya upacara penghormatan terakhir sudah berakhir.Semua pengunjung sudah mulai meninggalkan pemakaman.Kini yang tersisah hanyalah Donghae,Leeteuk,Kyuhyun dan Shindong.


BRUKK

“Donghae!”

“HYAAA!Semua salahku!Salahku!Salahku karena tidak bisa melindungnya!”Jerit Donghae sambil terus mengais tanah pemakaman dengan tangannya.Tidak diperdulikannya jas hitamnya penuh dengan tanah.Dia bersujut didepan makam yesung.Meraung-raung seperti orang gila.Tapi aku membiarkannya.Sudah sepantasnya ia menjadi seperti itu.

“Hyu-“

Kutahan Kyuhyun yg ingin meraih Donghae.Kugelengkan kepalaku.Mengisyaratkan untuk membiarkannya sejenak.Membiarkannya menenangkan kesedihannya yg sedang meluap saat ini.

“Kita biarkan dia dulu sendiri.Dia butuh ketenangan.”

                Akhirnya,Kyuhyun,dan Shindong meninggalkan Donghae sendirian.


*Leeteuk POV End*



^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


*Eunhyuk POV*


                Entah setan apa yg merasukiku,aku mengikuti namja itu kesebuah pemakaman umum dipinggir kota.Ya.Lee Donghae.Namja yang kemarin menemuiku demi menyelamatkan nyawa temannya.Tapi percuma karena aku sudah menghabisinya terlebih dahulu.Aku bukan orang bodoh yg bisa meninggalkan bukti hidup secara bebas.

...Suatu saat…Kau..akan menyesal…”

DEG!

Tiba-tiba saja kata-kata yg diucapkan Yesung sebelum akhirnya ia menghembuskan nafas terakhirnya terlintas dikepalaku.Menyesal?Menyesal karena apa?Arrgh!sial!kenapa aku jadi pusing begini?
Haah sudahlah.Lebih baik aku segera pulang keapartemenku dan menghilangkan pusing dikepalaku ini.

Drrrt….Drrrt…

Aish!Ini siapa lagi?untung udah disilent mode.Kalau tidak pasti polisi-polisi itu akan langsung mendatangiku.

“Yoboseyo?”

“Aku punya permintaan…”

“Nugu?”

“Aku ingin kau juga menghabisi seluruh polisi-polisi itu.”

“Untuk apa kau memintaku menghabisi mereka?”

“hmm…untuk apa?Aku hanya membenci mereka dan ingin memusnahkan mereka.Apa ada yg salah?”

Haaah…menyusahkan saja.Permintaan tamak dari orang-orang yg merasa dirinya hebat dan meyingkirkan siapapun orang yg tidak disukainya.Sifat manusia yg sangat kubenci.

“Baiklah.Kapan?”

“Secepatnya.Aku sudah tidak tahan melihat wajah memuakkan mereka.untuk masalah imbalan,kau bisa minta sebanyak yg kau mau.”

“Aku mengerti.Aku akan membereskan mereka sekarang juga.”

“khukhhku…aku suka cra kerjamu yg cepat Eunhyuk-sshi.Kau memang senjata yg berbahaya.”

                Ya.Dan suatu saat aku juga akan membunuhmu karena aku sudah muak menjadi kaki tanganmu.

“Baiklah.Aku mengharapkan berita bagus lainnya darimu.”

Klik.

 Sambungan akhirnya terputus.Akupun memasukan handphone-ku kedalam saku mantel yg kukenakan.Aku hendak beranjak meninggalkan pemakaman dan menjalankan rencana berikutnya.

“Target berikutnya…Leeteuk-sshi…”



*Eunhyuk POV End*


********************************


*Leeteuk POV*


                Hujan.Malam ini kota Seoul dilanda hujan yg sangat lebat.Mungkin langit tengah bersedih atas apa yg terjadi hari ini hingga ia menjatuhkan butiran-butiran air matanya.Saat ini aku sedang dalam perjalanan kembali kekantorku.Melanjutkan segala pekerjaan yg tertinggal.Dan juga menyiapkan diri untuk menerima konsekuensi atas hilangnya data-data penting itu.Haah…kapan semua ini akan selesai.

“Leeteuk hyung.Sebaiknya kau istirahat saja.Kau kelihatan sangat lelah.”

“Ani Shindong-ah.Aku tidak bisa beristirahat.Masih banyak pekerjaan yg harus dikerjakan.”

Shindong tidak membalas perkataanku.Ia mungkin mengerti keadaan ini.Keadaan dimana kita memang harus terus terjaga.
               
“Hyung…kita diikuti.”

                Aku pun melihat kearah kaca mobil yg memantulkan gambar dibelakang mobil kami.Dan benar saja.Sebuah mobil hitam terlihat tengah berada dibelakang mobil kami.Dia mengejar kami meski kami sudah berulang kali menambah kecepatan mobil.

“Hyung.Kencangkan sabukmu.Aku akan sedikit mengebut lagi.”

                Aku mengangguk dan segera mengencangkan sabukku dan tanganku berusaha mencari tempt untuk menahan tubuhku agar tidak bergeser.Shindong dengan segera menambah kecepatannya.Ia melintasi jalan yg cukup sepi.Sehingga tidak akan membahayakan siapapun karena kecepatannya.

                Tapi sepertinya percuma saja.Sudah sejam kami berusaha mengecohnya,ia tetap masih setia berada dibelakang kami.

“Aish!Sial!Dia masih mengikuti kita!”

“Shindong-ah!Awas didepan!”
“MWO?!”

CKIIIIIEEEET!!!!

                Huft..Hampir saja Shindong menambrak mobil didepan kami.Tapi kelegaan kami ternyata harus berakhir sampai disini.Karena mobil yg mengikuti kami masih setia berada dibelakang kami dan ia….semakin mendekat?

“Hyung..Aku punya perasaan tida enak.”

“Shindong!Cepat kabur dari sini!”

                Aku akhirnya menyadari apa yg akan dilakukan mobil itu selanjutnya.Aku yg panic langsung berusaha membuka pintu mobil.Tapi…

BRUK!!BRUK!

Tiba-tiba saja 2 buah mobil datang dan menahan pintu mobil kami sehingga kami tidak bisa membuka pintu mobilku.Mobil dibelakang kami semakin mendekat.Kali ini aku benar-benar merasa akan menemui ajalku.

“Shindong merunduk!”

DUAKK!!

Mobil itu akhirnya menabrak kami.Dan mobil kami kini semakin mendekat kemobil didepan kami yg membawa kawat-kawat besi dibelakangnya.Dan pada akhirnya…

PRANG!!CRAASH!!


*Leeteuk POV end*

                __________________________________________________

*Eunhyuk POV*


                Aku terus mengejar mobil Putih didepanku.Meski mereka berulang kali berusaha mengecohku,tapi percuma saja.Aku tetap bisa kembali mengejar mereka.

                Mereka kini terjebak kemacetan dan kini berhenti dibelakang sebuah mobil yg tengah mengangkut banyak kawat-kawat besi panjang yg siap menusuk siapa saja yg berada dibelakangnya.Aku memajukan mobilku untuk menambrak mereka.Tapi resiko yg paling aku khawatirkan adalah kalau mereka menyadari rencanaku dan kabur dari dalam mobil.Meski aku bisa membunuh mereka saat mereka hendak kabur.Tapi kalau gagal?aku akan ketahuan!

BRAK!BRAKK!

                Tiba-tiba dua buah mobil hitam datang dan menghimpit pintu mobil mereka.Siapa mereka?Ah…ini kesempatanku untuk melaksanakan rencanaku.Aku menambahkan kecepatan mobilku.Bisa kulihat kalau Leeteuk dan temannya sedang panic didalam mobil yg mengurung mereka.Tapi kalian tidak akan kemana-mana karena…

PRAAANG!!CRAASHH!

                Kawat-kawat besi itu menembus kedalam mobil mereka hinggal menghancurkan kaca belakang mereka.Dan dari ujung kawat-kawat besi yg kulihat,terdapat bercak-bercak berwarna merah pekat yg membekas.Darah.

“2 ekor,sudah diatasi…”


*Eunhyuk POV End*


*******************************





Rabu, 18 Januari 2012

Super Junior K.R.Y - { Reminiscence }





boiji anh-ni naye dwiie sumeoseo barameul pihae jameul ja-go it-janha
ttatteuthan haessal naeryeo-omyeon kkael-kkeoya jo-geumman gidaryeo

kyeoulomyeoneun uri du-riseo hangsang wah-sseot-deon badatka
shirin baramkwah hayan padoneun yejeon geudaero yeot-jiman
naye gyeoteseo jaejal-keorideon neoye hae-malgdeon geumoseub
ijen chajeul su eopt-ke dweheosseo

amudo eom-neun gyeoulye badatka neomuna seulpeoboinda-go
uri-ga pada gyeoteseo chinguga dweh-ja-go
nae deunge sumeo barameul pihal ttae ni cha-geun gidoreul deu-reot-ji
eonjena neoye gyeote uri hangsang hamkke hae talla-go

keochin pado-ga nae-ge mu-reot-ji
waeh honjaman on geonya-go neon eodi-l ka-nnya-go

boiji anh-ni naye dwiie sumeoseo barameul pihae jameul ja-go it-janha
ttatteuthan haessal naeryeo-omyeon kkael-kkeoya jo-geumman gidaryeo

tashineun neoreul bol su eopseul keoraneun yaegireul chama hal sun eop-seosseo
hajiman nado mollae heu-llin nun-mul deul-gin geoya

keunyeol jeoldaero chajeul su eopt-da-go
nareul seuchyeo-gat-deon barami marhae-nnabwah
eodi-l-kado keunyeo moseub bol suga eopt-da-go
nae-ge marhae-nnabwah eodi-l-ka-nnya-go ma-reul hara-go
jakkuman jaechokhadeon bada-ga kyeol-kugen nacheoreom nun-mu-ri dwehkoya marasseo

hayahke naerin badaye nun-mu-llo ni moseummandeu-reo
keu gyeoteseo nuwo ne ireumeul bu-lleobwah-sseo hokshi neo bol-kkabwah

no-gabeoril-kka keokjeon-gi dwaeh-nnabwah haessa-reul karin gureum tteonajiranh-janha

*neo-yeom-neun bada nun-mu-lloman sal-ket-ji geochi-reun pado nareul won-mang-hamyeonseo
neo eobshi honja chajaoji malla-go neol deryeo-ora-go

ni moseub bol su eopt-da haedo nan ara
naebo-re daheun hayan hambannun chokchokhan neoye ibmajchumkwah nun-mu-riraneun geol

* repeat


=====


보이지 않니 나의 뒤에 숨어서 바람을 피해 잠을 자고 있잖아
따뜻한 햇살 내려오면 깰꺼야 조금만 기다려

겨울오면은 우리 둘이서 항상 왔었던 바닷가
시린 바람과 하얀 파도는 예전 그대로 였지만
나의 곁에서 재잘거리던 너의 해맑던 그모습
이젠 찾을 수 없게 되었어

아무도 없는 겨울의 바닷가 너무나 슬퍼보인다고
우리가 바다 곁에서 친구가 되자고
내 등에 숨어 바람을 피할 때 니 작은 기도를 들었지
언제나 너의 곁에 우리 항상 함께 해 달라고

거친 파도가 나에게 물었지
왜 혼자만 온 거냐고 넌 어딜 갔냐고

보이지 않니 나의 뒤에 숨어서 바람을 피해 잠을 자고 있잖아
따뜻한 햇살 내려오면 깰꺼야 조금만 기다려
다시는 너를 볼 수 없을 거라는 얘기를 차마 할 순 없었어
하지만 나도 몰래 흘린 눈물 들킨 거야

그녈 절대로 찾을 수 없다고
나를 스쳐갔던 바람이 말했나봐
어딜가도 그녀 모습 볼 수가 없다고
내게 말했나봐 어딜갔냐고 말을 하라고
자꾸만 재촉하던 바다가 결국엔 나처럼 눈물이 되고야 말았어

하얗게 내린 바다의 눈물로 니 모습 만들어
그 곁에서 누워 네 이름을 불러봤어 혹시 너 볼까봐

녹아버릴까 걱정이 됐나봐 햇살을 가린 구름 떠나질 않잖아

*너없는 바다 눈물로만 살겠지 거칠은 파도 나를 원망하면서
너 없이 혼자 찾아오지 말라고 널 데려오라고

니 모습 볼 수 없다 해도 난 알아
내볼에 닿은 하얀 함박눈 촉촉한 너의 입맞춤과 눈물이라는 걸

* 반복

Selasa, 17 Januari 2012

Welcome to RyeoRa's Teritory ^^




Annyeong~

Selamat Datang di Dunia kecil ku dan Ryeowook in :D
nan Ara imnida.16 y.o
Saat ini sudah duduk dikelas XI SMA ^^.
Seorang gadis yg bermimpi bisa ikut nonton Super Show suatu saat nanti T^T
Kehidupan SMA membatasiku untuk bisa ikut dlam lautan Sapphire Blue itu#mewek.com
Tapi setiap kejadian pasti ada hikmahnya#contek siwon#plakk
Well,udah cukup basa-basi dan cuap2 mengenai kegalauan aq disini.:D
Di-Blog ini,aq sering men-shareing fanfiction2 karya aku sendiri.Memang beberapa udh pernah aku posting di-FB aq.Tapi nantinya ada beberapa ff yg akan aku buat khusus untuk diposting disini aja ^^
Sebenarnya aku ga gitu peduli sama masalah 'Silent reader'.Tapi ada baiknya kalau readers sekalian meninggalkan barang jejak di-blog aku ini.Tapi kalau ga mau ya sudah tidak apa-apa :))

TAPI....
   Aku paling benci sama yg namanya Plagiatisme.Dulu aku juga pernah kena masalah plagiat.Dengan cara mengaku2 kalau ff yg aku post diblog lama aq itu hasil jerih payahnya dan aku dibilang copas dri blognya.Padahal aqnya ga pernah buka blognya itu -_-''
Oleh karena itu,aq ngizinin para guest sekalian untuk mengkopi ff aq.Tapi aku minta tolong banget ya.Take with full credit.:))
Ok.Cukup cuap2*lagi* tentang rules disini ^^
Enjoy~



X18X-Part 5 {Pierrot}

X18X





Genre                        : Crime,Suspense.

Rating            : Ini yg aku ga tau ==’

Disclaimer    :Ide utama dari ff ini aku dapatkan dari beberapa film suspense seperti “Bloody Monday”dan sebagian lagi aku dapat dari manga “meitantei Conan”..^^.Jadi kalau menemukan beberapa kode/kejadian yg mirip,itu memang sumberx dari yg diatas tadi.^-^.*saia mnggunakan sistim dialog.krna lbh mudh*


Cast~


Leeteuk         as        Dennis                                             

Heechul         as        Casey                                             

Hankyung     as        Joshua.                                             

Yesung           as        Jerome.

Shindong      as        Mathew

Zhoumi          as        Wolfer

Kangin           as        Jordan

Sungmin       as        Vincent

Eunhyuk       as        Spencer

Donghae       as        Aiden

Siwon            as        Andrew

Ryeowook    as        Nathan

Kibum            as        Bryan

Kyuhyun      as        Marcus

Henry         as        Henry

Ara             as        Seba

Leon           as        Jey/Jenney

Vivi             as        Violet/V


~X18~


*{Pierrot}*


~$*Preview*$~



10 Second Before Explode…


***

“Sebentar lagi dia akan melancarkan aksinya..”

***

7 Second before explode…

***

“Cepat!Kita Harus sampai disana sebelum waktunya!!”

***

3 Second Before Explode…

***

“Kenapa Lift ini jalannya lama sekali???”

***

1 Second Before Explode…

***


“Welcome….My Night Fellow…”

***


“BLAAAAARRRR!!!!’





~X18X~


{Pierrot}


“Apa?!Sudah Dimulai??!!”

Kitami :”Miyamoto-san!Tambah kecepatan!!”

Miura :” Haaah…Sudah terlambat rupanya.Kalau saja Akira-san cepat berpikir,kita pasti tepat waktu.”

Miyamoto :”Tapi….Bagaimana caranya dia mengetahui kalau bintang merah itu adalah Menara Tokyo?”

Miura :”Sebenarnya itu mudah saja dengan cara mengaitkan seluruh hint yang ada pada surat itu.”

Kitami :”Hint?”

Miura :” Ya.Hint pertama.Puncak bintang merah yang berada di Tokyo.Kata-kata puncak jelas sekali menunjukan sebuah tempat tinggi.Dan kata-kata ‘Bintang merah’.Menunjukan kalau tempat yang dimaksu itu berwarna merah dan bintang menunjukan langit karena bintang hanya dapat dilihat dilangit dan tempat yang paling strategis untuk melihat bintang meskipun ada disiang hari adalah menara Tokyo.”

Miyamoto :”Tapi ketua!Bisa saja tempat itu adalah gedung yang lain yang juga berwarna merah atau…”

Miura :”Kemungkinan besar serangan mereka kali ini hanya untuk menarik perhatian kita pada mereka.Dan pastinya seluruh penduduk Jepang.Terutama Tokyo.Jadi…tempat yang berwarna merah.pencakar langit dan dengan kapasitas keramaian tertinggi adalah…”

Kitami :”Menara Tokyo…”

Miyamoto :”Akh!!Sial!Apa sebenarnya yang direncanakan oleh mereka saat ini?”

Miura :”Ntahlah…”


Drrrt…Drrrt….Drrrt.

Miura :” Ya dengan Kepala penyelidikan THIRD-I Miura desu….Nani!Kami akan segera kesana!”

Kitami:”Ada apa lagi ketua?”

Miura :” Telpon dari petugas kepolisian yang mengawasi menara Tokyo.Mereka melaporkan  kalau Bom berasal Dari ruang kendali Lift.”

Miyamoto :”Jadi mereka benar-benar sudah  meledakkannya…”

Miura :”Yah…Festivalnya sudah dimulai…”






-“-‘----Tokyo Tower----‘-‘’-



Haruma :”Aish….Ada apa sih?Adududuh…Kepalaku terbentur.Kurara-san.Kau tidak apa-apa?”

Seba :”Auh…Sakit!Ya.Apa terjadi sesuatu?Liftnya berhenti.”

Haruma :”Apa kita terjebak disini?”


Dook..Dokk..Dokk.

“Apa Ada orang dibawah sana?Tolong jawab jika iya!”

Haruma :”Haii!Ada orang disini.Tolong keluarkan kami!”

.
.
.
.
TIK…tik…tik…tik…          






Seba :”Haruma-kun.Bisa tolong tenang sebentar?”

Haruma :”Eh?”

Seba :”Sssstt!”
.
.
.
.
Tik…tik…tik…
.
.
.
Seba :”Haruma-kun,maukah kau menjadi pijakanku untuk membuka pintu atas lift ini?”

Haruma :”Ha?”

Seba :”Aku akan lepas sepatu.”

Haruma :”Kau gila.”

Seba :”Tidak aku waras.Sudah cepat.Dan jangan melihat keatas atau kupukul kau!’’

Haruma :”Ah…eh..um Iya.”

                Haruma yang entah kerasukan apa langsung menuruti gadis itu tanpa protes lagi.Dan…

Hup!

Seba menaiki punggung Haruma dan membuka pintu atas Lift.


Track!Sreg!


Seba :”Aish! Gelap sekali disini!”

Haruma :”Memangnya ada apa sih?Ak…Ah..Telfonku berbunyi.Moshi moshi…Ah..Ayah.Yah.Aku memang terjebak didalam lift…Ledakan?..Aku baik-baik saja.Ah..Kurara-san,Bagaimana denganmu?Apa ada masalah?”

Seba :”…”

Haruma :”Kurara-san?”

Seba :”Haruma-kun….Ada bom disini.”




@Seba POV@


“Haruma-kun….Ada bom disini.”

                Haaah…Sudah kuduga Mark pasti akan meletakannya disini.Nah…Sekarang tinggal menjinakkan bom ini dan meninggalkan tempat ini.

“A..Apa!Bom?Kau yakin kurara-san?”

                Haissh!Anak ini!tentu saja aku yakin.Sudah jelas bom ini hasil rakitanku.Bersabarlah Seba.

“Ne..Ini bom asli.”

“Kalau begiu kita harus keluar dari sini secepatnya!”

“Jangan!Bom ini dilengkapi dengan radar suara dan pemicu jarak jauh.Kalau ia tidak mendengar suara kita lagi,dia akan meledakan bom ini dari jarak jauh.”

                Pemicu jarak jauh…Mereka tidak akan menyalakannya selama tidak kuperintahkan.

“Jadi apa yang harus kita klakukan?membiarkan bom ini meledak?”

                Anak ini otaknya sudah tersumbat sesuatu atau apa?aku tidak mau mati konyol disini bersamamu.Matipun aku masih lebih memilih menembak kepalaku sendiri dari pada mati dengan bom yang kurakit sendiri.

“Jangan panik.Suruh ayahmu mengantarkan alat-alat untuk menjinakkan bom kesini.Kurasa aku masih bisa menjinakkannya.”



X*Seba POV End*X



XXXXXX




Seba :”Jangan Panik.Suruh ayahmu mengatarkan alat-alat untuk menjinakkan bom kesini.Kurasa ak masih bisa menjinakkannya.”

Haruma :”APA!”

Seba :”sudah lakukan saja.Apa kau lebih memilih mati konyol disini ?”

Haruma :”Kalau itu berguna bagi Negara tidak masalah…”

Seba :”Kau ini idiot ya?Aku masih ingin hidup!Cepat lakukan!”

‘Kemana perginya kurara yang manis dan lembut yang kemari?’Batin Haruma.Ia pun menelpon ayahnya diluar sana.


@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@



~OutSide ~


Miura :”NANI!Alat penjinak bom?Apa kau sudah kehilangan akal pikiranmu Haruma?”

Haruma :”ayah…Ini demi menyelamatkan menara Tokyo.Dan juga…aku.”

Miura :”….Baiklah.Tapi kami akan tetap memandumu.”

Haruma :”Arigato..Ayah…”


…………


Kitami :”Jadi kita akan masuk kedalam ketua?”

Miura :”Tidak!Bom itu sudah dilengkapi dengan radar pendeteksi suara.Dan pemicu jarak jauh.Jadi kita tidak dapat berbuat banyak.Kirim Alat penjinak bom pada anakku didalam sana.Kita lebih baik menyerahkan semuanya pada dia.”

Miyamoto :”Tapi itu terlalu berbahaya ketua!”

Miura :”Kita tidak punya pilihan lain…Cepat lakukan..”

Miyamoto :”…..Wakarimashita..”




xxXxx



Seba :”Yak!Sedikit lagi…dan…Dapat!Aku sudah dapat tasnya!”

Haruma :”Kurara-san.Tolong dengarkan instruksi dari Kitami-san,ok?”

Seba :”Haaii~”

Kitami :”Ok…Sebelum itu,tolong pakai kacamata infrared yang ada disana.Carilah kabel yang sensitive terhadap cahaya dan putuskan sambungannya untuk mencegah  tegangan secara tiba-tiba saat terkena cahaya lampu.”

Tes!Kabel tepotong.

Kitami :”Lalu potong kabel berwarna putih yang berada ditengah-tengah bom.Itu adalah kabel penahan daya listrik pada bom.”

Tes!

Seba :”ups…Sepertinya itu memicu daya tegangan listrik pada kabel yang lain.Pasang Stopper pada bagian tengah badan bom.”


Trek!Trek!Tes!

Kitami :”Hei..Kalian sudah berhasil menjinakkan bomnya?”

Seba :”…”

Haruma :”Kurara-san?”

Seba :”Dear my Special Fellow~

                Aku senang kalian menikmati festival yang kami sajikan.Tapi ini belum selesai.Karena pada saat matahari tersenyum cerah memberi tatapan hangat demi menyambut kedatangan kalian besok,maka acara utama akan kamu mulai.Kami menantikan kehadiran kalian.Para tamu terhormat kami dimeja bundar istimewa kami.Kami semua menunggu kalian dikursi ke-58
Salam….X18X.”



Haruma :”Apa yang kau katakana?”

Seba :”Itu yang tertera pada panel LCD ini.”

Haruma :”Panel LCD?”

Seba :”Ya..Ini artinya besok masih ada bom yang akan siap meledak.”

Haruma :”AAAH!Sial!Lalu bagaimana dengan..”

Seba :”Tenang saja.Bom ini sudah aku jinakkan.”

Haruma :”Huft…setidaknyakita bisa keluar dari sini.”



*************************************************************************************


*After Accident*



Haruma :”ada apa ayah?Kenapa tiba-tiba memanggilku kemari?”

Miura :”Haruma…Aku ingin kau…Membantu ayah.”

Haruma :”Membantu?membantu apa ayah?”

Miura :”Kau tahu pencuri sekaligus terrorist yang bernama ‘X18X’?”

Haruma :”Tentu saja.Mereka adalah kawanan pencuri paling dicari diseluruh dunia.Mereka sudah sangat sering mencuri permata-permata yang rata-rata adalah permata ‘Big Jewel’ yang tersebar diseluruh dunia.Permata yang baru saja mereka curi adalah Crystal Tears dan purple nail.”

Miura :”Tepat.Dan sekarang mereka berada di Jepang.”

Haruma :”Apa?”

Miura :” yah…kasus bom yang baru saja kau alami adalah ulah mereka.Menurut dugaan sementara mereka berada di Jepang untuk mengincar Virus  B.X”

Haruma :”Virus…B.X?”

Miura :”Ya.Virus B.X Atau Bloody X.Virus mematikan yang permah meneror Jepang dahulu.Virus yang saat ini masih diteliti penawarnya.Meski sudah beberapa kali dilakukan experiment untuk menentukan asal virus ini,tetap saja.Virus ini sama sekali tidak diketahui penawarnya.”

Haruma :”Jadi?”

Miura :”Aku meminta bantuanmu untuk melacak beberapa membernya.Dan menurut petunjuk yang berhasil kami kumpulkan sementara,mereka berada disekitarmu.”

Haruma :”!”

Miura :”Kami meminta bantuan dari anggota CIA yang pernah terlibat dengan mereka dulu.”

Haruma :”Baiklah.Apa yang harus aku lakukan?”

Miura:” Aku ingin kau menelit hasil rekaman video saat kejadian permata crystal tearts yang dicuri di Russia.”

Haruma :”Baiklah ayah.”


CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC


~*Tokyo High School – Com.Laboratorium -*~


Takeru :”Hooi!Haruma apa yang sedang kau lakukan?”

Haruma :”Ah..Aku kira hantu.Ternyata kamu.”

Takeru :”Sembarangan!Ngomong-ngomong kau sedang apa?”

Haruma :”Hmm..ini.Ayahku menyuruhku memeriksa video ini.Tapi sudah berkali-kali kucek tetap saja tidak ada yang aneh dari video ini.”

Takeru :”Ummm….Ah..Inikan.!”

Haruma :”video saat para pencuri X18X mencuri permata Crystal Tearts di Russia saat natal.”

Takeru :”Hmm……..

…Are?Coba diputar ulang adegan yang tadi.”

Haruma :”Umm??”

Takeru :”….Ah!Stop!”

Haruma :”Hmm?Memang ada apa dengan ini?”

Takeru :” Ini…Rasanya aku sangat familiar dengan wajah ini.Ah…Bisa kau perbesar dan perjelas gambar wajahnya?”

Haruma :”Tentu.”


CtekCtek!Klik!klik!


                Haruma pun berusaha membesarkan gambar wajah yang ditunjuk oleh Takeru .Lalu saat wajah itu sudah sangat terlihat jelas,mereka berdua saling bertatapan tidak percaya.

Haruma :”Takeru….Dia ini kan….Kurara??”


XXXXXXXXX


Seba :”Eh?Natal?

Haruma :”Saat natal,Apa yang saat itu kau lakukan?”

Seba :”Umm…Natal tahun lalu sih aku hanya dirumah dengan semua hyungku sambil menonton video yang kupinjam dirental video.Itu saja.”

Haruma :”boleh aku tahu nama Rental tersebut?”

Seba :”Boleh saja sih.Tapi untuk apa?”


Haruma :”Bukan apa-apa.Saudaraku yang tinggal dikorea baru saja pindah.Lalu dia bertanya padaku dimana tempat rental video yang bagus.”

Seba :”Ah…begitu.Namanya adalah xxxxxx.Tempatnya didaerah busan.”

Haruma :”Ok.Sankyuu.”

Harma pun meninggalkan Seba dikelas.Lalu saat Haruma sudah benar-benar hilang dari kelas,Seba berguman sendiri.

“Sepertinya aku harus ubah rencana…”


XxXxXxXxXxXxXxXxXxXxx


Takeru :”Bagaimana?”

Haruma :”Sepertinya bukan.Dia bilang pada saat itu dia sedang bersama kakaknya menonton video yang disewanya disebuah rental.Dan setelah kucek  video yang ada ditoko itu,ternyata benar kalau saat itu dia memang ada disana.”

Takeru :”Aish!”

                                Mereka berpikir sebentar untk menemukan jalan keluarnya.Dan akhirnya Takeru membuka mulutnya.

Takeru :”Matte…Haruma.Kau bilang saat itu pemberkatan natal digereja bukan?”

Haruma :”Ya.Lalu?”

Takeru :”Sepertinya dugan kita tidak salah.Karena natal dirusia itu..”


________________________________________________________________________________-


CKLEKK!


Seba :”Ah..Haruma-kun.Kau sedang apa disini?”

Haruma :”Tidak ad.Hanya ingin mengunjungimu.”

Seba :”Ah..Kau ini mau kemari gak  bilang dulu.Ayo masuk.”

Haruma :”Sankyuu.”

                Hari ini Haruma berkunjung keApartemen tempat Kurara tinggal hanya untuk memastikan satu hal.Memastikan kalau apa yang Takeru katakan itu tidak benar.

Seba :”Hari ini semua hyungku sedang pergi.Jadi tidak masalahkan kalau hanya berdua denganku?”

Haruma:”Tidak masalah.Oh ya.Sebelumnya ada yang ingin aku tanyakan padamu.Mengenai pertanyaanku yang lalu..”

Seba :”Umm?”

Haruma :”ayahku mencurigai kalau diantara semua temanku,ada salah satu yang merupakan anggota X18X.”

Seba :”Hee~Jadi kau mencurigaiku?”

Haruma :”Ah…Bukan begitu ano..itu..”

Seba :”Sudah kukatakan bukan.Pada saat itu aku sedang menonton video sewaan dirumah bersama kedua hyungku.”

Haruma :”Yah…itu memang benar.Tapi pernyataan itu sama sekali tidak memiliki arti penting pada umumnya. Karena…
                Natal Di Russia bukan dilakukan pada tanggal 25 desember.Melainkan pada tanggal 7 Januari.”

                Seba terlihat sedikit kaget.Namun ia berhasil menutupi rasa kagetnya dan tetap memasang wajah tenang.

Haruma :’’Pertanyaan yang seharusnya aku lontarkan adalah…Apa yang kau lakukan pada tanggal 7 Januari…tahun ini Kurara-san??”

Seba tetap memasang wajah tenang.Tidak tampak sedikitpun rasa takut diwajahnya.

Haruma :”Dimana saat itu kau..Kurara-san?”

Seba lalu beranjak menuju meja kecil didepan jendela besar dan mengambil sesuatu dari tas tanganya.

Seba :”Aku?...Hem..Saat itu aku..sedang menikmati indahnya malam natal bersama semua keluargaku..”

Seba lalu mengacungkan benda yang diambilnya dari tas tangannya kepada Haruma.

Seba :”Aku…Sedang menikmati indahnya festival yang disiapkan hyungku.Didalam gereja yang kau lihat divideo itu…”







#################################TBC#################################################


Senin, 16 Januari 2012

X18X-Part 4 {Sakura Country}

~X18X~

Genre         :        Crime,Suspense.

Rating        :        Duno ~_~.

Disclaimer    :Ide utama dari ff ini aku dapatkan dari beberapa film suspense seperti “Bloody Monday”dan sebagian lagi aku dapat dari manga “meitantei Conan”..^^.Jadi kalau menemukan beberapa kode/kejadian yg mirip,itu memang sumberx dari yg diatas tadi.^-^.*saia mnggunakan sistim dialog.krna lbh mudh*

Cast~
Leeteuk         as        Dennis                                              

Heechul         as        Casey                                               

Hankyung     as        Joshua.                                           

Yesung           as        Jerome.

Shindong      as        Mathew

Zhoumi          as        Wolfer

Kangin           as        Jordan

Sungmin       as        Vincent

Eunhyuk       as        Spencer

Donghae       as        Aiden

Siwon            as        Andrew

Ryeowook    as        Nathan

Kibum            as        Bryan

Kyuhyun       as        Marcus

Henry            as        Henry

Ara                as        Seba

Leon              as        Jey/Jenney

 Vivi              as        Violet/V





~PreView Last Part~




Hmm..Pencuri pro?Kuakui kalian memang hebat karena sampai ICHPO-pun tidak berhasil menangai kalian.Tapi aku bersumpah akan mengubur kalian hidup-hidup dalam sebuah pemakaman bernama ‘Penjara’ .Dan selama aku masih hidup,aku akan terus member kalian.Terutama kau….Cold Blooded Snipper…Jangan lupakan pertempuran kita dulu..”


********

“KAPTEN!!Saya berhasil menemukan 1 dari mereka Kapten!!Sekarang posisi saya berada diujung lorong ventilasi lantai 4!!”

*********

“Bodoh!!Dia pasti masih ada didekatmu!!Dia ada didekatmu!!”

**********

“Tapi Kapten.Aku tida berhasil menemukanya!!Diman dia sebenarnya??!!”
*******

“K-KAU-!!’

******

“…aku dengar kalau sekarang ada anggota CIA yg akan mencoba menangkap mereka!!”

*******

”Aish!!!Para polisi itu!!Mereka memanggil CIA!!”

*****

”Jangan bilang kalau orang itu..”

******





~X18X~
*[Sakura Country]*




^Markas Kepolisian Seoul^



                Tok…Tok…Tok
Kevin:”Hyung.ada yg ingin bertemu denganmu..”

Kibum :”Ya.Masuk saja.”

Cklekk.Kevin memasuki ruangan kerja Kibum.

Kibum :”hm??Siapa Mereka Kevin??”Ujarnya sambil menatap ke-5 namja yg kin berdiri didepan pintu ruangannya.

Kevin :”Ah…Mereka ini CIA yg datang khusus dari Amerika yg ditugskan untuk menyelidiki para kelompok perampok ‘x18x’itu hyung.”

”Perkenalkan.Namaku Yunho.Aku Kepala penyelidikan kali ini.”ujar namja yg berdiri paling depan datar.

”Namaku Micky Yoochun.”

”Xiah Junsu.”

“Max.Max Changmin.”

Kibum :”Dan kau…kalau tidak salah namamu..”

“Hero..Jaejoong.”Ujarnya dingin.

Kibum :”Sudah kuduga.Memang kau orangnya.”

Kevin :”apa maksudnya Hyung??”

Kibum:”Kau tidak tahu?Dia adalah orang yg pernah bertemu muka langsung dengan salah satu snipper dikelompok itu dan menembaknya.Dan….Kudengar kau mengetahui namanya.Bisa au beritahu aku…Mr.Hero Jaejoong?”

“Namanya….Seba..”





OOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO



&Tokyo-Japan&



                Suasana pagi dinegeri sakura itu sangatlah ramai dengan orang-orang yg berlalu lalang untuk memulai aktivitas pagi mereka.Tapi rasa tenang itu tidak dirasakan oleh seorang namja dan seorang yeoja yg tengah berada dipusat kota itu.Mereka malah tampak sedang membicarakan sesuatu hal yg serius

Vincent :”Seba…Mulai besok kau akan memasuki SMA Tokyo dengan Natt dan Markus.Ini Demi melancarkan misi kita kali ini.”

Seba :”Ne Araseo Vince hyung.”

Vincent terdiam beberapa saat sambil memperhatikan tiap  inci wajah yeoja yg berada dihadapannya itu.

Seba :”Kenapa kau menatapku seperti itu?Ada yg salah??”

Vincent :”Ani.Tidak ada yg salah.Aku hanya ingin memperhatikanmu saja..”

Seba menaikan sebelah alisnya tanda bingung akan ucapan hyungnya itu.Sementara Vince hanya terus memperhatikan wajah yeoja itu.

“Seandainya kau tahu perasaanku.”ujar vince lirih.




^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^



~SMA Tokyo~
[08;00 WT(Waktu Tokyo)]



“Baiklah Murid-murid!Hari ini kalian Kedatanan 3 murid baru.Nah kalian.Silahkan masuk.”

Guru dikelas 3-1 mempersilahkan 3 orang murid pindahan yg berada diluar kelas untuk masuk.Terdengar bisik-bisik dari  siswa-siswi dikelas.

“Hei!Aku dengar mereka bertiga berasal dari luar negeri lho.”

“Serius?Berarti mereka bule dong?”

“katanya sih mereka berasal dari korea..”

“Tolong Semuanya Diam!!!”ujar guru itu menenangkan kelasnnya yg mendadak jadi surga gossip.


Tap…Tap…Tap…

Dari arah pintu ruang kelas,terlihat 2 orang namja dan seorang yeoja yg memakai seragam lengkap memasuki kelas dan berdiri didepan kelas.Segera mereka menerima sambutan yg amat heboh dari murid-murid dikelas itu.

“Ahh..sudah semuanya tenang.Nah..kalian silahkan memperkenalkan ri kalian masing-masing.”

Seba :”Arigato Sensei.Konichiwa.Watashi wa namae wa Kurara desu.Yoroshiku onegai shimasu.”

“Kurara-Chan!!Aishiteru yo!!”

“Kurara-chan!!Kawai!!’’

“Heish…sudah sudah.Kalian bisanya merayu saja.”

Nathan :”Konichiwa.Kim Ryeowook desu.Tapi panggil aku wookie saja.^^.”

“kYaaa~Wookie-Kun!!”
Seisi kelas lagi-lagi histeris dengan mereka.

“DIAM!Kenapa kalian jadi ribut begini sih?Nah yg terakhir..”

Markus :”Konichiwa.Cho Kyuhyun desu.”

Tidak seperti yg sebelumnya.Sambutan Markus hanya ditanggapi dengan tatapan terkesan dari para siswi.Mereka brangan kalau Markus itu cowok yg cool abis.Dan mereka juga tidak mau kena teguran guru mereka lagi atas teriakan mereka.

“Baiklah.Sekarang,Kurara,kau duduk disebelah Haruma-kun.Haruma!”

“Ha’I Sensei..”

“Kau tunjukan pada mereka tentang peraturan sekolah kita.”

“Ha’I wakarimashita sensei.”

“Dan kalian bedua,duduk dida bangku didepan Haruma.”

“Ne Sensei..”koor mereka berdua.

Lalu mereka bertga langsng beranjak menuju bangku masing-masing.

“hajimemashite.Miura Haruma desu.Ketua Kelas disini.”

“Kurara desu.Hajimemashite…”

“Aku dengar  kalau kau berasal dari korea.”

“Aku lahir diParis.Tapi tinggal dan dibesarkan diSeoul.”

“Oh.Sokka..Eh,apa saat istirahat kau mau aku menemanimu berkelilling sekolah??”

“Honto?Arigato..”

“Ne..Doitai..”



~@Break Time@~



                “Kurara-chan.Kita makan dikantin bareng yuk!”

“Kurara-Chan!Sama aku aja yuk.Aku yg traktir deh..”

Seba:“Ah…Gomenasai.Aku sudah janjian sama Haruma-kun.”tolaknya halus.

“EEEEEEEEEH???!!!Haruma-kun!Kau curang!!Semua cewek cantik selalu sama kamu semua!!”
Ujar mereka kecewa.

Haruma :“Apaan sih!!Yasudahlah..ayo kurara-san.”
Seba :”Umm..”

                                Lalu mereka berdua langsung pergi mengelilingi gedung sekolah yg super besar nan megah tersebut.

Seba :”Luas sekali Gedung sekolah ini.”

Haruma :”Yah…Lumayanlah.Mereka bilang sekolah ini terluas ke-2 dijepang.”

Seba :”Humm…”

Haruma :”Nah..itu tadi tempat terakhir.Sekarang kau ingin kemana??”

Seba:”Umm…Aku ke Kelas saja deh.”

Haruma :”kalau begitu kau duluan saja.Aku masih harus pergi keruang OSIS lagi.”

Seba :”Ok.”

                Haruma pun meninggalkan Kurara dilorong sepi itu.Setelah sosok Haruma benar-benar hilang,barulah orang yg sedari tadi memperhatikan mereka keluar dari tempat persembunyiannya.

Markus :”Kau pikir apa yg sedang kau lakukan??”

Seba :”Menurutmu??”

Markus :”haah..Aku tahu kalau misi kali ini sedikit sulit.Tapi kau juga tdak perlu sampai seperti ini..”

Seba :”Kau sedang berusaha menghinaku ya??”

Markus :”Ani…Ah..Araseo.Pokoknya jangan sampai kau ketahuan.itu saja.”

Seba :”Kenapa kau sampai sebegtu khawatirnya??”

Markus :”YA!Jangan lupakan kalau dia itu anak kepala kepolisian jepang!Sudah jelas kemampuannya tidak bisa diragukan!”

Seba :”Kau terlalu berlebihan..”

Markus:”Aish!Kalau sampai terjadi sesuatu denganmu,aku pasti langsung ibunuh oleh Dennis dan Vince hyung..”

Seba :”haha..lucu sekali.Lebih baik kau segera katakana apa yg sebenarnya ingin kau katakanan..”

Markus :”Haah….Aku ingin bicara mengenai rencana kita kali ini.Dan dalam sandiwara ini kaulah yg menjadi pemeran utamany.”

Seba :”….Jelaskan..”

Markus :”…Arasseo..”

xxxxXxxxx

Haruma :”Keliling Tokyo??”

Seba :”Iya.Akukan baru saja tiba disini.Jadi aku sama sekali belum pernah mengunjungi Tokyo..”

Haruma :”Tapi kenapa aku?”

Seba :”Hanya kau dan kedua kakakku yg kukenal dikelas ini..”

Haruma :”Lho?mereka kakakmu??”

Seba :”Dikeluargaku aku anak paling bontot..”

Haruma:”Kalau begitu minta sama mereka saja..”

Seba :”Justru aku minta tolong kamu karena mereka tidak bisa..”

Haruma baru akan membuka mulutnya lagi untuk member alas an.Tapi keburu dipotong Seba.

Seba :”Aku tidak mau pergi dengan gerombolan yg memandangiku dengan tatapan yg tidak enak dibelakangku..”

                Akhirnya pemuda jepang itu hanya bisa menyerah.Tidak memumingkan baginya untuk menang melawan wanita yg ada didepannya saat ini.

Haruma :”Baiklah…Kapan dan jam berapa kita bertemu??”

Seba :”Besok.Jam 10 pagi.Ditaman kota.”

Haruma :”Haah??Jam 10?Kenapa pagi sekali??”

Seba :”Karena aku ingin mengelilingi seluruh pelosok kota dalam waktu1 hari.”

Haruma :”HAAAH???Ga mungkin banget!!”

Seba :”Ga ad yg gak mungkin sama aku.Pokoknya besok harus datang.”

                Lalu ia meninggalkan Haruma yg terbengong-bengong melihat gadis itu.

Haruma :”Ya..Matte…Aish..Memangnya mungkin?Keliling kota Tokyo yg luasnya berhektar-hektar hanya dalam waktu….1 HARI???!!”

                Geramnya dalam hati sambil terus member tekanan pada kata Hari.Pada akhirnya ia memasrahkan dirinya saja…



xxXxx



X*THIRD-I.JAPAN INTERNATIONAL TERORRIST OFFICE*X



                “Apa terjadi sesuatu??”.Tanya seorang pria paruh baya yang berbadan tegap dan berpakaian serba hitam dengan pistol dan lencana yg bertulisan “THIRD-I” didadanya kepada seorang wanita yang sedang berkutat dengan komputernya.

                “Iie Kaicho.Kami baru saja menerima laporan dari markas kepolisian Russia bahwa disana baru saja terjad pencurian permata topaz terbesar didunia.Crystal Tears. Yang saat itu  sedang diletakan didalam gereja utama Russia pada acara pembacaan doa.Dan yang pastinya menjadi tersangka dalam kasus pencurian ini adalah..”

“X18X…”ujar pria itu melanjutkan.

“Pantas saja mereka dijuluki sebagai pencuri bayangan.Karena aksi mereka selalu tidak bisa terlihat ataupun dalam salah satu aksi mereka tidak pernah terjadi satu kesalahan.Mereka selalu merencanakannya dengan sangat sempurna.”

“Kaicho…Bagaimana kalau kita meminta bantuan anak anda lagi?aku rasa dia mungkn bisa diandalkan lagi untuk membantu kita.”ujar wanita itu kepada pria itu.Pria itu Nampak berpiir sebentar.Lalu ia menghela nafas.

“Haaah…Baiklah.Panggil dia kemari besok.”


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~



~TOKYO PARK~[09;58 WT]


*Haruma POV*


                Aish….Aku telat!Atau malah aku yang terlalu cepat?Ah..Gak tahu deh.Pokoknya sekarang dimana cewek itu?
Oh..Bukan saatnya memikirkan itu.Sekarang ayo pikiran..Bagaimana caranya mengelilingi kota Tokyo yang luasnya mnta ampun ini dalam waktu 1 hari?Ingat!1 HARI!.
Bagaimana bisa?Dasar cewek aneh….

                “Ah!Gomen!Aku telat!’’

                Nah itu dia!Kubalikkan badanku untuk melihatnya.Tapi baru saja aku akan membuka mulutku untukmemarahinya,aku sudah menutupnya lagi begit melihat dirinya.

Kirei~…

                Hanya kata-kata itu yang terlintas dikepalaku.Rambut pirangnya diikal dan diberi aksesoris ringan.Ia mengenakan kaos lengan panjang berwarna Hitam Putih yg dipadukan dengan celana short jeans.Serta kakinya dibalut oleh stocking hitam dan sepatu high heel simple.Seperti boneka saja..

“Hei!kok maah bengong?Aku mebuatmu menunggu terlalu lama ya?”

“ah.eh..umm...iie.Aku juga baru saja sampai.”Ujarku terbata-bata.aiih..kok aku jadi ini sih?

“Sokka…Ja Hayaku!”Ujarnya lalu menarik lenganku untuk ikut dengannya.Aku hanya menurutinya saja.Biarlah seharian ini dia melakukan sesuka hatinya.


*Haruma POV end*


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


*THIRD-I*


                “Miura kaicho!Kami baru saja menerima bingkisan misterius ini didepan markas.”Teriak seorang pmuda berjas hitam panic kepada orang yg disebut Kaicho itu.

“Apa isi dari bingkisan itu?”

“Isinya adalah sebuah boneka Black Nightmare bermata mawar dan sebuah surat yang berisi sebuah sandi Kaicho!”

“Sandi?...Tolong kau bacakan sandi itu.”

“Baik!”

‘                               Dear my Special Fellow~

                Hari ini langit Nampak begit cerah sekali bukan?Aku sangat suka langit yang bersih seperti itu.Tapi…
Aku jauh lebih suka jika ada yang menghiasinya.Yap!Aku lebih suka kalau melihat kembang api yang menghiasi langit yang bersih itu.Kalian pasti berpikir.Untuk apa menyalakan kembang api disiang hari apabila kembang api hanya akan terlihat indah dimalam hari?
                Tenang saja.Aku sudah menyiapkan kemban api yang aat hebat dipuncak bintang merah ditokyo.Semoga alian menikmatinya~
                                                                                                x18x ‘



“Apa maksudnya?Aku tidak mengerti.Kembang api disiang hari?Bintang merah?apa maksudnya?”

“Entalah.Aku rasa mereka akan melakukan sesuatu sore ini.Tapi masalahnya…dimana dan apa yang akan mereka lakukan?”

“Ledakan bom..”tiba-tiba sesorang yang sedari tadi berdiam dirdisudut ruanganmembuka suaranya.

“Apa?”

“Aku rasa…itu adalah ledakan bom.Maksud dari kembang api disiang hari itu.”

“Jadi maksudmu…mereka akan melakukan peledakan bom di Tokyo?’’

“Ya..”

“Tapi kalau begitu bintang ,merah itu adalah…”

“Mungkin tempat itu adalah…”


%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%



#TOKYO TOWER#




Seba :”Jadi ini menara yang selalu dibicarakan oleh kakak.Tidak ada bedanya dari Namsan tower.”

Haruma :”Haish!Benar-benar selesai mengelilingi Kota dalam satu hari!hosh.Hosh..”

Seba :”Ayo kita masuk kedalam.”

Haruma :”Iya iya…”

O

O

O

O

[10 second before explode]

“Sebentar lagi…ia akan memulai aksinya.”


O

O

O

O

O

[7 second befre explode]

“Cepat!Kita harus sampai disana sebelum waktunya!”

O

O

O

O

O

O
[3 second before explode]

“Kenapa Lift ini lama sekali jalannya!”

0

0

0

[1 second befoe explode]


“Welcome…My Little fellow~”

0

O

[o second left]


BLAAAAAARRR!!






#TBC#