Kamis, 23 Februari 2012

{ChiWon Momment} - Promise

Recomend Song : Helpless Night (Lupa siapa yg nyanyi)
-Super Junior -No Other




____



"Young ah -sshi.Kami memutuskan untuk menerimamu bekerja disini."ujar seorang wanita paruh baya dihadapan Chi sambil mengulurkan tangannya.
"Jinja?Ah Khamsamida sajangnim.Khamsamida."Chi langsung membalas uluran tangan wanita yang dipanggilnya sajangnim tadi.
"Kalau begitu,kau bisa mulai bekerja disini minggu depan Young ah-sshi."
"Ne sajangnim."
"Sekarang kau sudah boleh meninggalkan ruangan ini.Selamat bergabung dengan kami."
Chi sekali lagi mengucapkan terima kasih dan membungkukan badannya.Ia lalu beranjak untuk meninggalkan ruangan utama kantor.Wajahnya nampak berseri-seri.Akhirnya ia bisa mendapat pekerjaan juga.
Chi langsung menuju rumah dongsaeng-nya -Ara- yang kebetulan mansionnya dekat dengan kantornya tadi.Ia ingin melihat reaksi langsung dari dongsaengnya itu.

Setibanya didepan mansion Ara.Dari pertama kali ia kesini sampai sekarang,ia masih heran.Kenapa rumah sebesar dan semegah ini bisa ada di Seoul bukan di Inggris yang lebih memungkinkan (._.)
Tanpa basa basi lagi,Chi masuk kedalam halaman mansion Ara yang sama sekali tidak bisa dibilang sempit.Bahkan didepan rumahnya saja sampai ada air mancur begini.
Setelah sampai didepan pintu,Chi langsung mengetuk pelan pintu rumah itu.Dan saat pintu terbuka,ia langsung disambut oleh Ms.Park.Pelayan pribadi Ara.
"Annyeong Mr.Park.Apa Aranya ada?"
"Ah..Kebetlan sekali Young Ah-sshi.Saya boleh minta sedikit bantuan?"



****


"Aigoo...Apa yang kau lakukan sampai jadi begini?"Chi melipat tangannya didadanya.Ia menunjukan wajah herannya.Bagaimana tidak.Dihadapannya,Ara sedang terbaring dengan selimut tebal menutupi seluruh tubuhnya.Dengan melihatnya saja kau tau bahwa yeoja itu tengah terserang penyakit demam.
"Aku tidak melakukan apa-apa.Aku hanya...minum soda dan.Jadi seperti ini.."
"Berapa?"
"eh?"
"Berapa banyak soda yang kau minum?"
"....5."
"mwo 5 gelas?"
"Ani.5 Kaleng.Ups!"
"Mworago?!Ya!Kau sudah gila eoh?Untuk apa kau minum soda sebanyak itu?Jinja.Kau sudah minum obat?"
Ara mengagguk pelan.Tadi Ms.Park sudah memberinya obat penurun demam.
"Kau sudah beritahu dia?"Ara menggeleng pelan.Ia memang tidak bisa melakukan apa-apa sejak pagi karena tubuhnya sangat sulit untuk digerakan.Chi lalu meraih Blackberry-nya dan menghubungi seseorang.
 
"Yeoboseyo?"
"Ryeowook oppa.Ini aku.Echi.Apa aku mengganggu pekerjaanmu?"
"Ah..Youngie.Tidak.Aku sedang istirahan.Sebentar lagi kami akan melakukan syuting CF.Ada apa?"
"Ani.Aku hanya mau memberi tahukan kalau Ara sedang sakit karena meneguk 5 kaleng soda."
"Mwo?Lima kaleng?Bagaimana keadaannya sekarang?Apa dia sudah minum obat?Sudah makan?Sudah istirahat?sudah-"
"Yayaya!Bicara satu-satu dong oppa!''
"Hehe..Mianhae.Bagaimana keadaannya sekarang?apa dia sudah lumayan?"
"hmm..ya begitulah."
"Baiklah.Besok pagi aku akan segera kesana.Sekarang aku harus mulai syuting dulu."
"Nenene.Oh iya.Bilang pada Siwon untuk jangan lupa meminum vitaminnya.Awas saja kalau tidak."
"Nee~Msr.Choi yang cerewet.Annyeong~'
 
Trek!
Tuut..tuut
 
"ya!Jinja!Gak yeojanya gak namjanya,kalian berdua sama-sama menyebalkannya."
"Ehem!Tapi sepertinya apa yang dikatakan Ryeok oppa bener tuh.Mrs.Choi yang cerewet."



Buuk!

"Appo~"erang Ara saat sebuah bantal dengan mulus mendarat diwajahnya.Sementara Chi hanya berdecak sebal.
''Ya sudah.Besok pagi aku akan menemanimu disini.Ms.Park bilang ia ada keperluan sebentar.Sekarang istirahatlah."Chi membetulkan letak selimut Ara dan kemudian beranjak meninggalkan kediaman Ara.


****

Malamnya,Chi memutuskan untuk sekedar menghubungi kekasihnya.Ia sudah tidak menanyakan kabarnya sejak tadi siang.Ia lalu meraih Blackberry miliknya dan mengetikkan beberapa pesan pada blackberry messangernya.

Kim Young Ah :
Hei Mr.Choi.Sedang apa? :)

Chi menekan tombol enter lalu memandang Handphonenya.Ia kembali tertawa setiap kali melihat Hp blackberrynya itu.Handphone yang sama persis dengan miliknya.

.....

"Ya Youngie.Kau membeli Handphone yang sama denganku?"
"Huh?Masa?Coba lihat!"
"Eiyy..Bilang saja kau ingin kembaran denganku."
"Nuga!Ya sudah cepat jual Hp-mu itu sana!."
"Shireo.Aku akan menjaga Hp ini karena kau sudah terlanjur membeli Hp yang sama denganku."
"Aish!Dasar Choi Siwon menyebalkan."
"Ne my Chagi Kim Young Ah."


......
Well..Memang benar kalau ia membeli Hp ini karena ia ingin kembaran dengan Siwon.Ia merasa iri setiap kali melihat couple lain memiliki barang yang sejenis dan digunakan oleh mereka.Ia juga ingin seperti itu.Makanya ia membeli hp ini.Tapi kalau rencananya diketahui oleh Siwon itu sangat tidak keren!

PING!

Captain Choi Siwon :
Hmm..Aku baru saja sampai didorm chagi.Hari ini aku akan tinggal di dorm.Waeyo?Kangen padaku? :D


"Cih..Pede sekali kau tuan Choi."Chi terkekeh geli melihat tingkat kepedean Namja chingunya itu yang semakin hari semakin meningkat.Sepertinya virus narsis Leeteuk sudah tertular olehnya.

Kim Young Ah :
Hmm..Lumayan kangen sih.:)

PING!

Captain Choi Siwon :
Hmm..Bagaimana kalau besok?Besok jadwalku kosong ^^


Besok?Ah!Besok suruh kerumah Ara saja deh.

Kim Young Ah :
Boleh.:)
Besok kerumah Ara saja ya oppa.Oh iya.Aku sudah dapat pekerjaan lho ^^

PING!

Captain Choi Siwon :
Jeongmal?Chukkae yo ^^
Kau ingin sesuatu?

Oh ayolah Tuan Siwon.Kau pikir aku anak kuliahan yang baru melakukan wisuda?

Kim Young Ah :
Oh ayolah oppa.Aku sudah tidak wisudah lag (-w-)

PING!
Captain Choi Siwon :
Hahaha...Kau tidak segera tidur?Ini sudah lumayan malam lho.Tidak baik seorang yeoja tidur sampai tengah malam.

Kim Young Ah :
Ara Ara Choi Siwon-sshi.Aku akan tidur sekarang.^^

Chi melemparkan Hp-nya kesembarang tempat.Ia kemudian merebahkan tubuhnya diatas kasur empuknya.Tak berapa lama kemudian ia sudah tertidur nyenyak.


****

Siwon tengah memandangi layar Handphonenya sambil senyam senyum sendiri.Membuatnya terlihat seperti orang gila.
"Aigoo..jangan bilang kalau siwon sudah tertular gilanya Donghae."celetuk Leeteuk yang mendapat protes dari Donghae.
"kok Aku hyung?"
"Kau pikir siapa yang bisa tertawa sendiri ditengah malam sambil memandang layar ponselnya selain kau.Suaramu itu mengganggu tidurku tau!"ujar Leeteuk.Donghae hanya bisa nyengir ikan(?)
Siwon tidak memperdulikan dua makhluk dibelakangnya.Ia sibuk menanti balasan bm dari Chi.Tapi sudah sejak 10 menit yang lalu Chi tidak kunjung membalasnya.Apa ia sudah tidur?
"Makanya hyung.Cepat-cepat cari pacar.Aku tidak tega melihatmu menjadi obat nyamuk setiap kami bersama pacar kami."Ujar Donghae tanpa dosa.
"Kalau begitu jangan bawa yeoja kalian itu bermesraan didepan mataku!''Leeteuk merengut sebal karena mendapat pukulan telak dari Donghae yang sekarang hanya tertawa penuh kemenangan.


*****

Esoknya,Chi kembali kerumah Ara.Ia kali ini datang dari pagi hingga malam nanti.Menunggu Ms.Park kembali.Jadi ia tidak perlu khawatir dengan keadaanya.
"Kalau ada perlu apa-apa,segera panggil aku."
Chi lalu beranjak menuju ruang tengah.Ia menyalakan remote TV-nya dan mengganti-ganti chanel TV yang ia rasa kurang menarik.

Ting...tong.

Chi sedikit melihat kepintu depan.Ia sudah dapat menebak siapa itu.Tanpa pikir panjang,ia langsung membuka pintu.
"Annyeong Youngie"
Tepat.Ia adalah Kim Ryeowook.
"Annyeong oppa.Mencari Arakan?"
"Ne.Ah ini beberapa vitamin yang harus diminumnya.Tolong kau berikan ya."
Ryeowook menyerahkan sebuah kantung kecil pada Chi yang langsung diterimanya.Chi lalu menyuruh Ryeowook masuk kedalam rumah.

****

Selama Ryeowook ada didalam kamar,Chi ada didalam kamar mandi.Ia membetulkan sedikit make-upnya.Ia tidak ingin terlihat berantakan didepan Siwon.Sangat tidak keren!

Ting tong...

Bel kembali berbunyi.Chi yakin itu adalah Siwon.Chi merapikan sedikit rambutnya dengan jarinya lalu berlari kecil menuju pintu depan.
"Chagi~"
suara manja dari bibir Siwon langsung menyambut Chi begitu ia membukakan pintu.
"Aku kangen~"Siwon lalu memeluk Chi dengan erat.Sampai membuat Chi sedikit sesak.
"Oppa aku tidak tanggung jawab kalau sampai ada fans yang melihatmu memelukku seperti ini."
Siwon melepaskan pelukannya lalu menunjukan wajah sebalnya.
"Jadi kau tidak kangen padaku?"
"Bukan begitu.Aku hanya takut ada fans yang melihatmu seperti ini.Ya sudah kalau terus-terusan cemberut seperti itu aku tinggal masuk."
Chi hendak masuk tapi tangannya ditahan dan Siwon akhirnya masuk kedalam rumah.
Tapi saat mereka sedang duduk santai diruang tengah...

"ANDWAE!"

Chi tersentak kaget begitu mendengar suara teriakan Ara.Otomatis ia berlari ke kamar Ara dan menbuka pintunya.
"Apa yang terjadi?"
tanyanya saat ia tiba dikamar Ara.Ia melihat Ara yang tengah memeluk Ryeowook dengan sangat erat.Seakan takut kalau Ryeowook akan pergi darinya begitu ia melepaskan pelukannya.
"Ryeowook oppa apa yang terjadi?"
"Molla.Saat aku ingin beranjak dari sini,ia menahan tanganku lalu tiba-tiba ia berteriak.Saat aku membangunkannya,ia malah langsung memelukku seperti ini.Sepertinya ia mimpi buruk."
Chi mendengarkan seluruh penuturan Ryeowook dengan seksama.Dan akhirnya ia mengingat satu hal.
"Ia memimpikan itu lagi kah?"ujarnya lirih.
""Ryeowook oppa,sebaiknya kau segera menenangkannya.Aku akan membawakan kompres lagi."
Chi kemudian keluar dari kamar Ara menuju dapur untuk mengambil kompres lagi.Ditengah jalan Siwon yang cemas bertanya apa yang sebenarnya terjadi.
"ada apa dengan Ara?kenapa ia berteriak seperti tadi?"
"Haah..itu sebenarnya..."




*****


"Ooh..Begitu.Jadi ia hanya bermimpi buruk."
"Ya.Tapi ini sudah kedua kalinya ia berteriak dalam mimpi seperti itu.Aku takut terjadi apa-apa dengannya."

Pluk!

"Gwenchana.Semuanya akan baik-baik saja.Kau tidak usah khawatir :)"ujar Siwon sambil mengelus kepala Chi.Perlahan Siwon mendekatkan wajahnya kewajah Chi.Chi yang juga mengerti maksud Siwon memejamkan matanya.Ia dapat merasakan hembusan nafas namja itu.
Siwon semakin mendekatkan jarak antara mereka hingga akhirnya bibir mereka saling bertemu.Siwon hanya memberi kecupan ringan saja.Ia sudah berjanji tidak akan melakukan hal yang lebih dari ini sebelum mereka memiliki ikatan lebih.
Siwon melepaskan ciuman mereka.Merka saling bertatapan lama.Chi dapat melihat pantulan dirinya dalam bola mata hitam Siwon.Dia.Hanya dirinya.Tidak ada orang lain selain dirinya disana.
"Aku menyesal tidak dari dulu bertemu denganmu Chi."ujar Siwon pelan.
"Tapi kau sudah bertemu denganku sekarang kan?"
Siwon Tertawa pelan.Ia lalu mengeluarkan sebuah cincin dari sakunya.Sepasang cincin perak dengan hiasan hati ditengahnya.
  "Waah..Yeppo~"
Siwon mengambil satu cincin itu.Membuat hati ditengahnya tebagi menjadi dua.
"Ini.Cincin ini adalah lambang hati kita.Kalau kau bisa menjaga salah satu bagian dari cincin ini sampai semua tour konserku selesai,maka kau setia padaku.Tapi kalau tidak.Maka kau tidak setia padaku."
"Ya.Kau meragukanku?"
"Aniya.Ini hanya sebuah perumpamaan saja.Kau mau menerimanya?"
Chi sebenarnya masih sedikit sebal.Tapi ia memutuskan untuk menerima cincin pemberian Siwon.Lalu Siwon mencium pucuk kepala Chi dengan lembut.
"Saranghaeyo.Nae yeoja~"


-See u on Next Story-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar