~X18X~
Genre : Crime,Suspense.
Rating : Duno ~_~.
Disclaimer :Ide utama dari ff ini aku dapatkan dari beberapa film suspense seperti “Bloody Monday”dan sebagian lagi aku dapat dari manga “meitantei Conan”..^^.Jadi kalau menemukan beberapa kode/kejadian yg mirip,itu memang sumberx dari yg diatas tadi.^-^.*saia mnggunakan sistim dialog.krna lbh mudh*
Cast~
Leeteuk as Dennis Ara as Seba
Heechul as Casey Leon as Jey/Jenney
Hankyung as Joshua. Vivi as Violet/V
Yesung as Jerome.
Shindong as Mathew
Zhoumi as Wolfer
Kangin as Jordan
Sungmin as Vincent
Eunhyuk as Spencer
Donghae as Aiden
Siwon as Andrew
Ryeowook as Nathan
Kibum as Bryan
Kyuhyun as Marcus
Henry as Henry
~PreView Last Part~
“Target selanjutnya adalah ini…”
“Ummm..Purple Nail yah..”
”Kibum Hyung!!Kelompok itu memberi surat itu lagi!!”
”Baiklah!Kali ini akan kupastikan kalian tidak akan bisa lolos lagi dariku!Kevin!Minho!Siapkan pasukan kita untuk berjaga dtempat malam ini!!Kita akan melakukan menjagaan 24 jam!!”
”Ok cukup.Kita mlai saja misi ini.”
”Roger..”
***********************************************************
*~X-II~*
{Mission is….Start..}
Didalam sebuh gedung museum,terlihat seorang namja paruh baya yg tak lain adalah pemilik sebuah permata yg sedang diincar oleh sekelompok penjahat profesional tengah membicarakan sesuatu dengan pelayan pribadinya.
Shimizu Kazuya :”Bagaimana?Apakah para tikus-tikus itu sudah menampakan diri mereka?”
Masao :”Belum tuan.Menurut berita yg dapat saya katakan,mereka selalu melakukan aksi mereka secara terselubung dan tanpa meninggalkan jejak sedikitpun.”
Shimizu Kazuya :”Hmm…Sehebat itukah mereka?Berapa jumlah mereka?”
Masao :”Kami belum tahu pasti tuan.Menurut kabar yg saya dengar mereka berjumlah sekitar 18 atau 20 orang..”
Shimizu Kazuya :”Apa?Banyak sekali.Tapi itu justru malah menambah ketertarikanku pada mereka.Masao!Cepat perintahkan polisi-polisi itu untuk memperketat keamanan disekitar gedung ini.Aku ingin melihat langsung aksi mereka.Bagaimana mereka dapat menembus pengawalan paling ketat ini…”
Masao :”As you wish..My Master..”
XXXxxxXXXxxxXXXxxxXXXxxxXXX
“Seba…Kau bisa mendengarku??”.Ujar Pierching yg dikenakan oleh seorang yeoja yg dipanggil Seba itu.
Seba :”Ne…Waeyo Jey??”
“Aku Cuma memberi tahukanmu,Kalau lurus didepanmu,pada pintu yg ke 15 arah kanan,ada seorang yg tengah mengawasi tempat itu.Kau harus berhati-hati padanya..”
Seba :”Ne.Arasseo.”
Klik!.Pembicaraan terputus.Seba terus saja melangkahkan kakinya menuju tempat dimana ia harus menjalankan tugasnya.
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
“Siapa kau?”Akhirnya Seba tiba didepan tempat tujuannya.Ia langsung dihadang oleh pengawal yg berjaga didepannya meskipun kini ia tengah menyamar menjadi salah satu dari penjaga.Tapi ia tetap stay cool.Dia sudah memrepsiapkan semuanya.
Seba :”Aku datang untuk mengecek keadaan disekitar gedung melalui kamera pengintai.”
“Beritahu aku code Ref.mu!”
“E79123ATLF8.”Jangan ditanya kenapa ia bisa dengan mudahnya menyebutkan deretan angka yg hamper semua orang belum tentu bisa menghafalnya.Dia memang memiliki memori berkapasitas tinggi didalam otaknya.Jelas saja itu hal wajar baginya.
“Baiklah kau boleh masuk!”
“Ghamsamida..”
XOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOXOX
~Ruang pengendali kamera pengawas~
Didalam ruangan,Seba tersenyum puas melihat puluhan layar yg memenuhi ruangan itu.Dan yg paling membuatnya senang adalah …………..DIA SENDIRIAN.
Yap.Itulah yg paling diharapkannya.Tanpa mengulur waktu,ia lalu mengeluarkan sesuatu dari balik sakunya.Sebuah benda berbentuk persegi berukuran kecil dan berwarna hitam.Dia menempelkannya pada pintu ruangan.Alat itu adlah sebuah Sound Detector.Alat it akan memberitahukannya kalau-kalau ada seseorang yg mendekat padanya.
Seba :”Good.Sekarang tinggal merusak system pertahanan digedung ini,mengambil permata itu,dan misi selesai..”
Jari-jari Seba dengan lincahnya menari-nari diatas keyboard.Dia mengutak-atik sistem keamanan digedung itu.Akhirnya kata-kata yg dicarinya muncul..
[PLEASE ENTER PASSWORD]
-----
“Seba.Codenya adalah EL721.”
Seba :”Ok….”jawbnya singkat dan terus berkutat pada mesin dihadapannya.Dia memasukan code tersebut.Sebuah senyum puas tersungging diwajahnya begitu kata-kata yg diharapkannya muncul.
[PASSWORD ACCEPTED.ACSESS IS DENIED]
Seba :”Vince..kurasa ini saatnya.”
“Kau sudah selesai?”
Seba :”Ya.Yg harus kulakukan sekarang adalah memotong kabel yg menghubungkan semua kamera pengintai dan mengganti kabelnya dgn pengecoh agar yg tampil pada monitor adalah kejadian 5 menit sebelum aku menggantinya.”
“Kau memang sangat jenius Seba.”
Seba :”Bukan saatnya kau memujiku seperti itu.”
Seba menatik sebuah kabel merah dari dalam mesin pengatur dan menjepitkan sebuah alat pemicu listrik.Lalu dengan perlahan ia…TES!Kabel terputus.Lalu ia mengambil sebuah chip kecil dari sakunya dan memasangnya pada ujung kabel yg terpotong itu dan menyambungkannya kembali.
Seba :”Ok…dengan begini tugasku sudah selesai..”
“Ok.Aku akan memberitahukan pada Mark dan Wolfer.”
Seba :”Ne.Aku juga akan segera keluar dari si-!!”
PING!
“Seba?Ada apa??”
Seba :”Vince,kita harus menghentikan pembicaraan kita disini!Seseorang sedang mendekatiku!”
“Apa??”
Seba :”kau cepat masuk kedalam gedung sebelum mereka memergokiku disini!”
“Arasseo!Kau berhati-hatilah Seba!”
KLIK!Seba memutuskan pembicaraannya dengan Vince.Dia langsung mengambil ancang-ancang kalau seseorang tengah memegokinya.
CKLEEKK!!
Seba :”Ah..Kau mengagetkanku Jerome!!Sedang apa kau disini??”
Jerome :”Ya!Berterima kasihlah setidaknya bukan penjaga itu atau siapapun yg memergokimu disini!”
Seba :”Arra..Arra…Sekarang kita harus keluar dulu dari sini!”
Jerome :”Arraseo…”
Henry :”Bagaimana hyung?”
Vincent :”Seba bilang kita harus masuk sekarang.”
Bryan :”Bagaimana situasi dirinya saat ini?”
Vincent :”Negatif.Seseorang kelihatannya tengah memasuki ruangan tempatnya berada.”
Bryan :”Apa kita harus menolongnya?”
Vincent :”Tidak.Aku yakin dia bisa mengatasinya seorang diri.Sekarang kita lebih baik langsung masuk kedalam.”
Dennis :”Sudah.Sekarang kita harus masuk kedalam.Mark dan Wolfer sudah bersiap didalam.”
@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
~*~Didalam Gedung~*~
Suasana didalam museum sangatlah tegang.Dimana-mana polisi.Membuat semua orang yg berada didalamnya merasa sangat risih.Tapi meskipun begitu,mereka tidak menyadari bawa ada 2 orang namja yg tengah bersembunyi didalam sana.Mereka menyamar sebagai salah satu patung museum.
Diam-diam salah satu dari kedua orang itu tengah menggerakan sesuatu melalui controller berbentuk sebuah
buku ditangannya.Dia menggerakan sebuah mesin berwarna hitam berukuran kecil desekitar garis lantai yg berwarna sama dgn mesn itu dgn sangat pelan,hat-hati dan teliti.Perlahan-lahan mesin itu sudah semakin mendeka ti permata yg mereka incar tersebut.Dan pada akhinya sampai tepat disamping permata tersebut.
Dikeluarkannya sebuat capit berwarna transpran dari dalam mesin tersebut dan perlahan mengambil permata itu.Lalu namja yg satunya lagi mengaktifkan hologram berbentuk permata yg sama pada tempat permata itu agar terlihat seperti permata itu sama sekali tidak dicuri.Sementara yg menggerakan robot tadi menjauhkan robotnya dari etalase permata.
“Sekarang hanya tinggal…’
……….
………
DOORR!!DOORR!!PRAAAANG!!
“Saatnya kabur..”ujar seorang namja dengan senyum evil diwajahnya.
~~~~~~~~**********~~~~~~~~~~*********~~~~~~~~~~**********~~~~~~~~~~**********~~~~~~~~
“Seba.Apa kalian bisa kluar dari sana?”
Seba :”Aku sedang berusaha melakukannya!Tolong jangan ajak aku bicara dulu!”
“Dimana posisi kalian saat ini??”
Jerome :”Saat ini kami berada didalam toilet pria hyung.”
“Kalian akan keluar lewat ventilasi udara??”
Jerome :”Lebih tepatnya iya.Tidak ada jalan lain hyung.”
“Cepatlah kaluar dari sana.Jey bilang ada seorang penjaga yg sedang menuju kesana.Mungkin itu akibat tembakan yg dilakukan oleh Bryan dan Vince.”
Seba :”Aish!!Menambah pekerjaanku saja!”
Akhirnya pintu lubang ventilasi itu terbuka.dengan cepat Jerome lalu Seba masuk ke dalamnya.Tidak lupa Seba mengaitkan kembali pintu tersebut agar tidak dicurigai.
Didalam Lubang ventilasi yg amat sangat gelap itu,Jerome dan Seba berusaha mencari ujung dari lorong itu yg menghubungkannya dengan dunia luar sana.Tapi..
“ITU MEREKA!!KETUA!!KAMI MENEMUKAN DUA ORANG DISINI!!”
Tiba-tiba seorang polisi berhasil menemukan mereka berdua dilorong itu.
‘Sh*t!!Apa yg harus kulakukan sekarang??!!’
Batin mereka berdua…
**********************TBC*********************


Tidak ada komentar:
Posting Komentar