Rabu, 04 Juli 2012

Who I Am to You?(2)


Playlist : Up to you. :D

Christmast atau Natal yang ditunggu-tunggu umat kristian,akhirnya sebentar lagi akan Tkaki sebagai tempat santa claus meletakan hadiah untuk mereka.Hanya anak kecil yang masih percaya akan hal ini.
Sementara orang-orang dewasa diluar sana,lebih memilih untuk menghabiskan waktu mereka dengan pergi ke gereja dan berjalan-jalan kesuatu tempat bersama pasangan mereka.Memanfaatkan waktu momentum romantic pada malam natal ini.


“Ra-yah!Hyunnie!Palli!Kalian mau bertapa didalam kamar kalian semalaman eoh?”

Dapat kudengar teriakan Jae oppa dari luar sana.Ia memang orang yang serba on time ya.Setiap saat harus selalu tepat waktu.Kalau sudah membuatnya menunggu,omelannya satu harian deh.(-___-)

“Neeee!Aku sudah siap oppa!Tidak usahn teriak-teriak begitu.Kedengaran tetangga nanti -__-“

Ujarku sambil perlahan menuruni tangga menuju lantai bawah dimana Jaejin oppa sudah menunggu kami.Sekarang tinggal menunggu Jihyunnie yang dijamin tengah bersemedi didalam kamarnya.

“Aish!Anak itu.Selalu saja ia telat!Ra-yah,bisa kau seret dia kesini sekarang juga?”

Aku hanya bisa menganggukkan  kepalaku kemudian beranjak kelantai dua menuju kamar Jihyun.Sudah biasa bagiku untuk selalu memyeretnya paksa keluar seperti ini.
“Hyunnie!Cepat keluar!Jae oppa sudah mengomel diluar sana.”teriakku dari depan kamarnya.Ia dapat mendengar suara Jihyun yang berteriak menjawab Ara.Selang 10 menit kemudian,barulah pintu itu terbuka dan nampaklah namja yang sedari tadi ditunggu oleh Jaejin oppa dan aku.
“Lama sekali kau didalam!Apa sih yang sebenarnya kau lakukan didalam sana?Luluran dulu?”sungutku kesal dan sekaligus penasaran apa yang sebenarnya dilakukan namja satu ini.

“Kau kira aku yeoja!”sungutnya kesal.Ia masih berdiri didepan pintu kamarnya sambil merapikan jas hijau yang dikenakannya.Jujur saja.Ia terlihat lebih tampan dari pada Ryeowook.

“Apa?Kenapa kau melihatku seperti itu?”ujarnya membuyarkan lamunanku.

“Eh?Ah…Ani.Sudahlah.Cepat kita turun.Jae oppa sudah memarahimu sedari tadi karena kau belum selesai luluran dikamar mandi.”

“Aku tidak luluran!”


.
.
.
.
.
.
“Sungmin-ah!Kau sudah membeli semuanya?”teriak Teukie hyung dari ruang tengah padaku yang sedang berkutat dengan beberapa sayuran dan daging yang akan dijadikan barbeque untuk pesta natal dan tahun baru.

“Ne hyung.Aku sedang memotong bahan-bahannya sekarang.”

Aku melanjutkan kegiatanku.Setelah aku selesai dengan sayuran,aku harus segera menyiapkan bumbu dan memanaskan pemanggang.Huft…sebenarnya kemana Ryeowook dan Eunhyuk?Kalau Donghae dan Siwon aku yakin saat ini tengah pergi menjemput yeojachingu masing-masing.Nah…kalau dua manusia ini aku tidak tahu keberadaannya.Ara bilang dia kesini bersama dengan kedua kakaknya.Karena setelah ke gereja,mereka ingin mengunjungi makam adiknya.

“Sungmin hyuuung.Aku akan pergi menjemput Jinyeon sekarang!”

“Ah!Kyu!Bisakah nanti kau belikan garam dan lada dimini market?Persediaan kita kurang.”
Kyuhyun hanya mengangguk dan berlalu pergi meninggalkanku didapur.Kini aku harus menyiapkan bumbu yang akan digunakan untuk membuat barbeque nanti.

“Aaah…Akhirnya bahan dan bumbu sudah selesai.”

“Min,bisa kau bantu membereskan ruang tengah?”Teuki hyung memanggilku lagi.Kali ini aku disuruh membereskan ruang tengah.Kalau begini ceritanya sih semua aku yang kerjakan(-_-)

Ting..Tong…

“Biar aku yang membukakan pintunya hyung.”ujar Shindong dan langsung bergegas membukakan pintu untuk menyambut orang didepan sana.

“Annyeong haseyo hyung.”ujar tamu mereka yang ternyata adalah para member SHINee.

“Annyeong.Ayo masuk saja.”ujar Shindong mempersilahkan hoobaenya masuk.

Para member SHINee duduk diruang tengah yang tadi sudah kubersihkan bersama Yesung hyung dan Teuki hyung.

“Hyung,apa Donghae hyung,Ryeowook hyung,dan Siwon hyung mengundang yeojachingu mereka?”Tanya Taemin padaku.

“Kalau tidak diundang,aku berani jamin dorm ini akan kebanjiran air mata apalagi si ikan cucut itu.”ujarku sedikit bercanda.Sementara Taemin hanya membulatkan mulutnya tanda mengerti.Tapi bicara soal mereka,kenapa mereka lama sekali sih?Seharusnya mereka tidak selama ini berada digereja.
Ting…Tong…Ting…tong..

“Chamkamman!”Teriakku.Kupercepat langkahku menuju pintu dan membukanya.Dan saat aku membukanya,aku melihat seorang namja yang tidak asing lagi bagiku.

“Aigoo…kau tidak berubah ya Sungmin-ah.”

“Jaejin hyung Annyeong ^^.Sudah lama tidak bertemu hyung.”ujarku sambil sedikit membungkuk pada Jaejin hyung.

“Ne.Aku kira aku akan sulit mengenalimu karena sudah lama tidak bertemu.Ternyata wajahmu tidak berubah ya.”

“Aish…tapi setidaknya aku sudah terlihat manly bukan hyung?”

“EHEM!Tolong jangan lupakan kami berdua disini!”kudongakkan kepalaku untuk melihat kebelakang Jaejin hyung.Ternyata dibelakang sana,terdapat anak kembar tapi tidak serupa itu.

“Aigoo~Jihyunnie.Kau ini.Semakin lama semakin tampan saja.Berbeda dengan kembaranmu yang berdiri disampingmu itu.”ledekku pada Ara yang kini mengerucutkan bibirnya dan aku yakin ia pasti mengumpat dan mengutukku dalam hati.

“Bukannya dari dulu aku sudah terlihat tampan hyung?”nah mulai.Pedenya nih anak keluar.Kadang kala aku ingin menjitak kepala anak yang satu ini.

“Sudah sudah.Ini sudah dingin diluar sini!Apa kalian tega membiarkan seorang gadis kedinginan eoh?”sewot Ara yang sepertinya masih kesal karena ledekkanku tadi.

“Memangnya kau yeoja?”Ledek Jihyun pada Ara sambil tersenyum mengejek.

PLETAK!

“Awww!Jinja appoyo~”erang Jihyun sambil memegang belakang kepalanya yang baru saja dihadiahkan jitakan mulus dari Ara.

“Aish…jinja kalian berdua ini.Sudah.Stop bertengkar.Kalian ini seperti anak umur 5 tahun saja.Lebih baik kalian segera masuk sebelum kalian mati beku diluar.”ujarku berusaha melerai kedua kucing liar ini.Gak dirumah,gak ditengah jalan,tetap saja hobi bertengkar ya.

Setelah selesai beradu mulut selama beberapa menit didepan pintu,Jihyun dan Ara akhirnya masuk kedalam dan ikut bergabung dengan para member SHINee dan hyungdeul lainnya.

“Noona!Hyung~”dapat kudengar suara Taemin yang berteriak memanggil Ara dan Jihyun yang baru saja masuk kedalam dorm.Memang Taemin,Jihyun dan Ara adalah teman dekat.Aku sering melihat mereka bertiga pergi bersama kesuatu tempat yang ada hubungannya dengan hobi mereka.Entah itu toko kaset atau tempat-tempat lainnya.Dan hal itu pula yang menyebabkan Ryeowook sebal dan cemburu pada Jihyun dan Taemin.

Cklek!

“Yeorobun Annyeonnnnnnnng~”

Ah!Suara lantang itu…Aku yakin fishy couple itu sudah kembali dari acara mereka.Siapa lagi yang punya suara nyarin seperti itu selain Yoy.

“Yooooooy~Nan bogoshipoyo masista~”

“Nado Baby~”
Eugh…Sejak kapan dua yeoja itu jadi sangat menjijikan seperti itu?apa Hae dan wookie salah memberi makan mereka?

“Yaya!Ra-ah!Hentikan nada manja dibuat-buatmu itu.Sama sekali tidak imut tau!”

“Biarin!Memangnya kau imut apa?wajah seperti keroro saja belaga cool!”

“Mworago?Keroro?Ya ish!yeoja ini…”

Aigoo…nampaknya sikembar itu kembali berulah.Kali ini persoalannya wajah.Gak sadar apa kalau wajah kalian berdua itu sama (‘-_-)

“Hey…sudah kalian ini.wajah sama saja bisa saling ejek.”kali ini Jaejin hyung langsung turun tangan untuk memisahkan kedua kucing itu.Aku yang mendengar dari dapur saja sudah bisa membayangkan ekspresi wajah Jae hyung saat ini.Apa lagi yang jelas-jelas ada didepan mereka.

“by the way,where is Ryeowook hyung?i didn’t see him tonight.”ujar Jihyun (sok) nginggris.

“Tolong bicara dengan bahasa Korea selama anda berada di Korea tuan!”kali ini aku mendengar suara Heechul hyung yang jengah pada Jihyun yang selalu berbicara dengan bahasa Inggris yang jelas-jelas tidak dimengertiny.

“Owh..Sorry hyung.”

“eh,tapi Hyunnie benar juga.Kemana Ryeowookie?Aku tidak melihatnya sejak sore tadi.Sungmin-ah,apa kau melihatnya?”

“Molla hyung.AKu juga tidak tahu.Bukannya ia pamit padamu hyung?”

“Aniyo.Aku bahkan tidak tahu kalau dia pergi.”

“Waeyo oppa?Siapa yang hilang?”Yoy akhirnya bersuara normal setelah memperhatikan suasana disekitarnya.Hae yang tepat berada disampinya menjelaskan padanya bahwa Ryeowook menghilang semenjak sore.

“aigoo…Winnie the pooh itu memang selalu sulit dicari kalau sudah menghilang sedikit saja ya.Apa dia bisa menembus ruang waktu?”

“Kau ini semakin ngawur saja Young ha (-__-).Dikasih apa kau sama ikan cucut ini ampai jadi gila seperti itu?beritahu pada oppa.”ujar Heechul hyung sambil bersiap-siap memukul Donghsae(walau Cuma pura-pura).

“Aniyo!Aku tidak berbuat apa-apa!Sungguh!”Hae membela diriny sendiri sambil membentuk tanda peace dengan kedua tangannya.Memohon ampun pada Heechul.Heechul kembal ketempatnya semula dan kembali mengobrol dengan Yoy.Begitu juga dengan semua yang ada didorm sampai akhirnya Siwon,Chi,Kyu dan Jinyeon  datang dan ikut bergabung dengan kami.Kini aku,Leteuk hyung,Key,Jinyeon,Chi dan Eunhyuk yang sudah kembali dari lantai atas untuk membawa beberapa buah peralatan yang kurang lengkap,mulai memanggang daging dan sayuran barbquenya dibalkon.

“Ya!Eunhyuk oppa!Jangan curi-curi makan daging yang sudah matang dong!Ini kan dimakan nanti.”

“Mian.Habis aku tidak tahan.Daging-daging ini seperti bekata ‘Makanlah..makanlah aku..’kepadaku.Jadi aku makan saja.”

Ketok!

“Dasar tukang makan.Ada-ada saja alasanmu itu Hyuk!”ujarku sambil memukul pelan kepala Hyuk dengan ujung pengait daging yang kupegang.Kami terus memasak sambil tertawa ringan sampai akhirnya orang yang sedari tadi dinyatakan hilang kembali kedorm.

“Ya!Ryeowookie.Kemana saja kau?Kami semua mencemaskanmu”omel Teuki hyung begitu Ryeowook memasuki dorm.

“Mian hyung.Tadi aku ada sedikit urusan.Makanya langsung pergi tanpa berpamitan dengan hyung.”maaf Ryeowook pada semua hyungdeul yang mencemaskannya.

“Ya sudah.Masuk sana.Temani yeoja chingumu tuh.Dia sudah menunggumu sedari tadi.”

“Eh?Maksud hyung…Ara ada disini?”Tanya ryeowook pelan.Aku mengernyitkan dahiku heran.Sudah jelas bukan?Setiap tahun juga Ara dan yang lainnya selalu ada disini.Merayakan pesta natal dan penyambutan tahun baru bersama-sama.Kenapa ia heran kalau Ara datang sekarang?
Ara yang mendengar suara ribut didepan melangkahkan kaikinya kesana untuk mencari tahu apa yang terjadi.

“Tentu saja.Memangnya ada apa Ryeowookie?”

“Ani.Tidak apa-apa.Hanya saja aku…”

“Annyeong oppaedeul..”


Seketika kami semua menoleh kearah suara yeoja yang asing diteinga kami semua.Aku semakin mengernyitkan dahiku.Pandanganku tertuju pada sosok yeoja dengan balutan baju berbulu warna soft pink dengan celana pendek yang dipadukan dengan high sock berwarna hitam serta rambut berwanr coklat yang tergerai indah itu.Siapa dia?Tidak mungkin ia adiknya Ryeowook mengingat Ryeowook itu anak tunggal.Apa mungkin saudara perempuannya.

“Nugaya..Ryeowook-ah?”Tanya Leeteuk hyung sopan.Ia tetap menjaga imagenya didepan seorang yeoja.

“Ah..dia Kim Hyun Rim.Dia ini trainee baru di SM.Dia hanyalah temanku.Ia bilang ia tinggal di Seoul seorang diri dan orang tuanya bekerja di Amerika.Aku mengajaknya kesini karena kuyakin ia akan merayakan natal seoran diri dan kesepian nantinya.”

“annyeong Leeteuk oppa.Joneun Kim Hyunrim imnida.Tapi cukup panggil aku Rima saja.”yeoja itu memperkenalkan dirinya pada Leeteuk hyung dengan sopan.Leeteuk hyungpun membalas perkenalan Rima.

Aku sedikit merubah arah pandanganku.Dan aku terkejut begitu mataku melihat ekspresi wajah Ara memandang Ryeowook,Leeteuk hyung dan yeoja itu.Wajahnya terlihat terkejut.Ia bahkan tidak mengedipkan matanya.Pandangannya hanya tertuju pada yeoja yang ada disamping Ryeowook.

“Ah!Ara eonnie!”

Kuarahkan pandanganku pada yeoja itu.Ia memanggil Ara dengan sebutan akrab.Apa mereka sudah berkenalan?Tapi kenapa dengan ekspresi Ara tadi.Kulihat Ara juga tersentak kaget saat yeoja itu memanggilnya.Ia mengganti wajah kaget dan shocknya tadi menjadi senyuman yang amat sangat dipaksakan.Sebenarnya apa yang terjadi disini?


.
.
.
.
.
Pandanganku terus tertuju pada seorang yeoja yang sedari tadi larut dalam perbicaraannya dengan Ryeowook dan beberapa member lainnya.Entah karena apa,aku tidak bisa melepaskan perhatianku padanya.
Cemburu?Entahlah.Aku juga tidak tahu.

“Ya,Ara-ah.Waeyo?Kenapa kau terus memandangi Rima?”Tanya Yoy yang sepertinya sudah sedari tadi memperhatikanku.Aku memasang seulas senyum tipis agar tidak ada yang mencurigainya.

“Aniyo gwenchana.Aku hanya sedang tidak enak badan saja.”ujarku seadanya.Tapi ku yakin Yoy tidak akan semudah itu mempercayainya.

“Ya.Kau mau berbohong padaku?Aigoo…aku tahu kalau kau memiliki banyak topeng dan naskah drama dibalik wajahmu itu.Tapi tetap saja kau tidak akan bisa membohongiku.Kau cemburu bukan?”

Aku menundukkan wajahku.Senyum yang tadinya kupajang perlahan memudar.Digantikan oleh wajah gusarku tadi.Ia kemudian duduk disampingku sambil memegang minuman miliknya.

“Aku…tidak tahu….”

“Hmm?”

“Aku tidak tahu…aku tidak mengerti apa sebenarnya yang kurasakan saat ini.Aku tidak marah.Hanya saja aku….Haaah..Mollayo..”Aku menggelengkan kepalaku pasrah.Aku benar-benar tidak tahu apa yang kurasakan saat ini.Aku seperti merasakan suatu ketakutan yang amat mendera.Tapi aku tidak tahu aku takut akan apa.

“Aigoo…kau ini benar-benar buta akan perasaanmu sendiri ya.”

Aku memandang bingung Yoy.Buta?perasaan sendiri?Apa maksudnya?
“Dengar Ara.Perasaan itu namanya cemburu,jealous.Perasaan dimana kau marah,iri,sebal,kesal dan takut akan sesuatu.Kau marah begitu melihat Ryeowook bersama yeoja lain bukan?Kau iri pada yeoja itu bukan?Kau sebal dan kesal pada yeoja itu bukan?dan kau takut kalau Ryeowook akan direbut oleh yeoja itu nantinya,bukan?”

Aku kembali menundukan kepalaku.Memang benar apa yang dikatakan oleh Yoy.Aku marah,iri,kesal dan takut akan kehadiran yeoja itu.Aku ingin berkata bahwa namja itu adalah miliknya.Tapi sisi lain hatinya melarangnya melakukanya.Ia takut kalau tindakannya akan menyakitkan orang lain.

“Ara,kau hanya tidak mengerti apa yang harus kau lakukan.Tapi menurutku,kau cukup menjadi Ara yang biasanya.Ara yang bisa memikat seorang Kim Ryeowook dengan usahanya sendiri.Bukan menjadi orang lain dan aku mohon kali ini pikirkan kebahagiaanmu.Tidak selamanya kau harus berusaha membahagiakan orang lain.Sekali-sekali kau harus mempertahankan apa yang menurutmu milikmu.”Yoy menepuk kepalaku dan beranjak pergi menuju ruang tengah untuk bergabung bersama Hae dan yang lainnya.Aku sekilas memperhatikan mereka bedua.Mereka terlihat serasi walau sesekali terjadi pertengkaran diantara mereka berdua.

Aku berdiri dari sofa yang kududuki dan beranjak menuju dapur.Mungkin aku bisa membantu oppadeul menyiapkan makanan saja untuk menghilangkan kejengahanku.

“Mwoya?Kau ingin membantu?Ya.Han Jineul apa kau salah makan obat?”ujar Eunhyuk oppa sambil menempelkan punggung tangannya didahiku.Dia kira aku gila apa.Memangnya aneh kalau aku ingin membantu?

“Ya!Oppa.Memangnya salah kalau aku ingin membantu kalian?Masih untung aku mau membantu!”sewotku pada mereka yang menertawakanku dan heran melihat tindakanku.

“Aniya.Biasanya kaukan selalu berkutat dengan Laptop,I-pad,Handphone ataupun buku sketchmu.Kenapa kau tiba-tiba jadi ingin menyentuh alat-alat dapur sekarang?”ejek Kyuhyun padaku.Namja satu ini sama saja dengan Jihyun.kalau tidak meledekku sehari saja tidak akan puas.

“Dari pada kau,jangankan memasak.Memegang perkakas dapur saja aku yakin tidak bisa.Masak ramyeon saja tidak becus.”balasku tidak kalah mengejek darinya.Ia telihat mengerjapkan matanya tidak percaya akan ejekanku barusan.Dilihat dari gelagatnya,ia seperti akan memukul kepalaku dengan sendok yang tengah dipegangnya.Tapi sebelum sempat memukulku,aku sudah berlindung duluan dibalik punggung Sungmin oppa.Ia akhinya hanya bisa merengut dan mengumpat tidak jelas.:P

“Sudah sudah.Ara,kau bantu memanggang daging saja bisakan?”.
Aku mengiyakan perkataan Sungmin oppa dan langsung beranjak menuju balkon untuk membantu oppadeul.Sekalian menghilangkan perasaanku sejenak dengan tidak melihat mereka berdua.Tapi ternyata dugaanku salah.Mereka berdua saat ini sedang memanggang daging sambil tertawa riang.Sepertinya mereka menggantikan pekerjaan Echi eonnie dan Siwon oppa.

“Ah,eonnie.Kau ingin membantu juga?”Aku memasang senyum yang sudah pasti dipaksakan pada Rima untuk membalas pertanyaannya.Ia tampak berbinar dan senang sekali.Seperti tidak memiliki beban apapun.Sementara Ryeowook,ia juga memasang senyum padaku.Ia mengisyaratkan padaku untuk berada didekatnya.Aku menuruti saja.

“Ayyy…Eonnie jangan dekat-dekat dengan Ryeowook oppa!dia ini namjachinguku!namjachingu eonnie kan Yesung oppa!”Rima pura-pura marah padaku karena melihat sikap Ryeowook yang terlalu peduli padaku.Tapi ucapan terakhirnya benar-benar membuat kaget.

Bukan hanya aku.Ryeowook oppa,Sungmin oppa,serta member lainnya termasuk Yesung sendiri terkejut dengan perkataan Rima.

“Apa maksudmu?Ara dan…Yesung?Namjachingu?”Tanya Sungmin langsung pada Rima.

“Ah…Aniyo oppa.Ara eonnie bilang padaku kalau di Super Junior ia menyukai Yesung oppa.Istilah namjachingu kan hanya perumpamaan saja oppa.”ujar Rima berusaha menjelaskan apa yang ia katakana tadi.Ryeowook dan Sungmin mengangguk mengerti.Mereka terlalu terkejut tadi.Bagaimanapun juga,Rima tidak tahu mengenai hubungan ia dengan Ryeowook.Apa lagi ia seorang ELF.Akan jadi masalah besar nantinya kalau sampai berita ini menyebar luas.

“Aniyo Rima-ah.Aku tidak akan merebut Ryeowook darimu.Tidak akan.”Aku mengatakan hal yang membuat sakit hatiku sendiri.Aku yakin Ryeowook dan Sungmin hyung kini bertanya-tanya tentang apa yang kukatakan barusan.Tapi aku tidak memperdulikannya.Aku terus memanggang daging tanpa mempedulikan sekitarku.Setidaknya biarkan aku meredam perasaanku ini.

.
.
.
.
.
Hari ini aku benar-benar tidak mengerti apa yang ada dipikiranku.Aku mengajak Rima,yeoja yang baru kukenal beberapa hari yang lalu digedung rekaman untuk ikut merayakan pesta malam natal bersama hyungdeul.Tapi aku tidak mengajak Ara yang merupakan yeojachinguku sendiri.
Aku lebih banyak menghabiskan malam natal ini dengan bercanda bersama Rima dibandingkan dengan Ara.Sedari tadi aku melihatnya hanya menatap gelas minumannya dengan pandangan kosong.Aku berniat menghampirinya dan menanyakan keadaannya.Tapi Siwon hyung memintaku menggantikannya untuk memanggang makanan.Rima yang mendengarnya kemudian mengikutiku dan membantuku memasak.

“Oppa!Kemarin aku pergi menonton konsermu bersama Ara eonnie lho.”

“Eh,bersama Ara?Kalian pergi bersama?”

“Ani.Kami bertemu ditempat konser.Tapi Ara eonnie aneh.Masa dia datang ketempat konser sendirian?kenapa ia tidak bergabung dengan Cloud’s lainnya?”

Rasanya sedikit sakit begitu mendengar Ara mengakui dirinya sebagai fans Yesung hyung.Kenapa ia tidak bilang kalau ia fansku sih (=.=)

“eh oppa.Oppa sebenarnya suka yeoja seperti apa sih?”

“eh?Umm…Aku..suka yeoja yang punya suara indah dan berperawakan mungil.Dan…tidak terlalu tinggi.”

“Jinja?Aaaah…berarti bukan dong.”ujar Rima.Nada suaranya terdengar kecewa.

“Waeyo?apa kau tidak sesuai dengan kriteriaku?”ujarku sedikit menggoda.

“Ani.Awalnya aku kira kalau tipe ideal oppa itu Ara eonnia.Soalnnya Oppa dan Eonnie terlihat sangat serasi.Tapi ternyata bukan ya.”

Deg!

Benarkah?Benarkah kalau Ara tidak sesuai dengan tipe idealku?Lalu…Kenapa aku bisa menyukainnya?
Kenapa aku dan dia bisa memiliki hubungan dengannya?

“Oppa?Oppa melamun?”Rima melambaikan tangannya didepan wajahku untuk menyadarkanku.

“Eh?Ani.waaa!Dagingnya hangus!”Aku langsung membalikkan daging yang hampir gosong itu.

“Ah,Eonnie.Kau mau membantu juga?”
Aku menolehkan sedikit kepalaku dan melihat Ara datang bersama dengan Sungmin hyung.Kelihatannya Sungmin hyung memintanya membantu kami.Aku tersenyum padanya dan mengisyaratkannya untuk berada disebelahku.

“Ayyy…Eonnie jangan dekat-dekat dengan Ryeowook oppa!dia ini namjachinguku!namjachingu eonnie kan Yesung oppa!”

Mworago?Yesung hyung?Kenapa bisa begitu?Akukan namjachingunya!Aish..Kim Ryeowook.Berpikirlah positif!Aku yakin itu hanyalah istilah yang sering digunakan fans untuk kami.

“Apa maksudmu?Ara dan….Yesung?Namjachingu?”Sungmin hyung juga tidak kalah bingungnya dengan diriku.

“…Aniyo oppa.Ara eonnie bilang padaku kalau di Super Junior ia menyukai Yesung oppa.Istilah namjachingu kan hanya perumpamaan saja oppa.”Rima menjelaskan pada kami.Tuhkan.Itu hanyalah istilah yang sering digunakan oleh para fans.Terkadang itu terdengar sedikit…errrr menyebalkan (_-_)

“Aniyo Rima-ah.Aku tidak akan merebut Ryeowook darimu.Tidak akan.”

Eh?Kenapa…?Kenapa nada suara Ara saat menyebutkannya terdengar….sedih?Ada apa dengannya?

.
.
.
.
.
.
.
Aku tidak tahan melihatnya terus seperti ini.Melihatnya terus-terusan membohongi dirinya sendiri.Walaupun aku sudah berulang kali menegurnya,tetap saja ia tidak berubah.Selalu mengenakan topengnya untuk menyembunyikan wajah aslinya.
Ra-ah…Aku mohon.Hentikan ini semua.Sudah cukup kau merasakan sakit yang dalam karena kesalahan yang sama sekali tidak kau perbuat .Kesalahan yang menyebabkan dirinya kini telah tiada.Kesalahan yang menyebabkan kematiannya.
“Jiho-yah…Mianhae.Aku…tidak bisa menjaga Noonamu dengan baik.”

“Hyung….Tolong jaga Noona….Bahagiakan dia…Jangan buat ia mengeluarkan…air matanya lagi hyung…”

“Mianhae…Aku belum bisa menepati janjiku…Please forgive me..Jiho..”




_CUT_



Tidak ada komentar:

Posting Komentar